Panduan Niat Dan Cara Sholat Sunnah Rawatib, Lengkap
Panduan Niat Dan Cara Sholat Sunnah Rawatib, Lengkap (foto ; presiden soekarno)

Panduan Niat Dan Cara Sholat Sunnah Rawatib, Lengkap !

MutiaraPublic.comSaudaraku muslimin dan muslimat, Sholat Rawatib adalah sholat sunah yang mengiringi sholat fardhu dalam artian, sholat rawatib dilaksanakan sebelum atau sesudah sholat lima waktu (Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya’, dan Subuh). Untuk sholat yang dilakukan/ dilaksanakan sebelum melaksanakan sholat fardhu itu disebut “sholat Qabliyah”, dan sedangkan yang sholat yang dilakukan/ dilaksanakan sesudah sholat fardhu tersebut disebutnya sholat ba’diyah.

Saudaraku muslimin dan muslimat, Sholat sunah rawatib ini tergolong/ dibagi menjadi dua bagian, antara lain yaitu ; “sunnah muakkad” dan “sunnah ghairu muakkad”. Sholat sunnah rawatib “muakkad” ini sangatlah besar kemuliaannya serta Allah SWT akan menjanjikan ganjaran/ pahala yang besar apabila kita menunaikannya. Sedangkan Sholat sunnah rawatib “ghairu muakkad” cukup kurang sedikit perihal kemuliaannya jika dibandingkan dengan sholat sunnah muakkad.

Jumlah Raka’at Sholat Sunnah Rawatib

Adapun Jumlah raka’at dalam melaksanakan sholat sunnah rawatib itu berbeda-beda, artinya tergantung sholat apa yang kita iringi serta kapan waktu (sebelum/sesudahnya) kita melaksanakannya. Oleh karena itu, untuk lebih detail lengkapnya kita bisa lihat pada daftar berikut ini :

Sholat Sunnah Rawatib Muakad

Sholat 5 Waktu

Qabliyah (Sebelum)

Ba’diyah (Sesudah)

Dzuhur

2 Raka’at

2 Raka’at

Ashar

Maghrib

2 Raka’at

Isya’

2 Raka’at

Subuh

2 Raka’at

 

Sholat Sunnah Rawatib Ghoiru Muakad

Sholat 5 Waktu

Qabliyah (Sebelum)

Ba’diyah (Sesudah)

Dzuhur

2 Raka’at

2 Raka’at

Ashar

2/ 4 Raka’at

Maghrib

2 Raka’at

Isya’

2 Raka’at

Subuh

 

Berikut Niat Dalam Melaksanakan Sholat Sunnah Rawatib

Niat sholat rawatib ini, sama seperti halnya juga sholat-sholat yang lain, niat itu tempatnya adalah dihati, sebab niat merupakan pekerjaan dari dalam hati kita, dan niat bukan pekerjaan mulut. Jadi, niat tersebut tidak wajib perlu kita ucapkan, entah itu pelan ataupun keras. Adapun niat dalam sholat sunnah rawatib tersebut, berikut ini :

Bacaan Niat Sholat Sunnah Qabliyah (Sebelum) Sholat Dzuhur :

Sebelum Dzuhur

USHOLLI.. SUNNATAD-DZHUHRI RAK’ATAINl “QABLIYYATAN” LILLAAHI-TA’AALA..

Artinya : {” Saya niat sholat sunnah sebelum Dzuhur dua raka’at, karena Allah Ta’ala.. “}

 

Bacaan Niat Sholat Sunnah Ba’diyah (Sesudah) Sholat Dzuhur :

USHOLLI.. SUNNATAD-ZHUHRI RAK’ATAINl “BA’DIYYATAN” LILLAAHI-TA’AALA..

Artinya : {” Saya niat sholat sunnah sesudah Dzuhur dua raka’at, karena Allah Ta’ala.. “}

 

Bacaan Niat Sholat Sunnah Qabliyah (Sebelum) Sholat Ashar :

USHOLLI.. SUNNATAL ‘ASHRI RAK’ATAINl “QABLIYYATAN” LILLAAHI-TA’AALA..

Artinya : {” Saya niat sholat sunnah sebelum Ashar dua raka’at , karena Allah Ta’ala.. “}

 

Bacaan Niat Sholat Sunnah Qabliyah (Sebelum) Sholat Maghrib :

USHOLLI.. SUNNATAL MAGHRIBI RAK’ATAINl “QABLIYYATAN” LILLAAHI-TA’AALA..

Artinya : {” Saya niat sholat sunnah sebelum Maghrib dua raka’at, karena Allah Ta’ala.. “}

 

Bacaan Niat Sholat Sunnah Ba’diyah (Sesudah) Sholat Maghrib :

USHOLLI.. SUNNATAL MAGHRIBI RAK’ATAINl “BA’DIYYATAN” LILLAAHI-TA’AALA..

Artinya : {” Saya niat sholat sunnah sesudah Maghrib dua raka’at, karena Allah Ta’ala.. “}

 

Bacaan Niat Sholat Sunnah Qabliyyah (Sebelum) Sholat Isya’ :

Sebelum Isya'

USHOLLI.. SUNNATAL ISYAA’I RAK’ATAINl “QABLIYYATAN” LILLAAHI-TA’AALA..

Artinya : {” Saya niat sholat sunnah sebelum Isya’ dua raka’at, karena Allah Ta’ala.. “}

 

Bacaan Niat Sholat Sunnah Ba’diyah (Sesudah) Sholat Isya’ :

USHOLLI.. SUNNATAL ISYAA’I RAK’ATAINl “BA’DIYYATAN” LILLAAHI-TA’AALA..

Artinya : {” Saya niat sholat sunnah sesudah Isya’ dua raka’at, karena Allah Ta’ala.. “}

 

Bacaan Niat Sholat Sunnah Qobliyah Sebelum Sholat Subuh :

USHOLLI.. SUNNATAS – SHUBHI RAK’ATAINl “QABLIYYATAN” LILLAAHI-TA’AALA..

Artinya : {” Saya niat sholat sunnah sebelum Subuh dua raka’at, karena Allah Ta’ala.. “}

 

Saudaraku muslimin dan muslimat, setiap kita selesai melaksanakan sholat sunnah rawatib ini, hendaknyalah kita memperbanyak Dzikir dan Doa kepada Allah SWT. Semoga dengan adanya tulisan ini kita bisa mengamalkan kebaikan dengan salah satunya yakni melaksanakan sholat sunnah rawatib tersebut. Aamiin…!

 

 

 

Oleh : Ika Aminatuz Zuhro
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

127 comments

  1. slamet riyanto

    maaf saudariku,sebelum di upload ,tolong dicek lagi niat nya antara qobliyah & ba’diyah

    • Team MutiaraPublic

      Alhamdulillah.. Terima kasih banyak atas koreksinya saudaraku dan mohon maaf atas kesalahan kami sebelumnya. Semoga Saudara dilimpahkan Pahala yang banyak oleh Allah SWT. Aamiin !

      • Asslamu’alaikum,,klau kita melaksanakan sholat qabliya sbelum subuh,,bgaimna kita melaksanakn sholat fajar,,dan kapan sebenarx pelksanaan nya
        Syukron

        • Asslamu’alaikum,,klau kita melaksanakan sholat qabliya sbelum subuh,,bgaimna kita melaksanakn sholat fajar,,dan kapan sebenarx pelksanaan nya
          Syukron

          • Team MutiaraPublic

            Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

            Saudari Tina Yang Dimuliakan Allah SWT. yang dimaksud shalat Fajar itu adalah shalat Subuh. jadi tidak ada perbedaan di antara keduanya. Artinya.., shalat Fajar dan shalat Subuh adalah sama (dua nama untuk satu shalat fardhu yang waktunya dimulai dari terbitnya fajar hingga terbitnya matahari)

            Jadi Saudariku Tina Yang dimuliakan Allah SWT…, Perihal shalat sunah Fajar, dan shalat sunah Qabliyah Subuh, adalah Sama saja (sholat sunah Fajar sama dengan sholat sunah Qobliyah shubuh).

            Terimakasih atas pertanyaannya dan Semoga Allah Selalu melimahkan Rahmat bagi saudari dan seluruh Umat Muslim Lainnya. Aamiiiin !

  2. mau tanya ini udah bener kan ya niatnya?
    terima kasih

    • Team MutiaraPublic

      Terima kasih atas pertanyaannya.. Insyaallah sudah bener saudaraku, karena dari team Kami sudah memperbaikinya.

      Semoga Allah Merahmati saudaraku. Aamiin.

  3. assalammualaikum,
    mau nanya. mksd dari mengerjakan solat sunnah yang sebelum solat lima waktu ini gmn? atw cara mengerjakan nya sebelum waktu azan atw mungkin sesudah azan dan sblm mau solat fardhu. mohon bantuan nya ya soal nya baru pertama kali ngerjain solat sunah ini

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terima kasih atas pertanyaannya saudariku, adapun ketentuan detail penjelasannya sebagai berikut :

      1. Shalat sunnah rawatib qabliyah dilakukan setelah adzan dan sebelum iqamah (sebelum sholat fardhu), sedangkan shalat sunnah rawatib ba’diyah dilakukan pas setelah shalat fardlu,
      2. Dikerjakan secara munfarid (sendiri-sendiri), tidak berjama’ah,
      3. Di anjurkan untuk mengambil tempat shalat yang berbeda dengan tempat melakukan shalat wajib,
      4. Shalat sunnah rawatib ini dilaksanakan sebanyak dua rokaat dengan satu salam,
      5. Bacaannya tidak dinyaringkan (sirri).

