Tips Menggapai Sifat Amanah (Foto; Erdogan dan Istri)
Menggapai Sifat Amanah (Foto; Erdogan dan Istri)

Tips Dalam Menggapai Sifat Amanah

MutiaraPublic.com – Amanah adalah merupakan sifat serta sikap yang harus (wajib) dimiliki oleh kita sebagai muslim. Sebab, tidak ada iman tanpa amanah. Pada dasarnya, selama di dunia ini, kehidupan kita sebenarnya merupakan Amanah yang akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT, kelak di akhirat. Sehingga, merugilah serta celakalah orang yang tidak menunaikan Amanah ini dengan sebaik-baiknya. Allah SWT berfirman :

{” Sesungguh-nya Kami telah menawarkan amanah kepada langit, bumi serta gunung-gunung. maka, semua-nya enggan untuk memikul amanah tersebut dan mereka khawatir akan mengkhianati-nya, dan dipikul-lah amanah itu oleh manusia. Sesungguh-nya manusia itu amat Dzalim dan amat Bodoh “} (QS.: Al-Ahzab [72]).

Sebagai salah satu konsekuensi dari kewajiban melaksanakan Amanah ini, sudah barang tentu mengkhianati Amanah itu merupakan hal yang dilarang oleh Agama Islam. Orang yang menunaikan (melaksanakan) Amanah berarti ia telah memiliki sifat sebagaimana orang-orang yang beriman. Dan sebaliknya, Bagi mereka yang khianat terhadap Amanah berarti ia memiliki sifat orang-orang munafik. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, bahwa : {” Tidak (sempurna) iman seseorang yang tidak amanah “}. Sungguh ini adalah merupakan bukti bahwasanya Amanah tersebut memiliki urgensi yang sangat tinggi dalam Islam.

Maka dari itu MutiaraPublic akan memberikan Beberapa Tips Dalam Menggapai Sifat Amanah tersebut, antara lain sebagai berikut :

  • Menyadari Bahwa Amanah Ini Merupakan Karakter Fitrah Nurani Kita.

Meski zaman sekarang ini sudah parah, rusak, dan amburadul, saat melihat seseorang yang memiliki sifat amanah, maka hati ini akan merasa gembira, senang dan kagum. Sebaliknya, ketika kita melihat orang yang berkhianat, hati ini akan menyempit, perih, dan seakan hati tersayat-sayat. Nah.. inilah bukti bahwasanya karakter kita (karakter hati nurani kita) sesungguhnya tidak berubah; yakni senang terhadap sifat Amanah dan benci terhadap sifat khianat.

Oleh karena itu, apabila seseorang berkhianat, berarti ia sesungguhnya telah menyimpang dari karakter fitrah-nya. Sadarilah, bahwa dengan kita bersikap Amanah berarti kita telah menjaga fitrah kita sendiri.

  • Menjernihkan Hati, Pikiran, Serta Emosi Dengan Cara Berdzikir.

Sesungguhnya apabila Hati dan lidah ini selalu dibasahi dengan Dzikir atau dengan mengingat Allah SWT, maka otomatis akan jernih dan terjaga dari berbagai bisikan-bisikan setan dan godaan-godaan hawa naf-shu. Ketika demikian pula, maka Fitrah Amanah dalam hati ini akan terjaga dengan baik. Sebaliknya, Apabila kita lalai kepada Allah SWT, Hawa Naf-shu dan setan akan membisik-kan sesuatu yang sangat bertentangan dengan Fitrah kita. Dan Akhirnya kitapun akan terjerumus pada “syahwat” dan ghaflah (kelalaian). Sehingga Amanah tersebut akan diper-tukarkan dengan kemewahan dunia, tak peduli itu halal dan haram.

  • Memperkuat Dengan Ilmu Agama

Terkadang hebatnya godaan membuat persoalan ini menjadi tersamarkan dan terkesan kabur (suram). Saat ditawari suap dengan terang-terangan, mungkin bagi kita yang jujur akan tegas menolak suap tersebut. Namun, ketika hal itu dibungkus atau dikemas sebagai hadiah atau istilah yang lebih halusnya lagi, maka banyak dari kita yang akan menerimanya karena akal kita yang rabun ini. Sungguh bagi kita yang tidak ber-ilmu akan terasa sangat sulit membedakan keduanya tersebut. Tapi bagi kita yang Ber-ilmu dan Jujur maka kita akan mampu membedakannya dan dapat bersikap dengan tegas, tepat, dan benar sebagaimana ajaran Islam.

  • Senantiasa Berlatih Amanah

Dalam kehidupan sehari-hari kita, banyak sekali mengenai kewajiban yang harus kita laksanakan atau tunaikan. Seperti misal; Sholat Lima Waktu, Cobalah secara sadar mulai dari sekarang laksanakan kewajiban itu dengan sebaik-baiknya. Cobalah selaraskan antara hati nurani ini dengan pikiran dan tindakan kita untuk menunaikan/ melaksanakan sholat lima waktu tersebut secara tepat waktu. Tunaikanlah dengan penuh rasa syukur, tumakninah, jangan tergesa-gesa sehingga kita mampu menggapai khusyuk dalam sholat tersebut.

 

Itulah sekilas mengenai tips Dalam Menggapai Sifat Amanah. Dan dari catatan kami, didalam menggapai sifat amanah ini terutama dalam hal memenuhi kewajiban akan janji kita terhadap sesama, sebaiknya janganlah kita berani berjanji kecuali kita betul-betul yakin akan dapat menunaikannya (melaksanakan janji tersebut). Akan lebih baik dan bijak, apabila kita selalu memperbanyak amal kebaikan dari pada kita mengumbar-umbar janji tersebut tetapi sering terabaikan dan terlupakan. Wallahua’lam !

 

 

 

Oleh : Ustadz. Ahmad Hasan
Redaktur Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.