Hadapi Musibah, Presiden RI Memberikan Motivasi Bagi Korban AirAsia
Hadapi Musibah, Presiden RI Memberikan Motivasi Bagi Korban AirAsia (foto ; merdeka)

Cara Hadapi Musibah Menurut Islam

Allah SWT. Berfirman ;

Cara Hadapi Musibah Menurut Islam

MutiaraPublic.com – Ayat di atas ini telah menjelaskan bahwasanya suatu musibah dan anugerah itu merupakan 2 hal yang pastinya tidak luput dari kehidupan kita sebagai manusia.

Saudaraku, Agama Islam telah mengajarkan pada umatnya yakni, bagaimana cara menyikapi kedua hal tersebut. Pada saat kita mendapat musibah kita harus bersikap sabar, dengan berharap ridho Allah SWT serta berharap agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita.

Begitu juga ketika kita mendapatkan suatu anugerah, maka wajib kita menyikapinya dengan bersyukur kepada Allah SWT. Barang siapa bagi mereka yang bersyukur, maka dengan izin Allah SWT mereka akan ditambahkan lagi kenikmatannya oleh Allah SWT, dan barang siapa bagi mereka yang kufur terhadap nikmat yang Allah SWT berikan, maka sesungguhnya mereka akan mendapatkan Adzab allah yang perih. Na’udzubillah…

Saudaraku, musibah pada dasarnya itu adalah sesuatu yang sangat begitu akrab dalam kehidupan kita. Artinya tidak ada orang atau seorang manusiapun yang tidak luput dari musibah. Karena, pada dasarnya musibah itu merupakan salah satu bentuk ujian yang Allah SWT berikan kepada manusia.

Musibah itu adalah sunnatullah yang akan berlaku bagi seluruh hamba-Nya. Bahkan boleh dibilang, semakin tinggi derajat seorang hamba tersebut di sisi Allah SWT, maka otomatis semakin besar dan berat pula cobaan dan ujian yang Allah SWT berikan kepadanya. Sebab Allah SWT akan selalu menguji setiap keimanan dan ketabahan para hambanya.

Banyak permasalahan-permasalahan yang terjadi sekarang ini, yang tak jua kunjung teratasi, akan tetapi sungguh sangat disayangkan, karena masih sedikit sekali yang mampu mengambil hikmah dibalik musibah tersebut. Seharusnya ujian atau musibah tersebut dapat mendongkrak kualitas dari keimanan beribadah kita serta mampu mengantarkan pada keberkahan hidup yang kita jalani. Namun, ternyata hal itu masih sering saja membawa pada kemurkaan Allah SWT, sebab orang-orang yang terkena musibah itu tidak mampu bersikap lebih sabar lagi pada saat menghadapi ujian hidupnya (Musibah Allah SWT).

Saudaraku, sesungguhnya Agama Islam itu tidak lantas membiarkan umatnya dengan begitu saja, yakni ketika mereka ditimpa musibah, Maka Allah SWT memberikan tuntunannya melalui Al-Qur’an. Dari Al-Qur’an inilah kita bisa mengetahui, bagaimana seharusnya kita sebagai seorang hamba itu menyikapi (menghadapi) musibah, baik itu musibah untuk dirinya maupun musibah bagi orang lain.

Langsung saja berikut paparan Alqur’an yakni, cara hadapi musibah menurut islam ;

  1. Ucapkanlah kalimah berikut, {” inna lillahi wa inna ilaihi rajiun “} (kalimat istirja’). Kalimah ini berarti menyatakan sesungguhnya kami semua (yang ada di alam semesta ini) adalah milik Allah, dan kepada Allah SWT lah semua akan kembali. Hal ini juga terkandung dalam Surat Al-Baqarah ayat 156, yang mengatakan bahwa ; {” apabila orang-orang (tersebut) ditimpa musibah, (maka) mereka mengucapkan (kalimah) inna lillahi wa inna ilaihi rajiun “}.
  2. Memanjatkan doa-doa pada Allah SWT, supaya diberikan pahala yang besar dari kejadian musibah yang dihadapinya. Hal ini sebagaimana juga yang telah diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW dalam sabdanya sebagai berikut ; {” Apabila kalian diberi suatu musibah oleh Allah SWT, maka ucapkanlah doa ; “Allahumma Ajirni Fi Mushibati Wa Akhlifha Khairan Minha”, Yang artinya adalah ; ‘Ya Allah berilah saya pahala dalam kejadian musibah ini, serta gantikanlah bagi saya dengan sesuatu hal yang lebih baik daripadanya’ }” (HR. Ahmad bin Hanbal, Ibnu Majah, Malik, dan Muslim).
  3. Selalu bersikap sabar serta tidak pernah putus asa dalam menghadapi ujian atau musibah dari Allah SWT. Dan dengan kesabaran tersebut, seseorang bisa mendapatkan pahala. Seperti yang sudah diajarkan dalam ayat suci Al-Qur’an, yakni Surah Az-Zumar ayat 10, yang berbunyi ; {“… Sesungguhnya hanya mereka (orang-orang) yang bersabarlah yang akan dicukupkan pahalanya tanpa batas “}.
  4. Selalu menerima dengan hati ikhlas dan lapang dada. Tidak menyesali musibah terjadi (yang diberikan oleh Allah SWT) kepadanya. Dalam hal ini, baginda Rasulullah SAW juga bersabda bahwa ; {” Sesungguhnya, jika Allah SWT telah mencintai suatu kaum, maka Allah SWT akan menguji mereka (memberi cobaan). Bagi siapa yang ridho atas ujian yang ditipakannya itu, maka Allah SWT juga akan memberikan ridho padanya. Dan bagi siapa yang membencinya, maka sesungguhnya Allah SWT juga akan membencinya “} (HR. Tirmizi).

 

 

 

Oleh : Ustad Jauhari
Redaktur : Babur Rahmah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.