      Itulah point-point penting dalam melaksanakan shalat rawatib, sekali lagi terima kasih atas pertanyaannya dan Semoga saudari dijadikan hamba yang Taqwa oleh Allah SWT ! Aamiin

      • sugiono sanusi

        Maksudnya tolong jelaskan cara bacaanya dalam sholat sunaah dan wajib, apakah memilki persamaan atau perbedaan dalam setiap gerakan

        • Team MutiaraPublic

          Terima Kasih atas pertanyaannya saudaraku, sebagian ulama berpendapat bahwa dalam pembacaan setiap gerakan shalat sunnah rawatib ini sama halnya dengan shalat wajib tersebut sebagaimana biasanya, baik itu ketika rukuk, i’tidal, sujud, dll.. Namun yang berbeda adalah terletak pada Niatnya saja.

          Semoga Saudara Dilimpahkan rahmat dan dijadikan golongan hamba yang bertaqwa oleh Allah SWT. Aamiin !

      • Assalamualaikum
        Maksudnya dengan satu salam,itu apa

        • Team MutiaraPublic

          Waalaikumsalam Wr. Wb.Saudaraku Raihan yang di rahmati Allah SWT, Maksud dari satu salam tersebut adalah (mengucapkan salam ke arah kanannya : “Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh”, dan ke arah kirinya: “Assalamu’alaikum warahmatullahi [wabarakatuh]”).

          Semoga saudara Raihan selalu dalam limpahan rahmat Allah SWT. Aamiin !

  4. sugiono sanusi

    Apakah sholat sunat cara bacaanya sama dengan sholat wajib atau tidak, jelaskan

  5. Muh. Askar Rakhmad D.

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu
    Bolehkah saya bertanya wahai Saudaraku ?, Apakah Sholat Sunnah Rawatib Muakad dan Sholat Sunnah Rawatib Ghoiru Muakad dilakukan secara ber-urut-an?, misalnya setelah adzan dzuhur saya Sholat Sunnah Rawatib Muakad Qabliyah 2 Rakaat lalu setelah selesai sholat, saya lanjutkan dengan Sholat Sunnah Rawatib Ghoiru Muakad Qabliyah 2 Rakaat. Mohon pengarahannya, karna baru belajar sholat sunnah.

    Sebelumnya, terima kasih kepada Saudara yang sebanyak-banyaknya telah memberikan informasi yang sangat berharga bagi yang memiliki pengetahuan minim terhadap sholat sunnah seperti Saya, dan Semoga Saudara Dilimpahkan rahmat dan dijadikan golongan hamba yang bertaqwa oleh Allah SWT. Aamiin !

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya dan Doanya saudaraku.., Sebelumnya, Perlu kami jelaskan lagi mengenai Sholat Sunnah Rawatib Muakkad itu sendiri yakni adalah sholat sunah yang betul-betul sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, karena sholat Sunnah Rawatib Muakkad ini selalu dikerjakan oleh Baginda Rasulullah Muhammad SAW.

      sebagai mana hadits berikut ini: {” Dari Abdullah bin Umar, beliau berkata: “Saya ingat dari Rasulullah SAW, 2 rakaat sebelum Zuhur, 2 rakaat sesudah Zuhur, 2 rakaat sesudah Magrib, 2 rakaat sesudah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh” “}. (HR. Bukhari dan Muslim).

      Sedangkan Sholat Sunnah Rawatib Ghoiru Muakkad adalah sholat sunah yang kurang dianjurkan untuk dilaksanakan, karena Baginda Rasulullah Muhammad SAW Tidak Selalu Melaksanakannya.

      Menurut pendapat kami, Dari penjelasan di atas ini bisa di simpulkan bahwa Baginda Rasulullah Sendiri pernah melakukan keduanya dalam artian Rasulullah SAW memperbolehkan untuk melaksanakan keduanya. Namun, Rasulullah Tidak Selalu melaksanakan Sholat Sunnah yang Ghoiru Muakad.

      Dan tentunya yang paling Penting adalah apapun Niat saudara dalam beribadah tersebut haruslah Semata-mata karena Allah, haruslah semata-mata untuk mencari Ridho-Nya, Bukan yang lain. Tentunya Allah SWT Maha Tahu terhadap Niat baik saudara.

      Semoga Saudara di jadikan orang yang khusu’ dalam setiap menjalankan Ibadah kepada Allah SWT dan juga semoga saudara Termasuk Golongan Hamba Yang Taqwa. Aamiin !

  6. Teguh Prasetyo

    Maaf bertanya, apakah bacaan disetiap gerakan salat sunah rawatib, bisa dipendekkan atau tetap panjang, misalnya pda i’tidal cukup rabbanalakalahamdu…tdk prlu dilnjutkn, krna knyataannya jika diperhatikan, sbagian bsar org klo salat sunah cnderung lebih cpat gerakannya..trims mohon pnjlasannya saudara..

    • Team MutiaraPublic

      Terimakasih atas pertanyaannya saudaraku, Ya saudaraku bisa juga di pendekkan seperti misalnya pada saat i’tidal saudara juga bisa membaca Rabbanalakalhamdu atau Rabbanawalakalhamdu…

      Semoga saudara di jadikan hamba yang khusu’ dan taqwa oleh Allah SWT. Aamiin !

  7. Assalamualaikum
    Maaf saya ingin bertanya mengenai waktu pelaksanaan shalat qabliyah, saudara mengatakan ” Shalat sunnah rawatib qabliyah
    dilakukan setelah adzan dan
    sebelum iqamah” , namun apabila iqamah sudah lewat apakah tetap bisa mengerjakan shalat sunnah qabliyah? Mohon penjelasannya, terimakasih 🙂

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terima kasih atas pertanyaannya saudariku,

      Saudaraiku yang di muliakan Allah SWT, shalat Rawatib ini adalah sholat sunnah yang mengiringi shalat wajib. Jika misalkan kita ingin melaksanakan sholat berjamaah di masjid dan pada waktu itu iqamah dikumandang-kan, maka yang lebih baik kita lakukan adalah melakukan shalat fardhu secara berjamaah, dan tentunya tidak di perkenankan untuk sholat rawatib (Qabliyah) karena apabila kita melaksanakan sholat sunnah Qabliyah setelah iqamah maka otomatis kita akan tertinggal sholat fardhu Berjamaahnya (sholat wajibnya akan tertinggal). Nah… itulah maksud dari batasan sebelum iqamat tersebut. Hal ini bertujuan untuk lebih mengutamakan sholat fardhu berjamaahnya.

      Akan tetapi beda lagi apabila kita tidak sedang berjamaah, misalkan kita sholat di rumah atau di masjid (tidak sedang berjamaah), maka kita bisa atau boleh atau disunnahkan melakukan sholat sunnah qabliyah dulu sebelum kita melaksanakan sholat fardu tersebut. dan batasannya adalah sebelum kita melaksanakan sholat wajib/ sholat fardhu tersebut.

      Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat kepada saudari, Aamiin !

  8. Assalamu’alaikum , maaf saya mau nanya apakah niat sholat sunnah rawatib dan ghairu muakad itu berbeda ? dimanakah perbedaanya, karna saya masih belajar dan kurang paham , dan apa bacaanya sama dengan sholat fardhu ?
    sebelumnya terimakasih ,

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaan saudari, mengenai letak perbedaan muakad dan ghairu muakad itu hanya terletak pada waktu pelaksanaannya, artinya niatnya antara muakad dan ghoiru muakad itu sama.

      sebagaimana Tabel diatas dijelaskan. bahwa waktu pelaksanaan sunnah rawatib muakad yaitu : Dua rakaat sebelum sholat Subuh, Dua rakaat sebelum sholat Zuhur, Dua rakaat sesudah Shola Zuhur, Dua rakaat sesudah sholat Magrib, dan Dua rakaat sesudah sholat Isya. Sedangkan waktu pelaksanaan sunnah rawatib yang ghoiru muakad yaitu : Dua rakaat sebelum Sholat Zuhur, Dua rakaat sesudah Sholat Zuhur, Dua/Empat rakaat sebelum Sholat Ashar, Dua rakaat sebelum Sholat Magrib, dan Dua rakaat sebelum Sholat Isya.

      Dan Apabila kita ingin menggabungkan keduanya antara Muakad dan Ghoiru Muakad, maka menurut sebagian ulama waktu pelaksanaannya adalah sebagai berikut :

      – 2 raka’at sebelum Shubuh
      – 4 atau 2 raka’at sebelum Dhuhur
      – 4 atau 2 raka’at sesudah Dhuhur
      – 4 atau 2 raka’at sebelum Ashar
      – 2 raka’at sebelum Magrib
      – 2 raka’at sesudah Magrib
      – 2 raka’at sebelum Isya’
      – 2 raka’at sesudah Isya’.

