Cara Mengatasi Galau Menurut Islam, ( Habib Umar Bin Hafidz )
Cara Mengatasi Galau Menurut Islam, ( Habib Umar Bin Hafidz )

Cara Mengatasi Galau Menurut Islam, Terbukti Ampuh !

MutiaraPublic.Com – Kata GALAU ! Banyak orang di sekitar kita sering menggunakan kata tersebut, Akan tetapi, terkadang sebenarnya mereka merasa kesulitan menyebutkan batasan perihal Makna Galau tersebut. Team MutiaraPublic pun mencoba untuk melakukan googling, dan pada akhirnya menemukan beberapa keterangan yang cukup unik perihal Makna dari kata Galau.

Ada yang menyebutkan bahwa “Galau itu adalah perasaan kacau yang ada dalam hati insan, Hati bingung harus memilih yang mana, dan Galau ini bisa juga di artikan ragu-ragu.”

Ada juga sebagian dari mereka menyebutkan bahwa “Galau itu ketika pikiran seseorang tengah kosong, dan kekosongan tersebut juga berasal dari hati, Perasaan kacau gara-gara cinta.” dan Jika kita mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia maka dapat diartikan Bahwa Galau adalah Kacau alias tidak karuan.

Setelah kita menyimak dari berbagai definisi seputar Kata Galau maka pada intinya dapat disimpulakan bahwa Galau adalah perasaan kacau, kebingungan dalam memikirkan masa depan atau Was-was menentukan pilihan.

Sauadaraku, Jika kita simak sejenak tentang kehidupan manusia dalam kesehariannya, apalagi bagi kalangan para remaja, yang identik dengan sikap galaunya pada saat ia diputusin oleh sang pacar. Atau penyebab hal-hal lain yang dapat membuatnya merasa kecewa, gundah gulana lalu kemudian menjadikannya bingung, Selanjutnya dia pun menjadi Galau.

Saudaraku MutiaraPublic Yang Semoga Allah SWT Limpahkan RahmatNya, Galau ini Sudah menjadi bagian dari karakter manusia, mereka memiliki obsesi dan harapan. Dan karena manusia mempunyai karakter yang tamak, maka obsesi itu pun akan selalu berkembang. Sebagaimana Riwayat dari Ibnu Abbas r.a., Bahwa Baginda Rasulullah S.A.W. pernah bersabda ;

لَوْ كَانَ لاِبْنِ آدَمَ وَادِيَانِ مِنْ مَالٍ لاَبْتَغَى ثَالِثًا ، وَلاَ يَمْلأُ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلاَّ التُّرَابُ

“Jika manusia memiliki dua lembah penuh dengan harta, pasti dia akan mencari lembah harta ketiga. Tidak ada yang bisa memenuhi perut anak Adam, selain tanah”. (HR. Bukhari 6436 & Muslim 2462)

Hadits di atas tersebut dengan jelas menerangkan bahwa sesungguhnya tak ada yang mampu menghentikan manusia untuk terus dan selalu mengejar obsesinya, selain dari kematian. Sungguh sejatinya seluruh manusia itu pernah mengalami rasa galau, sebab tak ada satupun dari kita (manusia) yang tahu perihal masa depannya. Sementara kita semua pernah berharap untuk menggapai cita-cita dan impiannya di masa depan. Sebagaimana Firman Allah S.W.T.,

وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا

“Tidak ada satupun jiwa yang mengetahui apa yang akan dia kerjakan besok.” (QS. Luqman: 34)

Pelajaran lain yang sangat berharga, bahwa kita sebagai hamba yang lemah selalu saja memikirkan obasesi yang nyata-nyat itu belum pasti, akan tetapi sangat disayangkan kita sering lupa akan sesuatu yang sangat pasti, yakni perihal Kematian.

Oleh kerena itulah, Rasa Galau, dimana pikiran akan kacau, dan bingung untuk menentukan arah hidup, hal ini bukanlah suatu kesalahan. Karena ini adalah bagian dari fitrah kita sebagai manusia, dan perlu dipastikan bahwa hampir semua manusia itu mengalaminya. Namun, yang terpenting dan yang lebih penting adalah cara mengatasi galau tersebut, mngatasi kondisi galau kita, sehingga dengan itu tidak akan sampai menyeret kita kepada dampak negatif, jurang kemaksiatan.

Terdapat Beberapa Cara Mengatasi Galau tersebut sebagaimana yang terkandung dalam ajaran Islam, cara ini tidak hanya sebatas mengurangi rasa galau kita, Namun dengan niat serius dan bersungguh-sungguh, maka Cara ini akan mampu mengobati ke galauan kita walaupun galau berat, sebagaimana berikut ini :

Pertama, Menyibukkan Diri Kita dengan Kegiatan Positif atau Sesuatu yang Bermanfaat

Atasi Galau Dengan Kegiatan Positif (Bersih-bersih Masjid)

Atasi Galau Dengan Kegiatan Positif (Bersih-bersih Masjid)

اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ, وَاسْتَعِنْ بِاَللَّهِ, وَلَا تَعْجَزْ, وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا, وَلَكِنْ قُلْ: قَدَّرَ اَللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ; فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ اَلشَّيْطَانِ

“Bersemangatlah untuk mendapatkan apa yang manfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah. Jika kalian mengalami kegagalan, jangan ucapkan, ‘Andai tadi saya melakukan cara ini, harusnya akan terjadi ini…dst.’ Namun ucapkanlah, ‘Ini taqdir Allah, dan apa saja yang dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena berandai-andai membuka peluang setan.” (HR. Ahmad 9026, Muslim 6945, Ibn Hibban 5721, dan yang lainnya).

