Tips Dikabulkannya Do'a (Do'a Di Ijabah)
Tips Dikabulkannya Do'a (Do'a Di Ijabah)

Tips Dikabulkannya Do’a (Do’a Di Ijabah) !

MutiaraPublic.com – Ketika melaksanakan ibadah haji atau umrah pastilah jamaah akan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Namun, doa-doa apa saja dan dimanakah jamaah sebaiknya memanjatkan doa kepada-Nya agar kelak dikabulkan.

Ketua Yayasan Bani Adam, ustaz Matyoto Fahruri, mengatakan salah satu keistimewaan melaksanakan ibadah haji dan umrah adalah diijabah-nya doa-doa selama di Tanah Suci. Doa-doa yang insya Allah dikabulkan oleh Allah SWT adalah doa untuk diri sendiri, untuk anak, suami atau istri, orang tua, sahabat dan untuk sesama Muslim. “Bahkan, untuk orang yang membenci kita sekalipun,” ujar Matyoto.

Doa tersebut, di antaranya agar diampuni segala dosa, dimudahkan segala urusan dan masalah hidup, dan dikabulkan segala hajat. Jangan lupa pula berdoa rumah tangga sakinah, mawadah warohmah bagai yang sudah berkeluarga. Doa lain yang juga penting, menurut wakil ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Boyolali ini adalah agar dijadikan suami yang saleh, seperti Nabi Ibrahim As, yang memiliki akhlakul karimah dan berwibawa.

Doa menjadi istri yang saleha, seperti Siti Hajar dan doa agar anak-anak saleh dan saleha, seperti Nabi Ismail As. “Doa-doa ini penting, karena perjalanan haji atau umrah adalah napak tilas keluarga sakinah mawadah warohmah,” tambahnya. Doa berikutnya yang tak kalah penting adalah jika wafat dalam keadaan khusnul khotimah dan masuk surga, seperti Nabi Muhammad SAW.

Ada pun tempat-tempat yang mustajab ketika memanjatkan doa adalah searah dengan Hajar Aswad, Multazam, dekat maqam Ibrahim, Hijr Ismail, Rukun Yamani, tempat air zam-zam berada, Bukit Sofa, antara pilar hijau ketika sa’i, dan di Bukit Marwah. “Ini ketika kita berada di Masjidil Haram, Makkah,” ungkapnya.

Jika berada di Masjid Nabawi, Madinah, tempat yang mustajab untuk berdoa adalah di Raudhah, dekat rumah, maqam, dan mimbar Nabi Muhammad SAW. Sementara di Arafah, doa akan diijabah di wilayah Musdalifah dan juga tempat di mana jamaah melakukan lontar jumrah.

Mengenai waktu berdoa, Matyoto mengatakan, yaitu pada saat sepertiga malam akhir sampai subuh, ketika antara adzan dan qomat, saat selesai membaca Alquran atau usai shalat wajib dan sunnah. “Insya Allah, doa kita akan dikabulkan,” papar ustad ini.

 

Sumber : jurnalhaji.com
Editor : H. Chairul Anam


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – Ketika melaksanakan ibadah haji atau umrah pastilah jamaah akan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Namun, doa-doa apa saja dan dimanakah jamaah sebaiknya memanjatkan doa kepada-Nya agar kelak dikabulkan. Ketua Yayasan Bani Adam, ustaz Matyoto Fahruri, mengatakan salah satu keistimewaan melaksanakan ibadah haji dan umrah adalah diijabah-nya doa-doa selama di Tanah Suci. Doa-doa yang …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.