      Dan mengenai bacaannya sama dengan sholat fardhu saudariku, yang berbeda hanyalah terletak pada niatnya saja.

      Semoga Allah Selalu memberikan petunjuk dan limpahan Rahmat bagi saudari. Aamiin !

  9. assalamualaikum,,maaf saya mau bertanya,setelah melakukan sholat sunnah rawatib,,saya harus melakukan apa

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terima kasih atas pertanyaan saudaraku, setelah melakukan sholat rawatib saudara juga bisa berdzikir dengan memperbanyak kalimat istighfar…

      استغفرالله العظيم انه كان غفارا

      ASTAGHFIRULOH HAL ADZIM INNAHU KAANA GHOFARARO

      Artinya : {” Aku memohon pengampunan-Mu ya Allah dzat yang maha agung, sungguh Engkau dzat yang Maha Pemberi Pengampunan “}

  10. nurman pauji rambe

    assalamualakum ..
    boleh g kita soholat sunnah rawatib kalo kita sholat wajibnya tidak berjamaah, atau sendiri ?

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Boleh saudaraku sholat rawatib ini kita amalkan walaupun kita tidak sholat wajib berjamaah.

      Semoga saudara di jadikan hamba yang Taqwa oleh Allah SWT. Aamiin !

  11. Shanti Kartika Putri

    ASSALAMU’ALAIKUM…mau tanya..tadi saudaraku bilang harus beepindah tempat ketika mau melaksanakan shol sunah ba,diyah..apakah ada haditsnya..dan apabila tidak berpindah tempat itu bagaimana apa sholatnya tidak sah

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terima kasih atas pertanyaannya saudariku…

      Memang betul saudariku, itu hanyalah berupa anjuran saja (artinya meskipun saudari tidak berpindah tempat sholat saudari tetap sah, Wallahua’lam.. “hanya Allah yang tahu niat saudari”).

      Anjuran ini tentunya juga telah dijelaskan oleh Nabi kita Baginda Muammad SAW yaitu : Hendaknya seseorang tersebut memisah antara shalat rawatib dan shalat wajib dengan perkataan atau perbuatan lainnya. Berikut keterangan mengenai haditsnya :

      Rasulullah SAW bersabda :

      أَنْ لاَ تُوصَلَ صَلاَةٌ حَتَّى نَتَكَلَّمَ أَوْ نَخْرُجَ

      Artinya : {” Janganlah menyambung satu shalat dengan shalat yang lain, sebelum kita berbicara atau pindah dari tempat shalat “} (HR. Muslim no. 883)

      Sebagaimana juga hadits berikut ini :

      Telah dikeluarkan oleh Abu Daud rahimahullah dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu secara marfu’ (sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam),

      أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَتَقَدَّمَ أَوْ يَتَأَخَّرَ أَوْ عَنْ يَمِينِهِ أَوْ عَنْ شِمَالِهِ

      Artinya : {” Apakah salah seorang di antara kalian tidak mampu untuk sekedar maju, mundur, ke kiri atau ke kanan dalam shalatnya? “}(maksudnya untuk shalat sunnah, pen). (HR. Abu Daud no. 1006 dan Ibnu Majah no. 1427).

      Saudariku.. yang dimuliakan Allah SWT, Penjelasan hadits di atas tersebut menunjukkan bahwasanya kita dianjurkan untuk memisah antara shalat wajib dan shalat sunnah, yaitu baik dengan perkataan (seperti misalnya berdzikir) atau juga bisa dilakukan dengan berpindah tempat (di tempat lain di masjid atau di rumah).

      Di antara hikmah atau alasannya, menurut pendapat sebagian ulama adalah :

      (1) agar tidak serupa antara shalat wajib dan shalat sunnah, ada pembeda,
      (2) untuk memperbanyak tempat sujud sehingga lebih banyak tempat di bumi ini yang menjadi saksi bagi amalan kita di hari kiamat kelak. Alasan kedua ini adalah pelajaran dari firman Allah SWT :

      {” Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya “} (QS. Az Zalzalah: 1-5).

      Lihatlah bumi menjadi saksi bagi amalan manusia di hari kiamat! Maksudnya, ketika kita berpindah tempat, semakin banyaklah yang menjadi saksi kita nantinya. (Faedah dari Ibnul Qayyim dalam kitab beliau Al Wabilush Shoyyib)

      Semoga saudari di mudahkan segala urusannya oleh Allah SWT, dan semoga saudari menjadi hamba yang Taqwa. Aamiin !

      • Sampik Krisning Tyas

        Terimaksih banyak :),

        Artikelnya dan jawaban2 nya sangat membantu,
        saya lagi belajar sholat sunah

        terimaksih 🙂

        • Team MutiaraPublic

          Sama-sama saudariku, kami juga berterimakasih atas komentar saudari. Semoga saudari diberikan kemudahan dan dilimpahkan barokahnya oleh Allah SWT. Aamiin !

  12. ASSALAMU’ALAIKUM…mau tanya….saya sering melihat Shalat Rawatib sebelum Subuh 2 kali dua Raka’at padahal menurut daftar diatas hanya 2 raka’at…mohon penjelasan karena kami sedang belajar Shalat Sunnah Rawatib…..terima kasih atas jawabannya.

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikum salam Wr. Wb.

      Terima kasih atas komentar dan pertanyaannya Saudaraku, menurut pendapat kami, Bisa jadi orang yang saudara lihat tersebut selain ia sebelum melakukan sholat sunnah rawatib juga melakukan sholat sunnah lainnya saudaraku.., (seperti misal : Sholat tahiyatul masjid 2 rakaat, Sholat Hajat, dan lain-lainnya). sehingga yang dilihat orang adalah sholat dua rakaat dua kali (atau 4 rakaat dua salam). Wallahua’lam (hanya Allah SWT yang tahu niat mereka)!

      Akan tetapi Sholat sunnah Rawatib sebelum subuh itu sendiri (sepengetahuan kami) hanya dua rakaat saudaraku, sebagaimana Dari ‘Aisyah, beliau berkata : {” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukan satu pun shalat sunnah yang kontinyuitasnya (kesinambungannya) melebihi dua rakaat (shalat rawatib) Subuh “} (HR. Al-Bukhari [no. 1169])

      Semoga saudara dilimpahkan rahmat oleh Allah SWT dan dijadikan hamba yang Taqwa. Aamiin !

  13. asalamualaikum..sya mau tanya apa kah klo sholat sunah itu ucap slam nya cuma satu mohon pnjelasan nya krna sya msih belajar.trima ksih..

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Saudaraku yang di rahmati Allah SWT, ya saudaraku… Maksud dari satu kali salam tersebut adalah (mengucapkan salam ke arah kanannya : “Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh”, dan ke arah kirinya: “Assalamu’alaikum warahmatullahi [wabarakatuh]”).

      Semoga saudara dilimpahkan rahmat, taufiq dan hidayah oleh Allah SWT. Aamiin !

  14. Ap doax sesudah zholat sunnat rawatib?

  15. Apa doax sesudah sholat sunnat rawatib?

    • Team MutiaraPublic

      Assalamu’alaikum Wr. Wb.

      Terima kasih atas pertanyaannya saudaraku, sebenarnya tidak ada doa khusus seseudah sholat sunnah Rawatib tersebut saudaraku, akan tetapi saudara bisa memperbanyak kalimat dzikir yakni Istighfar “Astaghfirullah…”. dan kemudian juga bisa berdoa berikut ini :

      Allaahumma Antas Salaam Wa Minkas Salaam Tabaarakta Ya Dzal-jalaali Wal Ikraam

      Artinya :{” Ya Allah… Engkau Maha Penyelamat dan dari Engkaulah keselamatan… Engkau Maha Baik wahai Dzat yang Agung dan Mulia).

      Semoga saudara dilimpahkan rahmat dan keselamatan oleh Allah SWT. Aamiin !

      • Assalum’alikum.wr.wb…saya mau tanya. Apakah shalt sunah selalu membaca doa iftitah..mohon penjelasnya

        • Team MutiaraPublic

          Waalaikumsalam Wr. Wb.

          Tidak harus membaca doa iftitah saudaraku, karena doa iftitah hukumnya adalah sunnah saudaraku. (bukan wajib) !

          semoga saudara selalu dalam petunjuk Allah SWT. aamiiin ya Rabb !

  16. sultan asyrof

    bleh gk kra2 klau di gbungin solat sunah muakkad sma dgn solat sunah ghoiru muakkad.tlong pnjelasanny..trm ksh

    • Team MutiaraPublic

      Assalamu’alaikum Wr. Wb.

      Terima Kasih atas pertanyaannya saudaraku, Boleh saudaraku menggabungkan keduanya, artinya apabila saudara ingin menggabungkan keduanya antara sholat sunnah Muakad dan Ghoiru Muakad, maka menurut pendapat ulama waktu pelaksanaannya adalah sebagai berikut :

      – 2 raka’at sebelum Shubuh
      – 4 atau 2 raka’at sebelum Dhuhur
      – 4 atau 2 raka’at sesudah Dhuhur
      – 4 atau 2 raka’at sebelum Ashar
      – 2 raka’at sebelum Magrib
      – 2 raka’at sesudah Magrib
      – 2 raka’at sebelum Isya’
      – 2 raka’at sesudah Isya’.