 

Dari hadits di atas menerangkan bahwa Baginda Rasulullah S.A.W. memberikan batasan, dalam artian, menyibukkan diri dengan hal positif dan bermanfaat ini berlaku baik untuk manfaat dunia maupun akhirat. Sebab ketika kita sibuk dengan berbagai segala yang kegiatan yang bermanfaat, kita otomatis tidak memiliki waktu luang untuk memikirkan rasa galau atau melakukan perbuatan yang sangat tidak manfaat, apalagi kegiatan dan perbuatan berbahaya.

Galau ini adalah merupakan emosi negatif. Salah satu dari sekian benyak karakter emosi negatif tersebut juga pasti akan selalu mengikis pikiran dan energi kita. Padahal kalau kita mau berpikir jernih sangat banyak pekerjaan penting yang harus kita jalani. Misal; Belajarlah bagi yang pelajar, bekerja bagi yang pekerja, dan berbisnislah bagi yang pebisnis serta juga selalu beribadah kepada Allah S.W.T., dakwah, dan jihad di jalan yang Allah Ridho’i. 

Kedua, Berdoa Kepada Allah SWT dan Bersholawat Kepada Baginda Rasulullah SAW

Cara Atasi Galau Dengan Doa,dan Dzikir Sholawat

Cara Atasi Galau Dengan Doa,dan Dzikir Sholawat

Selain berusaha untuk menyibukan diri dengan kegiatan positif, anda juga bisa menakluk-kan rasa galau tersebut dengan berdoa kepada Sang Pengobat Galau, Dialah Allah SWT. Berdoalah dan Pasrahkan serta mintalah dengan penuh khusu’ hanya kepada Allah SWT, Dialah Tuhan penguasa kehidupan.  dan perbanyaklah bersholawat kepada baginda Rasululah, saran dari kami MutiaraPublic.com adalah amalkan atau dzikirlah dengan membaca sholawat Thobibi Qolbi, sebagai berikut :

Shalawat Thobibiyah (Shalawat Thobibi Qolbi)

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ، سَيِّدِيْ وَحَبِيْبِيْ، وَطَبِيْبِ قَـلْبِيْ وَجَسَدِيْ وَرُوْحِيْ، سَيِّدِيْ رَسُوْلِ اللهِ، مُحَمَّدِ اِبْنِ عَبْدِ اللهِ، الصَّادِقِ الْآمِيْنَ وَعَلَى آلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ

Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa, sayyidii wa habiibii, wa thobiibi qolbii wa jasadii wa ruuhii, sayyidii rasuulillaah, Muhammad ibni ‘Abdillaah, as-Shoodiqil aamiin, wa ‘alaa aalihii wa shohbihii ajma’iin..

Artinya;

“Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Junjunganku, Kekasihku, Pengobat hati, jiwa dan ragaku, yaitu Junjunganku Sang Utusan Allah, Muhammad bin ‘Abdillah, seorang yang benar dan jujur, juga kepada keluarga dan para sahabatnya”

Ketiga, Mengingat Allah dengan Memperbanyak Mendengar dan Membaca Al-Qur’an.

Mengatasi Galau dengan Mendengarkan, Membaca dan Mengaji Al-Qur'an

Mengatasi Galau dengan Mendengarkan, Membaca dan Mengaji Al-Qur’an

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28, yang artinya:

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram”.

Al-Quran memberikan keistimewaan bagi setiap yang membacanya, bahkan dalam sabda Baginda Rasul Muhammad SAW yang berbunyi :

Ibadah yang paling istimewa adalah membaca Al Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari . Bahkan dari tiap 1 ayat yang dibaca mengandung 10 kebaikan di dalamnya. Karena keistimewaan Al Quran mampu membuat hidup manusia menjadi aman dan tentram.

Saudaraku yang dimuliakan Allah SWT, mendengarkan, membaca, dan mengkaji Al-Qur’an akan membuat hati menjadi aman, tentram, damai, dan hati akan dijamin tenang, sehingga rasa galau walau seberat apapun jika kita merujuk kepada Sang Kuasa Allah SWT dengan salah satu cara mendengaran, membaca dan mengkaji Al-Qur’an, Maka hal itu akan menjadi obat galau yang ampuh, obat galau yang mujarab (manjur).

“Tidak berkumpul sauatu kaum di salah satu rumah Allah SWT, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah di hadapan para makhluk dan di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud). “… dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.(QS.13:28).

 

Itulah Cara Mengatasi Galau Menurut Islam, yang terbukti sangata ampuh. Semoga tulisan ini membantu seluruh ummat dalam menghadapi rasa galau tersebut. Dan semoga Allah selalu melimpahkan RahmatNya kepada kita semua, Aamiiiiin…. !

 

 

 

Oleh : Ustad Ahmad Hasan
Redaktur : Ning Silviana Sholeha


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.