Menggapai Sifat Jujur
Menggapai Sifat Jujur

Tips-Tips Menggapai Sifat Jujur

MutiaraPublic.com – Kejujuran merupakan pangkal dari semua kebaikan. Bahkan kejujuran itu mampu menjadi benteng dari segala tindak-tindak kejahatan, serta kejujuran menjadi inti utama dari semua kebaikan. Sebaliknya, dusta adalah bagian dari sumber dosa dan dusta merupakan biang durhaka. Artinya berani berdusta akan dapat membawa implikasi keberanian untuk melakukan segala bentuk dosa, baik itu dosa kepada Allah Sang Pencipta maupun dosa kepada sesama. Karena, orang yang berdusta biasanya akan berkilah dengan lidahnya.

Secara bahasa, “Jujur” adalah lawan dari kata “Dusta”. Dalam bahasa arab jujur diungkapkan dengan kata “ash-shidqu”. Adapun ash-shiddiq adalah orang yang selalu bersikap jujur, baik itu dalam perkataan maupun dalam perbuatan.

Adapun menurut istilah, disini para ulama berbeda pendapat; seperti berikut ini :

  • Jujur adalah kata hati yang sesuai dengan apa yang diungkapkan. Jika salah satu syarat tersebut ada yang hilang, maka itu belum mutlak disebut jujur.
  • Jujur adalah suatu hukum yang sesuai dengan kenyataan. Dengan kata lain, jujur adalah lawan dari bohong.
  • Jujur merupakan kesesuaian antara lahiriah dan batiniah, ketika keadaan seseorang tidak didustakan dengan perbuatan atau tindakan-tindakannya, begitu pula sebaliknya.
  • Imam junaidi pernah ditanya tentang makna ikhlas dan jujur; {“ Apakah keduanya (ikhlas dan jujur) itu sama atau berbeda ? “} Beliau menjawab; {“ Keduanya berbeda. Jujur merupakan asas dari segala sesuatu, sedangkan ikhlas adalah perbuatan yang tidak dapat terwujud kecuali setelah masuk dalam amal. Amal tersebut pun tidak akan diterima kecuali jika disertai jujur dan ikhlas “} (Dalilul Falihin ; 1/202).

Saudaraku, pentingnya kita semua untuk berlaku jujur terutama kepada sesama (manusia). Ada beberapa tips khusus dalam menggapai sifat jujur tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Tidak Membicarakan Setiap Yang Didengar

Hendaknya lisan kita ini senantiasa dipelihara dan dijaga dari ketergelinciran, kekeliruan, dan dari kejahatannya yang tak terhingga. Maka, waspadalah dari apa yang kita dengar tersebut serta berhati-hati dalam menggunakan lisan kita karena dengan berhati-hati ini adalah merupakan sikap yang lebih bertaqwa dan lebih wara’. Apabila kita menemukan seseorang yang banyak bicara dan dia tidak peduli pada omongannya, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya orang tersebut berada dalam bahaya besar. Sebagaimana sabda Baginda Rasulullah SAW :

{“ Cukuplah seseorang dipandang berdusta (tidak jujur) bila ia membicarakan semua yang didengarnya “} (HR. Muslim dan Abu Daud).

2. Membiasakan Diri Berkata Jujur

Setiap akhlak yang baik bisa diusahakan dengan cara membiasakannya dan bersungguh-sungguh menekuninya, serta berusaha dalam mengamalkannya. Dengan membiasakan diri untuk berkata jujur, maka niscaya kita akan mencapai puncak kedudukan yang sangat tinggi, naik dari tingkatan pertama menuju yang lebih tinggi dimata Allah SWT. Karena itu Baginda Rasulullah SAW bersabda :

{“ Jauhilah kebohongan, sebab kebohongan itu dapat membawa pada kefasikan, dan sesungguhnya kefasikan akan membawa (kita) ke neraka. Seseorang yang senantiasa berbohong dan terus berbohong hingga ia ditulis di sisi Allah SWT sebagai pembohong “} (HR. Bukhari, Muslim, dan At-Tirmidzi).

3. Berkata Baik Atau Diam

Imam An-Nawawi r.a. berkata ; {“ Ketahuilah, bagi setiap Mukallaf (yakni orang yang berakal dan baligh) sepantasnya menjaga lidahnya dari seluruh perkataan, kecuali perkataan yang jelas-jelas memiliki mashlahat (yakni manfaat dan kebaikannya tersebut). Tatkala mereka berbicara atau tidak berbicara itu sama-sama ada mashlahatnya. Maka menurut sunnah tersebut, hendaknya mereka menahan diri darinya. Karena, perkataan mubah itu dapat menyeret mereka kepada perkataan yang haram atau makruh. Bahkan, hal ini banyak terjadi pada kebiasaan. Adapun keselamatan itu tiada bandingannya “}

4. Bergaul Dengan Orang-orang Yang Jujur

Banyak orang yang terjerumus ke dalam lubang kemaksiatan dan kesesatan karena pengaruh teman bergaulnya yang memiliki akhlak jelek. Namun, juga tidak sedikit orang yang mendapatkan hidayah dan banyak kebaikan karena disebaban bergaul dengan teman-teman yang sholeh

 

Demikianlah tips dalam menggapai sifat jujur, semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua. Amin !

 

 

 

Oleh : Nur Laely
Redaktur : Babur Rahmah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.