      Semoga saudaraku selalu di muliakan oleh Allah SWT. Aamiin !

  17. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Tolong juga dikasih Panduan Niat Dan Cara Sholat Sunnah dhuha & tahajud Lengkap.
    karena saya baru belajar sholat sunah, terima kasih

  18. Assalamualaikum
    Mau tanya, apakah surah pendek tetap dibaca setelah al-fatiha atau boleh al-fatiha saja yg dibaca tanpa membaca surah pendek dalam sholat sunah rawatib

    • Team MutiaraPublic

      Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

      Terima kasih atas pertanyaannya saudaraku Nurwedia, Adapun perihal membaca surah Al-Qur’an setelah Al-Fatihah didalam shalat sunnah Rawatib ini bukanlah suatu kewajiban saudaraku. Berikut di bawah ini penjelasan haditsnya :

      Abu Hurairah berkata : {” Pada setiap rakaat itu ada bacaannya. Apa yang Rasulullah SAW perdengarkan (suara dikeraskan) bacaannya kepada kami maka kami-pun akan perdengarkan kepada kalian, dan apa yang Rasulullah SAW sembunyikan (tidak mengeraskan bacaan tersebut) kepada kami, maka kamipun tidak mengeraskannya kepada kalian. Jika kalian tidak tambah selain Al-Fatihah, maka itu sudah cukup. Namun bila kalian tambah setelahnya itu lebih baik “} (HR. Bukhori [738] dan padanya terdapat tambahan “dan jika kamu tambah maka itu lebih baik”. juga riwayat muslim [396]).

      Jadi tidak membaca surah Al-qur’an sesudah Al-Fatihah itu tidak apa-apa, namun jika saudara membaca maka itu lebih baik pahalanya. Semoga saudara selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin !

  19. Assalamualaikum, WR.WB
    Saya mau tanya,, pada pukul berapa sholat sunnah Rawatib di kerjakan?
    Sekian,, dan terima kasihh 🙂

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya Ukhti…, Sholat sunnah rawatib ini dilaksanakan sebelum atau sesudah kita melakukan sholat Fardhu (Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya’, dan Subuh).

      * Contoh Misalkan saudari akan melaksanakan sholat Dzuhur, maka sebelum saudari melaksanakan sholat Dzuhur tersebut saudari melaksanakan sholat rawatib ini (yakni Sholat Sunnah Qabliyyah/ sebelum), dan saudari ketika sudah melaksanakan sholat Dzuhur tersebut maka saudari juga melaksanakan sholat sunnah rawatib ini (yakni sholat sunnah Ba’diyah/ sesudah).

      Artinya untuk sholat sunnah yang dilakukan sebelum kita melaksanakan sholat fardhu maka disebut “sholat Qabliyah”, dan sedangkan yang sholat sunnah yang dilakukan sesudah sholat fardhu itu maka disebutnya sholat ba’diyah. (Shalat Rawatib Qabliyah dan Ba’diyah).

      Semoga Ukhti.. selalu dilimpahkan kemudahan Oleh Allah SWT dan dijadikan Hamba yang Taqwa. Aamiin

  20. malik abdul azis a's

    ass,. ustad saya mau tanya gi mna kalau kita terlambat sholat wajib, kita dapatkan orang sholat sunah badiyah, tapi kita tdk mengetahui kalau orang tsb melaksanakan sholat sunah. mohon penjelasanya. terma kasih.

    • Team MutiaraPublic

      Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya saudaraku, Sebagian ulama berpendapat bahwa tidak harus ada kesamaan niat antara imam dan makmum dan shalat berjamaah. Sehingga meski imam itu sedang shalat sunnat sekalipun, tetap orang yang melakukan shalat wajib dibolehkan bermakmum kepadanya. Dan pendapat Sebagian besar Ulama yang membolehkan tersebut menyandarkan hadits yang masyhur dari Baginda Rasulullah SAW, riwayat Umar bin khottob r.a :

      إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

      Artinya : {” Sesungguhnya bagi setiap orang itu apa yang ia niatkan… “} (Muttafaq ‘Alayh).

      Hal itu juga didasari oleh hadits dari Ibnu Abbas dimana beliau berdiri di samping baginda Rasulullah SAW setelah Rasulullah SAW masuk dalam shalat. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

      Dari situ para ulama mengambil kesimpulan bahwa tidak ada syarat kesamaan niat dalam suatu jamaah shalat, karena imam berniat shalat sunnah sedangkan makmum berniat shalat wajib. Dan hal itu dibenarkan, saudaraku.

      Juga tidak disyaratkan untuk berniat menjadi imam bagi seorang imam yang diikuti, namun bagi makmum wajib berniat sebelumnya !

      ====================

      Kesimpulannya adalah bahwa perbedaan niat antara Imam dan makmum itu tidak membuat sholatnya terganggu atau batal, baik Imam ataupun si makmum tersebut. Jadi tidak ada masalah jika misalkan kita sholat fardhu tetapi bermakmum kepada orang yang sedang sholat sunnah, seperti yang saudara pertanyakan tersebut. Atau juga sebaliknya, sholat Sunnah tetapi bermakmum kepda Imam sholat Fardhu.

      Wallahu a`lam bis-shawab. Semoga Allah selalu memberikan Rahmat kepada saudara. Aamiin !

  21. Indri Pratiwi

    Asslamualaikum wr.wb
    mau tanya,apa perbedaan shalat wajib dengan shalat sunah rawatib ?

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya Ukhti, Sholat sunnah Rawatib ini adalah sholat sunnah yang mengiringi sholat wajib tersebut. Adapun Hukumnya adalah Mengenai sholat wajib itu diharamkan apabila kita meninggalkannya (jika kita meninggalkan sholat wajib tersebut maka kita berdosa, jika kita melaksanakannya maka akan mendapat pahala), Sangat berbeda dengan shalat Sunnah Rawatib ini, apabila kita tidak mengerjakannya maka hukumnya tidak apa-apa (tidak berdosa), dan jika kita melaksanakan sholat sunnah rawatib ini maka tentu kita akan menambah pahala di sisi Allah SWT.

      Semoga jawaban singkat ini bisa membantu Ukhti, dan Semoga Ukhti dijadikan Hamba yang Sholehah dan Taqwa. Aamiin !

  22. Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Saya mau tanya, dalam melaksanakan sholat sunnah sebagian menganjurkan membaca do’a iftitah dan sebagian lagi tidak dianjurkan membaca do’a iftitah yaitu membaca niat langsung membaca surat al-fatihah, mohon pencerahan

  23. agus suprapto

    Assalamu’alaikum wr wb
    Mohon tanya apakah sholat sunnah membaca do’a iftitah atau tidak membaca do’a iftitah.

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih saudaraku Agus Suprapto atas komentar dan pertanyaannya, Perlu kita ketahui bersama saudaraku yang dimuliakan Allah SWT, dalam membaca do’a iftitah ini hukumnya adalah sunnah, artinya baik saudara tersebut membaca doa iftitah ataupun tidak membacanya, maka sholat saudara Tetap Syah. Mengenai Sebagian Ulama yang menganjurkan membaca doa iftitah tersebut mereka didasarkan dalam hadist berikut di bawah ini :

      {” Diriwayatkan dari Sayyidina ‘Ali Radhiyallaahu ‘anhu, bahwa sesungguhnya Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam ketika memulai sholat, beliau bertakbir untuk sholat. Kemudian beliau membaca: “Aku hadapkan hatiku pada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh kepatuhan dan berserah diri. Dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Sang Penguasa alam semesta. Tak ada sekutu bagi-Nya. Dan dengan itu aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. “} (Sunan Abi Dawud juz 1 halaman 260 [760], Sunan at-Tirmidzi juz 5 halaman 485 [3421], Sunan ibn Majah juz 2 halaman 1043 [3121], Musnad Imam Ahmad ibn Hanbal juz 1 halaman 102 [803]).

      Semoga saudara Agus S. selalu mendapat lindungan Allah SWT. Aamiin !

  24. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Mau tanya apakah boleh mengerjakan shalat rawatib dan shalat fardhu kita tdk pindah tempat? Krn sy mengerjakan shalat rawarib di rumah sj..
    Terima kasih

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya Ukhti.., Boleh Ukhti Irma, meskipun Ukthi irma tidak berpindah tempat sholatnya ukhti tetap syah…

      Semoga Ukhti Irma selalu di limpahkan Rahmat oleh Allah SWT. Aamiinn!

  25. Assalamualaikum wr.wb
    Saudara bgmn hkmnx jk shalat sunnah d rumah tp shalat fardunya di masjd, apa shalat ttp sah atau tdk.Terima kasih

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      TerimaKasih atas pertanyaannya saudaraku, Hukumnya Boleh saudaraku, atau tidak apa-apa meskipun saudara mengerjakan sholat sunnah rawatibnya di rumah dan sholat wajibnya di masjid.

      Didalam kitab “Aunul Ma’bud” disebutkan bahwasanya disyariatkannya shalat-shalat sunnah untuk dilakukan di rumah adalah semata-mata untuk menghindari sifat riya dan agar diturunkan keberkahan dan malaikat di dalam rumah kita.

