Keluarga Besar Primus Yang Sakinah Mawadah dan Warahmah
Keluarga Besar Primus Yang Sakinah Mawadah dan Warahmah (foto ; KapanLagi)

Tips Atasi Pertengkaran Dalam Rumah Tangga ala MutiaraPublic

MutiaraPublic.com – Yang namanya hidup dalam berumah tangga. Pasti ada kalanya terdapat perselisihan antara si suami dan istri. Pada saat situasi dalam rumah tangga tersebut semakin memanas, serta pertengkaran pun menjadi salah satu puncak emosi dan amarah yang tak terkendali. Untuk mengatasinya, biasanya hal tersebut perlu waktu untuk menenangkan diri agar emosi pikiran serta amarah menurun menjadi reda.

Akan tetapi, pertengkaran serta perselisihan antar pendapat si suami dan istri, akan selalu ada dan itu tentunya dapat menghiasi kehidupan rumah tangga anda. Untuk solusi/ cara yang paling tepat dalam mengatasi berbagai pertengkaran dan permasalahan antara rumah tangga Anda tersebut, Kami coba paparkan tips sebagai berikut ;

Tips Atasi Pertengkaran Dalam Rumah Tangga ala MutiaraPublic :

Yang Pertama, Sebaiknya Cukup satu orang saja yang marah !

Artinya, yang terlambat dalam mengirim sinyal nada tinggi (marah duluan) haruslah ia menunggu hingga yang satu itu reda (Gantian). Untuk urusan marah, pantang sekali untuk berjama’ah, dan satu orang saja itu sudah cukup membuat rumah jadi meriah apalagi semuanya pada marah maka akan rame dan tidak akan sulit mencari solusinya. Biasanya Ketika ia (diantara dari kalian) marah dan Anda ingin menyela, dengan tegas Anda segera berkata “STOP” !

Yang Kedua, Sebaiknya Marahlah hanya untuk persoalan itu saja, Jangan pernah Anda ungkit-ungkit masa lalunya.

Siapapun jika diungkit-ungkit mengenai kesalahan masa lalunya itu, pastinya ia akan terpojok, karena masa lalu (silam) merupakan bagian dari sejarah yang dialami yang pasti tidak bisa ia rubah. Siapapun itu, tidak akan pernah suka jikalau dinilai dan diukur dengan masa lalunya. Sebab, harapan serta asa itu akan terbentang luas mulai hari ini hingga ke depan, jadi buat apa ungkit-ungkit masa lalu yang hanya membuat keadaan menjadi buruk. Dalam bertengkar pun sebaiknya Anda perlu menjaga suatu harapan, bukan malah menghancurkan harapannya dia. Sebab, pertengkaran dua hati yang patah asa akan harapan tersebut, bisa-bisa menghancurkan budaya dan peradaban cinta yang telah sedemikian mahalnya untuk dibagun.

Yang Ketiga, Sebaiknya Kalau kalian marah janganlah sekali-kali membawa keluarga !

Perhatikan Konsep Al-Quran sangat jelas mengatakan bahwa, Seseorang itu tidaklah menanggung kesalahan dari pihak lain (QS.53:38-40).

Yang Keempat, Janganlah Anda marah-marah di depan buah hati anda !

Anak (buah hati) Anda merupakan buah cinta kasih antara si suami dan istri, bukan buah kemarahan serta kebencian. Anak tersebut tidak terlahir melalui pertengkaran Anda, karena itulah, jangan sampai anak Anda menonton komedi liar/ pertengkaran dalam rumah tangga anda.

Yang Kelima, Sebaiknya Kalau Anda marah dipersingkat atau jangan lebih dari ketika waktu shalat Anda !

Biasanya ketika kita melaksanakan Shalat, pada setiap saat tahiyyat kita membaca: {” Assalaa-mu-‘alaynaa-Wa-‘alaa-‘ibaadilla-hissholiihiin “} yang artinya; Ya Allah damai atas kami, demikian pula bagi hamba hambamu yang sholeh (itu juga termasuk pasangan rumah tangga Anda), Nah andai setelah salam kita tatap suami kita dengan rasa cemberut dan dengan rasa amarah, maka sejatinya kita telah mendustai Allah SWT., padahal nyawa Anda tersebut di tangan Allah SWT.

Yang Keenam, Pastinya Kalau kita saling mencinta, maka kita haruslah saling mema’afkan.

Sebenarnya selama ada cinta diantara kalian, bertengkar itu hanyalah wujud dari “proses belajar untuk mencintai lebih intens lagi”.

 

Semoga Bermanfaat Bagi Anda Semua, Amin !

 

 

Kontributor : M. Ivan J.
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.