5 Hal Yang Tidak Boleh Dilanggar Ketika Marah Kepada Anak !
5 Hal Yang Tidak Boleh Dilanggar Ketika Marah Kepada Anak ! - ilustrasi (foto ; hdayatullahDOTcom)

5 Hal Yang Tidak Boleh Dilanggar Ketika Marah Kepada Anak !

MutiaraPublic.com – Kita sebagai orang tua, tentunya pernah kesal kepada anak kita. Bahkan bukan hanya kesal saja, melainkan juga marah. Akan tetapi sebagai seorang Muslim, kita pastinya memiliki batasan-batasan bagaimana kita ini dapat meluapkan kemarahan kita dan kekesalan kita kepada anak.

Seperti misalnya, ketika kita memberikan hukuman. Dalam ajaran islam hal tersebut sudah diatur bahwasanya ada beberapa hal yang tidak boleh dilanggar oleh kita ketika marah kepada anak. Di antaranya Sebagai berikut ;

1. Memukul wajah
Baginda Rasulullah SAW., telah melarang memukul muka berdasarkan sabda beliau yang artinya ; {” Jika salah seorang dari engkau memukul, maka hendaknya dia menghindari (untuk memukul) wajah “}

2. Menampakkan kemarahan yang sangat
Hal ini tentunya juga dilarang. sebab, bertentangan dengan amalan Baginda Rasulullah SAW. ; {” Bukanlah (bukan berarti) orang yang kuat itu diukur dengan (bagaimana) kuatnya ia berkelahi, tetapi orang yang kuat adalah (orang) yang mampu menahan dirinya ketika ia marah “}

3. Memukul di dalam kondisi sangat marah
Dari Abu Mas’ud al-Badri, ia berkata bahwa ; {” (Suatu hari) aku memukul budakku (yang usianya masih kecil) dengan cemeti, maka aku pun mendengar suara (teguran) dari belakangku, “Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud!” Namun, aku tidak begitu mengenali suara tersebut disebabkan oleh kemarahan (yang sangat). Ketika pemilik suara tersebut mendekat padaku, maka ternyata ia adalah Baginda Rasulullah SAW., dan Beliau pun bersabda ; “Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud! Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud!” Maka aku pun melempar cemeti dari tanganku, kemudian beliau melanjutkan sabdanya, “Ketahuilah, wahai Abu Mas’ud! Sesungguhnya Allah SWT, lebih mampu untuk (menyiksa) dirimu dari pada apa yang kamu siksakan terhadap budak (yang usianya masih kecil) ini” maka aku pun (Abu Mas’ud al-Badri) berkata, “Aku tidak akan memukul budak (lagi) selamanya setelah (hari) ini “. “}

4. Bersikap terlalu kasar dan kasar
Wahai saudaraku, sikap ini sangat begitu jelas bertentangan dengan sifat lemah-lembut yang telah diajarkan oleh agama Islam sebagaimana Baginda Rasulullah SAW., Bersada ; {” Barangsiapa yang terhalang dari sifat lemah lembut itu, maka ia akan terhalang (pula) dari mendapat kebaikan “}

5. Memukul dengan memakai benda keras sehingga berbekas
Ini juga dilarang oleh Baginda Rasulullah SAW., karena sekeras-kerasnya (benda tersebut) paling hanya gunakan rotan dan tidak boleh meninggalkan bekas pada kulit dan cedera. Artinya menghukum dengan rotan memang dibolehkan akan tetapi dengan tujuan untuk memberikan peringatan kepada anak. dan yang paling penting jangan sampai meninggalkan bekas atau cedera pada kulit anak.

 

 

Disadur dari : IslamPosDOTcom
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – Kita sebagai orang tua, tentunya pernah kesal kepada anak kita. Bahkan bukan hanya kesal saja, melainkan juga marah. Akan tetapi sebagai seorang Muslim, kita pastinya memiliki batasan-batasan bagaimana kita ini dapat meluapkan kemarahan kita dan kekesalan kita kepada anak. Seperti misalnya, ketika kita memberikan hukuman. Dalam ajaran islam hal tersebut sudah diatur bahwasanya …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.