      Dalam artian atau dengan alasan di atas maka apabila saudara Nurach, merasa bahwasanya dengan melaksanakan shalat rawatib di rumah tersebut lebih bisa menjauhkan saudara dari sifat riya’ (ingin mendapat pujian dari orang lain) daripada jika saudara melaksanakannya di masjid, maka dirumah tentunya lebih utama bagi saudara untuk melaksanakan shalat sunnah rawatib tersebut.

      Akan tetapi sebaliknya apabila shalat di masjid saudara lebih bisa khusu’ atau lebih memberikan ketenangan bagi saudara daripada di rumah, maka sebaiknya utamakan sholat sunnah rawatibnya di masjid.

      Semoga saudara Nurach selalu dalam Lindungan Allah SWT. Aamiin !

  26. juliah abdillah

    assalaamu ‘alaikum

    Afwan akhy wa ukhty,,apakah sholat sunah Fajar sama dengan sholat sunah Qobliyah shubuh?

    Jazakallaahu khoer

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumussalam wr wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya Ukhti Juliah Abdillah yang dimuliakan Allah SWT…

      Perlu kita ketahui bersama ukhti.., bahwa yang dimaksud shalat Fajar itu adalah shalat Subuh. jadi tidak ada perbedaan di antara keduanya. Artinya.., shalat Fajar dan shalat Subuh adalah dua nama untuk satu shalat fardhu yang waktunya dimulai dari terbitnya fajar hingga terbitnya matahari.

      Jadi Ukhti Juliah Abdillah Yang dimuliakan Allah SWT…, Perihal shalat sunah Fajar, shalat sunah Qabliyah Subuh, atau shalat sunah dua rakaat Fajar adalah nama untuk satu shalat sunah yang dilakukan sebelum shalat Subuh sebanyak dua rakaat. (sholat sunah Fajar sama dengan sholat sunah Qobliyah shubuh).

      Semoga Ukhti Juliah Abdillah selalu dalam Lindungan Allah SWT. Aamiin !

  27. Assaalamualaikummm…wr.wb
    Wahai saudaraku saya mau bertnya lw sholat sunnah cuma sunnah ba’diyah jaa kira” gimna hukumnya boleh pa tidak
    Dan jga sbliknya lw saya cuma sholat sunnah qobliyah jaa gimna mnurut pndngan islam boleh pa tidak
    Trima ksih…

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Sholat Sunnah Ba’diyah, Qobliyah, dan sholat sunnah Lain-lainnya itu Hukunya adalah Sunnah, Sunnah sendiri Artinya adalah “hukum (syariat)” sebuah aktivitas dalam Islam yang dianjurkan sehingga pelakunya mendapatkan kebaikan (pahala), namun apabila ditinggalkan tidak mendapatkan dosa.

      jadi Boleh saudaraku, yang terpenting dalam sholat sunnah tersebut saudara harus Ikhlas semata-mata Ridho karena Allah SWT..!

      Semoga Saudara Selalu dilmpahkan Rahmat Oleh Allah SWT. Aamiin !

  28. Assalamualaikum, WR.WB
    Saya mau tanya,,, Sholat Rawatib sebelum Dzuhur yang benar (lebih afdhol) 4 raka’at at atau 2 raka’at…trima kasih atas jawabannya

  29. Assalamualakm warahmatulah… mau tanya bagaiman hukumnya solat sunnah saat kutbah jumat sedang berlansung.???

    • Team MutiaraPublic

      Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

      Menurut sepengetahuan kami, tidak diperbolehkan melakukan sholat sunah bagi mereka yang menghadiri sholat jum’at sesudah imam naik ke mimbar saudaraku, meskipun ia tidak sedang mendengarkan khutbah. Hukum ini sebagaimana berdasarkan ijma’ ulama’ (Kesepakatan Ulama), Sebagaimana dinukil oleh Imam Al-Mawardi.

      Akan tetapi ada pengecualian saudaraku, yakni sholat sunnah Tahiyatul Masjid. Sholat Sunnah Tahiyyatul Masjid ini boleh kita kerjakan meskipun Imam/ khotib sudah naik ke atas mimbar saudaraku, dan Sholat Tahiyyatul Masjid tersebut wajib kita kerjakan dengan ringan (tidak terlalu lama). Pengecualian tersebut tentunya berdasarkan hadits yang mana telah diriwayatkan oleh Sahabat Jabir ;

      {” Sulaik Al-Ghathafani datang pada hari Jum’at, sementara Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam sedang berkhutbah, dia pun duduk. Maka beliau pun bertanya padanya, “Wahai Sulaik, bangun dan shalatlah dua raka’at, kerjakanlah dengan ringan.” Kemudian beliau bersabda, “Jika salah seorang dari kalian datang pada hari Jum’at, sedangkan imam sedang berkhutbah, maka hendaklah dia shalat dua raka’at, dan hendaknya dia mengerjakannya dengan ringan.” “} [Shohih Muslim no. 875]

      Wallahua’lam.

      Semoga Bermanfaat, dan semoga Allah selalu memberikan rahmat kepada saudara Agus, Aamiin !

  30. Assalamualaikum…
    Saya mau tanya, doa kunut dalam sholat subuh…apa hukum nya, dan jika kita tidak membaca doa kunut dlm sholat subuh apakah sah sholat nya…terima kasih…

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Saudaraku Dedi Yang Di Rahmati Allah SWT, Qunnut tersebut hukumnya Sunnah saudaraku, Jadi Sholat saudara tetap Syah meskipun tidak pakai Qunut. Perihal Qunut Subuh ini Sebagaimana dimaklumi menurut mazhab Imam Syafi’i, Qunut ini merupakan amalan yang disunnatkan dalam shalat Subuh. Dan Apabila Qunut ini “lupa dibaca” pada tempat pembacaannya, yakni waktu melakukan i’tidal, maka disunnatkan untuk sujud sahwi sebagai penggantinya.

      Waallahua’lam bisawab !

  31. Assalamualaikum Ustadz. Bila jeda waktu antara azan dan iqamah ngk panjang, mana yg utama dikerjakan antara sholat sunah rawatib (qabliyah) atau tahiyatul masjid? .
    Syukron atas penjelasannya. Wasslkmwrwb.

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Saudaraku yang dirahmati Allah SWT, saudara bisa shalat dua rakaat dengan niat tahiyatul masjid sekaligus shalat sunnah qabliyah (dalam artian, apabila hal itu bisa digabungkan maka tidak perlu dipertentangkan), karena para ulama telah menggolongkan shalat tahiyatul masjid ini sebagai shalat sunnah mutlak, sehingga untuk mengerjakannya, seseorang tidak harus berniat shalat khusus. (Maqasid Al-Mukallafin, hlm. 212, karya Umar Al-Asyqar). Hal ini berdasarkan hadis tentang shalat tahiyatul masjid, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

      {” Apabila seseorang di antara kalian masuk masjid maka janganlah ia duduk hingga ia mengerjakan shalat dua rakaat. “} (HR. Muslim)

      Nah.. dari hadis tersebut tidak disebutkan jenis shalat tertentu. Yang penting, ketika seseorang masuk ke masjid, hendaknya dia tidak duduk terlebih dahulu sampai dia shalat dua rakaat, jadi apapun bentuk shalatnya, baik shalat qabliyah, atau sholat sunnah lainnya.

      Maksudnya, saudara bisa melaksanakan shalat dua rakaat, dengan niat shalat sunnah tahiyatul masjid sekaligus sunnah Qabliyah. Wallahu a’lam bisawab.

      Semoga saudara beserta Ummat Muslim lainnya selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.

      • Assalamu’alaikum Wr’Wb
        Saudaraku yang di rahmati ALLAH SWT
        Terima kasih banyak atas penjelasan shalat sunah Badi’yah dan Qobli’yah
        Semoga kita senantiasa mengerjakan apa yang dijarkan oleh NABI MUHAMMAD SAW dalam meningkatkan keimanan kita kepada ALLAH SWT

        • Team MutiaraPublic

          Waalaikumsalam Wr. Wb.

          Terimakasih juga atas komentar dan Doanya saudaraku Ahmad, Semoga Saudari Ahmad selalu mendapat limpahan Rahmat oleh Allah SWT. Aamiin!

  32. Niat sholat sunah fajar gimana? Lg belajar nih insyaAllah berkah.

    • Team MutiaraPublic

      Assalamu’alaikum Wr.Wb.

      Saudariku Ida Rosiyana Yang dirahmati Allah SWT, Sebagian orang kebingungan antara shalat sunnah fajar dengan shalat qabliyah subuh. Sehingga ada yang melaksanakan dua kali. Mereka menganggap bahwa Shalat sunnah fajar ini dilakukan sebelum adzan subuh, kemudian shalat qabliyah subuh dilakukan setelah adzan subuh.

      Dan jelas, ini adalah pemahaman yang tidak benar saudariku. Karena shalat fajar itu sendiri adalah sholat subuh, shalat sunah rawatib sebelum Subuh inilah yang disebut shalat sunah Fajar dan dinamakan juga shalat sunah Subuh atau sunah dua rakaat Fajar (rak’ataa al-fajr).

      Sebagaimana Artikel di atas :

      USHOLLI.. SUNNATAS – SHUBHI RAK’ATAINl “QABLIYYATAN” LILLAAHI-TA’AALA..

