Tips Menumbuhkan Khauf Kepada ALLAH SWT
Menumbuhkan Khauf Kepada ALLAH SWT

Pengertian Khauf dan Tips Menumbuhkan Khauf Kepada ALLAH SWT

Khauf Adalah rasa takut kepada Allah SWT dengan memiliki perasaan khawatir akan adzab Allah SWT yang akan ditimpakan kepada kita (sebagai seorang hamba)

MutiaraPublic.com – Siapapun diantara kita yang ingin meraih kebahagiaan dan kesalamatan hidup di Dunia dan Akhirat, hendaknya ia mulai menerapkan rasa takut kepada Allah SWT dalam setiap gerak langkahnya. Karena hanya dengan takut kepada-Nya kita dapat selamat dari kelalaian dan dari segala macam perbuatan dosa.

Khauf sendiri secara bahasa berasal dari kata “khaafa, yakhaafu, khaufan” yang artinya takut. Sedangkan menurut istilah, khauf artinya perasaan takut yang muncul terhadap sesuatu yang mencelakakan, berbahaya, atau mengganggu. Adapun khauf  yang di maksud disini adalah takut kepada Allah SWT dengan mempunyai perasaan khawatir akan adzab Allah SWT yang akan di timpakan kepada kita.

Ada banyak dalil yang memerintahkan kepada kita untuk merasa takut kepada Allah SWT, antara lain firman Allah SWT sebagaimana berikut : 

{” (yaitu) orang-orang yang menyapaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang(pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan.”} (QS. AL-Ahzab:39)

Khauf akan membakar syahwat dan kenginan terhadap perkara-perkara yang haram. Sehingga, kemaksiatan demi kemaksiatan yang dia cintai akan berubah menjadi sesuatu yang paling dia benci, sebagaimana madu menjadi sesuatu yang di benci oleh seorang yang menginginkannya, jika dia tahu di dalamnya terdapat racun.

Syahwat akan terbakar oleh rasa khauf, anggota-anggota tubuhnya mempunyai tatakrama dan adab, di hatinya akan lahir kekhusyu’an, rasa hina, dan rendah, dia akan ditinggalkan oleh kesombongan, dendam, iri, dan dengki. Bahkan, dia semakin fokus dan konsentrasi karena khaufnya dan perhatian kepada akibat dan sangsinya. Sehingga, dia tidak lagi konsentrasi terhadap yang lain dan tidak punya kesibukan selain murqabah (merasa di awasi Allah SWT), muhasabah, mujahadah (sungguh-sungguh mengubah batin), menghemat nafas dan pandangan, mengekang nafsu, langkah kaki, dan perkatan lisan.

Keadaannya seperti orang yang berada dalam cengkraman kuku-kuku binatang buas. Dia tidak tahu, beberapa detik saja dia lalai, binatang buas itu akan memangsanya. Atau, jika dia mencoba untuk mengalahkannya, dia pasti akan binasa diterkam binatang tersebut. Lahir dan batinnya selalu sibuk dengan apa yang dikhawatirkannya, dan tidak ada tempat dalam dirinya untuk melakukan yang lain. Inilah keadaan orang yang dikuasi oleh rasa Khauf.

Berikut Ini Adalah Tips Menumbuhkan Khauf Kepada Allah SWT

Ilmu

Rasa takut seorang hamba tergantung pada kesempurnaan ilmunya tentang  Allah SWT dan pengetahuannya tentang Dzat-Nya. Setiap kali pengenalan tehadap seseorang kepada Allah SWT bertambah, maka bertambahlah juga kadar ketakutannya kepada-Nya hingga ia slalu wara’ dan menjaga dirinya dari perbuatan dosa dan maksiat.

Memelihara Hati dengan Siraman Rohani atau Nasehat

Nasehat sendiri ada yang berbentuk perbuatan dan ada juga yang berupa perkataan. Nasehat yang berbentuk perkataan dapat direalisasikan dengan mendengarkan khutbah atau ceramah yang dapat meluluhkan hati. Adapun nasehat yang berbentuk perbuatan, bisa diupayakan dalam bentuk ziarah kubur, memandikan mayat, menjenguk orang sakit, merenung tentang surga dan neraka serta perbuatan-perbuatan lainnya (yang dapat meluluhkan hati).

Merenung Ayat-Ayat Allah SWT

Kalau kita perhatikan dan renungkan, sungguh batapa Allah SWT mengungkapkan di dalam ayat-ayat suci Al-Qur’an perihal keadaan dan kisah orang-orang yang disiksa. Hal ini yang bertujuan agar dapat menanamkan rasa takut kepada hamba-hamba-Nya agar merasa takut untuk melakukan dosa. Sebagaimana Firman Allah SWT :

{“ Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai ( perintah ) Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan ”} (QS. At-Tahrim:6)

Menghindari Banyak Tertawa

Sebuah petunjuk dari baginda Nabi Muhammad SAW yang sangat mulia telah menerangkan tentang hal ini. Abu Hurairah meriwayatkannya dari Baginda Nabi Muhammad SAW, bahwa beliau bersabda :

{“Janganlah kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa akan mematikan hati. “} (HR, At-Tirmidzi no. 2227, Ibnu Majah no’ 4183, dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam shahih Al-Jami’ no. 7435)

Tidak Menyibukkan Diri dengan Dunia

Jika hati ini telah dipenuhi dengan kecintaan terhadap dunia dan hati ini dipenuhi akan ketergantungan kepadanya maka tidak akan tersisa padanya bagian untuk akhirat. Maka, terjadilah kelalalian terhadap perkara yang akan menjadi kesuksesannya dan keselamatannya yang abadi

Mengingatkan Kematian

Dengan Mengkaji dan Mengingatkan maut/ mati (Sakaratul Maut) maka akan mendorong kita untuk bersiap-siap menghadapinya sebelum kedatangannya dengan memperbanyak amal dan menjauhi segala macam dosa/maksiat. Juga agar kita memendekkan angan-angan untuk tinggal di dunia yang fana ini. Karena, panjang angan-angan merupakan sebab paling besar lahirnya kelalaian dan menunda-nunda ibadah.

 

Demikian pembahasan perihal pengertian khauf dan tips menumbuhkan khauf kepada Allah SWT, Semoga kita dijadikan hamba yang tertolong dan di golongkan hamba yang Khauf. Aamiin  Ya Rabb !


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.