      Artinya : {” Saya niat sholat sunnah sebelum Subuh dua raka’at, karena Allah Ta’ala.. “}

      Semoga Allah SWT menjadikan saudari Hamba Yang Taqwa. Aamiin !

  33. assalamualaikum,
    mau tanya, apakah sholat sunnah qabliyah di lakukan setelah adzan subuh berkumandang atau sesaat setelah adzan, misalkan terlambat bangun tidur. hukumnya apa?
    terima kasih.

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya saudaraku, perihal Sholat Sunnah Qabliyah subuh ini memang dilakukan setelah setelah adzan dan sebelum iqamah waktu subuh (jika saudara sedang berjamaah di masjid atau musholla), misalkan saudara mau melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid, dan pada waktu itu Muadzin sudah mengumandangkan Adzan dan muadzin belum iqamah, maka saudara di persilahkan untuk melakukan sholat sunnah qabliyah subuh tersebut. Namun apabila muadzin sudah iqamah maka saudara tidak usah melakukan sholat sunnah Qabliyah tersebut. Karena bagaimanapun Sholat wajib subuh secara berjamaah itu lebih baik dan lebih di utamakan.

      Beda lagi kasusnya apabila saudara melakukan sholat sendirian, misalkan saudara terlambat bangun tidur namun itu masuk pada waktu subuh (Waktu shalat Shubuh adalah mulai terbit fajar (shodiq) selama matahari belum terbit) maka sebelum saudara melaksanakan sholat subuh saudara bisa melakukan sholat sunnah Qabliyah ini, artinya Sholat sunnah Qabliyah ini di lakukan sebelum saudara melakasanakan sholat subuh…!

      Demikian jawaban kami, semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk kepada saudara untuk menjadi hamba yang Taqwa. Aamiin !

  34. Assalamualaikum..
    maaf mau tanya, sholat sunnah qabliyah yg 4 raka’at itu, 1 kali salam atau 2 kali salam ?
    terimakasih

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih saudara fiqri atas pertanyaannya, mengerjakan shalat 4 rakaat di sini yakni saudara bisa dengan 2 rakaat kemudian salam dan 2 rakaat kemudian salam (dua kali salam). Karena hal tersebut berdasarkan riwayat hadits, berikut ini :

      {“Shalat sunnah pada malam dan siang hari adalah dengan 2 rakaat salam dan 2 rakaat salam “} (HR. An Nasai dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dhoif Sunan Ibnu Majah menshohihkan hadits ini).

      Semoga saudara Fiqri digolongkan Hamba Yang TAQWA oleh Allah SWT. Aamiin !

  35. Assalamualaikum wrwb
    Apa niatx sholat sunnah tahiatul masjid?? Tks.

    • Team MutiaraPublic

      Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya saudaraku, berikut ini niat untuk sholat sunnah tahiyatul masjid :


      Ushollii Sunnata Tahiyyatul Masjidi Rak’ataini Mustaqbilall Qiblati Adaa-an Lillaahi ta’aalaa

      Artinya :
      {” Saya berniat sholat sunnah tahiyatul masjid dua raka’at menghadap qiblat karena Allah Ta’ala “}

      Saudara juga bisa membaca artikel berikut ini perihal (KLIK INI) >> Niat Sholat Sunnah Tahiyatul Masjid Beserta Artinya

      Semoga bermanfaat, dan semoga saudara selalu mendapat limpahan Rahmat dari Allah SWT. Aamiiin !

  36. Asalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh ..mau tanya ni ustadz sebelumnya tentang niat sholat sunnah kobliah dan bakdiah maupun semisalnya , adakah dalil ‘nya atau tuntunan yang sesuai sunnah ..mohon percerahan ‘nya untuk meluruskan ..jazakallahu khoiron akh

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      TerimaKasih saudaraku atas pertanyaannya, Baginda Rasulullah SAW bersabda : {” Allah SWT pasti membangun sebuah istana di surga bagi orang yang shalat sunnah tulus karena Allah-sebanyak dua belas rakaat setiap hari. (HR. Muslim & At-Tirmidzi).

      Aisyah rodhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan bahwa Baginda Rasulullah bersabda : {” Sholat dua rakaat sebelum subuh (Qabliyah Subuh), itu lebih baik daripada dunia dan segala isinya. (HR. Muslim).

      Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata : “Aku shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dua rakaat sebelum Dzuhur (Qabliyah Dzuhur) dan dua rakaat setelah Dzuhur (Ba’diyah Dzuhur).” (H.R. Bukhari dan Muslim)

      Demikan sebagian dari Dalil perihal sholat sunnah Qabliyah dan Ba’diyah saudaraku, Semoga bermanfaat dan semoga saudara selalu diberikan petunjuk serta di golongkan menjadi Hamba Yang TAQWA oleh Allah SWT. Aamiin !

  37. AhmadFirmansyah

    Alhamdulillah. saya telah dapatkan yang Baik, Detail, dan Jelas dari Blog ini. Untuk Doa-Doanya dan ilmunya saya Berterimakasih.

    • Team MutiaraPublic

      Barakallahu Fiq… Terimakasih atas komentarnya saudaraku Ahmad Firmansyah, Semoga saudara beserta keluarga Selalu dalam lindungan Allah SWT. Aaamiiin !

  38. Assalamualaikum. saya mau tanya. dalam mengerjakan solat sunat apa boleh kita hanya membaca surat alfatihah sajah tnpa surat pendek dn takbirotul ikhrom

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Tidak Apa-apa saudaraku Ahmad dalam melaksanakan sholat sunnah boleh saudara membaca Alfatihah saja, sholat sunnah saudara tetap syah. Yang terpenting fokuslah pada Allah (Khusu’). Semoga saudara selalu dalam limpahan Rahmat Allah SWT. Aamiin !

  39. bolehkah melaksanakan rawatib qabliyah kira2 jam setengah 12 siang?

    • Team MutiaraPublic

      Assalamu’alaikum Wr. Wb.

      Saudaraku Arief yang dirahmati Allah SWT… Sholat Sunnah Rawatib Qabliyah ini dilaksanakan sebelum kita hendak melaksanakan sholat Fardhu saudaraku, misalkan saudara hendak sholat Dzuhur pada siang hari, maka sebelum saudara hendak mengerjakan sholat Fardu Dzuhur tersebut saudara di perkenankan untuk melaksanakan sholat sunnah rawatib/ Qabliyah Dzuhur baru selanjutnya mengerjakan sholat Dzuhur.

      Apabila setengah 12 siang tersebut sudah masuk ba’da dzuhur maka sebelum melaksanakan Sholat Dzuhur saudara di sunnahkan melakukan sholat Rawatib Qabliyah Dzuhur tersebut.

      Terimakasih, Semoga Saudara Arief selalu dalam Lindungan Allah SWT. Aamiin !

  40. Alfian Siddiq

    Assalamu’alaikum akhi, sesudah dan sebelum sholat sunah apakah harus berdo’a atau tidak …

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumussalam Wr. Wb.

      Lebih baik saudara berdoa sehabis sholat baik sholat Fardhu ataupun sholat Sunnah, sebagaimana Firman Allah SWT :

      “Berdoalah kamu kepadaku,niscaya kuperkenankan permintaan kamu itu” (AL-mu’min : 60).

      Berdoalah dengan penuh Khusu’ saudaraku, terimakasih atas pertanyaannya, semoga saudara selalu dalam limpahan Rahmat Allah SWT. Aamiin !

  41. assalamualaikum wr.wb , terimakasih admin ini postingan yg sangat membantu, smoga ilmu ini bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang orang disekitar. ?

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas komentar dan doanya saudara, Semoga saudara Alfian Wahyu selalu dalam Lindungan Allah SWT. Aamiiin Ya Rabb !

  42. Maaf ustadz saya mau tanya pada saat sholat sunah 2 rakaat setelah sujud dirakaat pertama kita membaca atahyatul… Dulu baru berdiri lagi atau setelah sujud dirakaat pertama langsung berdiri lagi mohon penjelasan nya masih belajar..
    Terima kasih

    • Team MutiaraPublic

      Assalamu’alaikum Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya Ukhti Isna yang di Rahmati Allah SWT. Pada raka’at pertama ukhti isna langsung berdiri lagi dan baru di roka’at kedua membaca tahiyat saudaraku.

      Semoga Ukhti beserta keluarga selalu dalam petunjuk dan lindungan Allah SWT. Aaamiiiin !

  43. pendamba syurgaNya

    Assalamualaikum
    Boleh diperjelaskan kpd saya, bagaimana untuk melakukan solat sunnah zohor qabliyyah 4 rakaat…adakah dengan 2 kali salam atau boleh dilakukan dgn sekali salam sahaja?

    Terima kasih dan moga kalian di rahmati Allah SWT sentiasa.Allahumma amiiin

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya saudara yang di Rahmati Allah SWT, dalam sholat sunnah Qobliyah Dzuhur itu hanya terdapat 2 Raka’at saja saudaraku, dalam artian ketika melaksanakannya yakni sebelum sholat dzuhur 2 Raka’at dan sesudah sholat Dzuhur 2 Raka’at.

      Semoga Allah Selalu memberikan petunjuk dan limpahan Rahmat kepada saudara beserta keluarga. Aaamiiiin Ya Rabb..!

  44. Assalamualaikum
    cerita pnjang dlu ustad
    beberapa hri yng lalu,pas prjlnan sholat magrib dimasjid trdekat.
    kbetulan stelah wudhu ada yng bru mulai brjamaah dan bacaannya dikeraskan.krna g tau sy ikut brjamaah.trnyata mreka sholat 2rakaat,syapun mnambah 1 rakaat lgi.
    krna sy g yakin,akhirnya pindah masjid dan sholat sndri.
    prtanyaannya: manakah sholat saya yng sah,wktu ikut berjamaah ato sndiri?
    : apa sholat sunnah rawatib Ba’diyah brjamaah bacaan hrus dkeraskan..

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih saudaraku atas pertanyaannya, Shalat yang saudara kerjakan semuanya SAH. Artinya Jika imam shalat sunnah misalnya, lalu datang orang lain ikut shalat menjadi makmum dengan niat shalat maghrib (niat sholat lain/ misalnya jika si makmum melakukan jama’ ta’khir), maka sholatnya tetap sah saudaraku.

      Atau misalnya imam sudah menyelesaikan shalat fardhu, lalu ia shalat lagi menjadi imam dengan niat shalat sunnah sedangkan makmum berniat shalat fardhu, hukumnya juga demikian (tetap sah). Sebagaimana dilakukan oleh Muadz bin Jabal. Ia pernah shalat bersama Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dengan niat shalat fardhu. Kemudian ia pulang kepada kaumnya, lalu mengimami mereka shalat fardhu, sedangkan Muadz meniatkannya sebagai shalat sunnah. Atau juga misalnya si imam berniat shalat wajib, sedangkan makmum berniat shalat sunnah, ini juga tidak mengapa/ Tetap Sah saudaraku.

      Imam Syafi’i rahimahullah juga berkata, sebagai berikut :

      “Jika imam melaksanakan shalat sunnah, lalu datang seseorang bermakmum di belakangnya pada saat itu, maka boleh ia berniat dengan niatan ia sendiri yaitu niatan shalat fardhu. Makmum tersebut mendapatkan niat shalat fardhu. Sebagaimana juga ketika imam melaksanakan shalat fardhu, lalu makmum berniat shalat sunnah, maka makmum diperbolehkan seperti itu. Tidaklah bermasalah adanya perbedaan niat kala itu. Begitu pula ketika seseorang mendapati imam melaksanakan shalat ‘Ashar, namun ia ada udzur luput dari shalat Zhuhur, maka ia boleh berniat shalat Zhuhur di belakang imam yang melaksanakan shalat ‘Ashar kemudian setelah itu ia melaksanakan shalat ‘Ashar. ” (Al Umm, 1: 201)

      Semoga Allah SWT. Selalu memberikan petunjuk kepada saudara dan seluaruh Muslim Lainnya. Aammiiiiin !

      • Assalamualaikum wr.wb
        Ikut nanya nih saudariku
        Solat sunah bakdiyah ini dilakukan sesudah dzikir atau setelah solat fardhu langsung melaksanakan?? Dan kalo setelah solat fardhu
        Selesai langsung melakukan solat sunah ttp tidak melakukan dzikir bagaimana ??
        Mohon penjelasanny baru belajar,, sekian terimakasih

        • Team MutiaraPublic

          Waalaikumsalam Wr. Wb.

          Boleh saudara melakukan dzikir dahulu atau langsung melaksanakan sholat sunnah Bakdiyah tersebut, semuanya tetap sah dan mendapat pahala, InshaAllah..!
          Perihal selesai sholat sunnah tidak melakukan dzikir juga tidaklah berdosa saudaraku, akan tetapi lebih baik dirikanlah dzikir disetiap waktu saudaraku, karena dzikir merupakan amalah sunnah yang manfaatnya sangat luar biasa.

          {“Setiap sesuatu itu ada Pembersihnya, ada Sikatnya, dan juga ada Pengkilapnya….
          Pembersih hati yang kotor,
          Sikat Hati yang Ternoda,
          dan Pengkilap Hati yang Berdosa. Adalah dengan DZIKRULLAH (Dzikir kepada Allah) “}

          Semoga Allah SWT selalu memberikan Ampunan kepada Kita semua. Aamiiin Ya Rabb !

  45. Assalamualaikum
    Kalo sholat sunnah apa bacannya hanya sampai tahiyat awal ?

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Boleh saudara Rifqi membaca hanya sampai tahiyat awal atau pada sampai tahiyat akhir, sholat saudara tetap sah !

      Terimakasih semoga Allah Selalu melimpahkan rahmat kepada saudara Rifqi beserta keluarga. Aamiiin !

  46. Susie Putri Inma

    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Saya mau tanya kalo solat sunnah rawatibnya zhuhur cuma sesudah atau sebelumnya aja boleh gak?
    Trus kalo solat sunnah apa iftitahnya harus sama kaya solat fardu atau gimana?

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaan Saudari, Boleh saudari melaksanakan sesudah atau hanya sebelum, hal tersebut hanya bersifat sunnah jadi tidak berdosa apabila saudari mengerjakan salah satu sunnah rawatib dzuhur tersebut, tetapi lebih baik lagi mengerjakan keduanya (sholat sunnah sebelum dan sesudah pada waktu dzuhur) Yang terpenting ikhlas karena Allah SWT, dan fokus dalam menggapai kekhusu’an.

      Iftitah hanyalah bersifat sunnah, jadi boleh saudari membaca iftitah dan boleh tidak, perihal bacaan sunnah sama halnya seperti sholat fardhu.

      Semoga saudari Susie Putri Inma beserta keluarga selalu dalam lindungan Allah. Aamiiiin !

  47. Assalamualaikum wr,wb soadraku,aku mau bertanya soal bacaan sholat sunat,apa kah sesudah baca alfatihah kita baca surat pendek apa bisa langsung ruku tnpa baca surat pendek, dan apakah kita wajib baca Allah huakbar Kabiro dan seterusnya,apa kita langsung baca alfatihah,,
    Mohon penjelasan nya soadraku,terimakasih,

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya saudaraku, Tidak mengapa dalam sholat sunnah tersebut saudara hanya membaca Al-fatihah saja (tanpa membaca surah pendek), hal tersebut tetap sah saudaraku. dan,

      Perihal bacaan kabirau/iftitah saudara juga boleh langsung Al-fatihah (tanpa bacaan kabirau/iftitah, karena hal tersebut bersifat sunnah saudaraku, artinya sholat sunnah rawatib saudara tetap sah.

      Semoga Saudara selalu dalam petunjuk Allah SWT. Aamiiiin !

  48. yohan andrini

    Terima kasih untuk semua penjelasan serta tanya jawab dari pak ustad serta teman2 muslimin dan musliman semoga menjadi pengetahuan buat saya tentang pelaksanaan sholat sunah rawatib dan ibadah2 sholat lainnya. Semoga kita semua selalu dalam pertolongan Allah SWT amien Yra

    • Team MutiaraPublic

      Subhanallah walhamdulillah… kami berterimakasih banyak atas komentar dan doanya, semoga saudara/i beserta keluarga selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiiiin ! 🙂

  49. Ibrahim Priadna Edon

    Assalamualaikum. Apakah boleh jika saya melakukan shlat qabliyah zuhur atau subuh dirumah padahal shalat fardhunya (dimasjid) sudah selesai/lewat? (Keadaan sya blum shalat fardhu)

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Boleh saudaraku melaksanakan sholat sunnah qabliyahnya di rumah dan sholat fardhuhnya di masjid. Selagi saudara belum melaksanakan sholat fardhu maka diperbolehkan melakukan sholat sunnah qabliyah dulu.

      Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmatNya kepada saudara Ibrahim Priadna Edon beserta keluarga. Aammiiiiin !

  50. Assalamu alaikum wr wb. Sy mau bertanya apakah menyaringkan bacaan termasuk dalam pelaksanaan shalat sunnah rawatib?

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      perihal pelaksanaan sholat sunnah rawatib tersebut sebaiknya bacaannya bersifar sir saudaraku, Walaupun Permasalahan jahar (menyaringkan) dan siri (memelankan) bacaan dalam sholat bukan persoalan fardhu atau sunnah yang diharuskan untuk sujud sahwi saat menyalahinya. Akan tetapi Menurut sebagian besar para ulama sepakat bahwa untuk sholat sunnah rawatib tersebut sebaiknya bacaannya di pelankan bersifat sir.

      Semoga Saudara Fadly Asmawi selalu dilimpahkan Rahmat Oleh Allah SWT. Aamiiin !

  51. Assalamu alaikum wr wb. Saya mau bertanya, Shalat Sunnah Qabliyah kan dilakukan sebelum Shalat Fardhu, akan tetapi disaat kita sudah sampai Masjid Shalat berjamaah sudah dimulai. pertanyaan saya apakah boleh melaksanakan shalat Sunnah Qabliyah setelah Shalat Fardhu? dan apakah ada hadits nya?

    Terima kasih sebelum nya

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb. Saudaraku Faisal yang di muliakan Allah SWT.

      Perihal pertanyaan saudaraku tersebut sebagaimana pendapat Ulama dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah :

      Apabila seseorang mengakhir-kan shalat sunnah Qabliyah hingga selesai shalat Fardhu karena udzur, maka tidak mengapa baginya untuk menunaikannya setelah melaksakan shalat Fardhu dan shalat sunnahnya tersebut Sah. Namun Apabila hal tersebut bukan karena udzur (alasan yang dibenarkan syariat) maka shalat sunnah tersebut insyaallah tidak diterima.

      Udzur misalkan : waktu yang disediakan untuk shalat hanya cukup untuk berwudhu’ saja dan langsung melaksanakan shalat fardhu, hal ini merupakan udzur. dan boleh mengqadha’ (yakni melaksanakan) shalat sunnah rawatib qabliyah setelah shalat fardhu. Atau sekiranya apabila kita ketika mengerjakan sholat sunat qobliyah tersebut maka akan ketinggalan sholat Fardhu berjamaah (sudah takbirotul ihrom imamnya) berdasarkan hadits nabi ;

      إِذَا أُقِيمَتِ الصَّلَاةُ فَلَا صَلَاةَ إِلَّا الْمَكْتُوبَةُ

      “Jika sholat sudah dikerjakan, maka tidak ada sholat selain sholat fardhu”. ( Shohih Bukhori, no.710 )

      Akan tetapi apabila keadaannya demikian, maka sebaiknya saran dari kami adalah hendaknya mendahulukan shalat rawatib ba’diyah terlebih dahulu lalu kemudian melaksanakan sunnah rawatib qabliyah.

      Semoga Bermanfaat dan semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk kepada Kita semua. Aamiiiiin..!

  52. dedy supiyansyah

    Assalamualaikum wr wb. mau tanya ustad? Apakah sholat sunnah itu di kerjakan secara berjamaah atau sediri sendiri sholat sunnah yg mna aj di kerjakan secara berjama’ah maklum baru belajar sholat yg benar. terima kasih salamualaikum wr wb

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih Atas pertanyaan Saudaraku Dedy Supiyansyah Yang Semoga Allah SWT selalu melimpahkan RahmatNya. Perihal sholat Sunnah Rawatib ini dikerjakan Sendirian (Munfarid)/ / Tidak Berjamaah. seperti juga sholat sunnah Tahiyatul Masjid dikerjakan Sendirian.

      -Adapun Sholat Sunnah Yang dikerjakan Berjamaah Seperti Shalat Idain (Shalat Idul Fitri dan Idul Adha),

      – Adapun Shalat Sunah yang diutamakan dikerjakan dengan berjamaah atau boleh dikerjakan munfarid (Sendirian) Seperti Shalat Tarawih, Shalat Istisqa’, Shalat Kusuf (Gerhana Matahari), dan Khusuf (gerhana Bulan), Shalat Witir, Dan Untuk Shalat Dhuha, Shalat Tahajud, Sholat Hajat, dll. diutamakan sendirian, namun boleh juga dilakukan berjamaah.

      Semoga saudara selalu dalam petunuk Allah SWT. Aamiiiin….

  53. Assalamyalaikum Wr.Wb
    saya mau tanya, urutan pelaksanaan shalat Sunnah sebelum Shalat Fardhu yang mana terlebih dahulu dikerjakan :
    Sunnah Tahiyatul Masjid, Sunnah Wudhu atau Sunnah Qabliyah terlebih dahulu…

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya saudara Anton Yang Semoga Allah SWT selalu melimpahkan Rahmat Kepada Saudara, Perihal pertanyaan tersebut saudara bisa melaksanakan sholat sunnah tahiyatul masjid terlebih dahulu baru dilanjutkan dengan sholat sunnah Qabliyah. Atau Saudara bisa melakukan sholat sunnah Wudhu kemudian dilanjutkan Sholat Sunnah Qabliyah.

      Dan perihal antara Sholat sunnah Tahiyatul Masjid dengan Sholat sunnah Wudhu’ apabila berada dimasjid maka saudara bisa mengerjakan salah satu dari sholat sunnah tersebut saja, karena hal itu sudah mewakili salah satunya. Dan apabila saudara mengambil wudhu’ dirumah kemudian dilanjutkan dengan sholat sunnah wudhu’ lalu berangkat ke masjid melaksanakan sholat sunnah tahiyatul masjid dan di lanjutkan dengan sholat sunnah Qabliyah tersebut hal itu maka lebih baik lagi.

      Semoga Saudara Anton beserta keluarga selalu dalam bimbingan Allah SWT. Aamiiin !

  54. Assalamu alaikum wr. Wb

    Maaf mau tanya ustadz,sholat fardhu azhar sdh selsai dimesjid dan saya ingin melaksanakan sholat fardhu azhar tetapi sebelum sholat fardu azhar saya sholat qabliyah terlebih dahulu,tetapi ada yg blng klo sholat qabliyahnya tdk sah krna sdh lewat iqamah di mesjid,pa itu betul ustadz

    Dan apakah seorang wanita yg sholat dirumah tdk bisa sholat qabliya krna sdh lewat adzan dan iqamah

    Mohon penjelasannya ustadz,krna ingin mendalami agama

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Saudari Raesita Yang Dimuliakan Allah SWT, Shalat Sunnah Qabliyah ini adalah shalat sunnah yang mengiringi shalat Fardhu/ wajib. Adapun Maksud dari Batasan sebelum Iqamat dalam shalat sunnah Qabliyah tersebut, Apabila kita sedang melaksanakan sholat Fardhu berjamaah (di masjid, di mushallah, dan tempat ibadah ilainnya), pada saat itu iqamah sedang dikumandangkan maka hal itu tidak dianjurkan untuk melakukan sholat Qabliyahnya, dan kita wajib ikut shalat berjamaah tersebut, dalam artian apabila kita tetap melaksanakan sholat sunnah Qabliyah otomatis kita akan tertinggal sholat fardhu Berjamaahnya (sholat wajibnya akan tertinggal),. Nah… itulah maksud dari batasan sebelum iqamat tersebut. Hal ini bertujuan untuk lebih mengutamakan sholat fardhu berjamaahnya.

      Akan tetapi beda lagi apabila saudari ingin sholat sendirian, atau sholat fardhu berjamaah di masjid atau mushallah sudah selesai maka otomatis saudari shalat sendirian sebagaimana yang saudari paparkan tersebut, hal itu sangat dibolehkan atau disunnahkan untuk sholat sunnah Qabliyah terlebih dahulu. baru dilanjutkan shalat Fardhu

      Misalkan kita sholat di rumah atau di masjid sholat sendirian (tidak sedang berjamaah), maka kita boleh atau disunnahkan melakukan sholat sunnah qabliyah dulu baru dilanjutkan sholat fardhu, artinya shalat sunnah Qabliyah di bolehkan selama kita belum melaksanakan sholat fardu tersebut dan batasannya sampai sebelum kita melaksanakan sholat wajib/ sholat fardhu tersebut.

      Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat kepada saudari, Aamiin !

  55. Abdurrahman Halim

    Apakah sholat rawatib boleh kita membaca Alfatihah saja pada rakaat pertama dan kedua,dan boleh kita membaca tahyat pertama saja lalu salam.mohon penjelasan?

    • Team MutiaraPublic

      Assalamu’alaikum Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaannya saudaraku, Tidak mengapa dalam sholat sunnah tersebut saudara Abdurrahman Halim hanya membaca Al-fatihah saja (tanpa membaca surah pendek), hal tersebut/ sholat saudara tetap sah. Dan, begitu juga pada pembacaan tahiyat tersebut. Yang terpenting dalam sholat usahakan untuk selalu fokus pada Allah (Khusu’). Semoga saudara selalu dalam limpahan Rahmat Allah SWT. Aamiin !

  56. Wa Ode Sitti Febriani D.A,.

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Ustadz, bisa ndak sholat sunnah rawatib muakad dan sunnah rawatib ghairu muakad dijalankan bersamaan. Bagaimana mekanismenya? Mohon penjelasannya Ustadz.. Terimakasih..

    • Team MutiaraPublic

      Wa’alaikumSalam Wr. Wb.

      Boleh Saudari Menggabungkan antara sholat Sunnah Rawatib Muakad dan Sholat Sunnah Rawatib Ghairu Muakad. Dengan Format atau mekanisme berikut ini :

      Dzuhur
      2 Raka’at Qabliyah (Sebelum)
      2 Raka’at Ba’diyah (Sesudah)

      Ashar
      2/ 4 Raka’at Qabliyah (Sebelum)

      Maghrib
      2 Raka’at Qabliyah (Sebelum)
      2 Raka’at Ba’diyah (Sesudah)

      Isya’
      2 Raka’at Qabliyah (Sebelum)
      2 Raka’at Ba’diyah (Sesudah)

      Subuh
      2/ 4 Raka’at Qabliyah (Sebelum)

      Semoga Saudari Wa Ode Sitti Febriani D.A,. Dijadikan Golongan Hamba Yang Taqwa Oleh Allah SWT. Aamiiin Allahumma Aamiiiiiin !

  57. Assalammualaikum…
    ..maaf saya masih kurang faham tentang pelaksanaan sholat sunnah ini,,maaf lagi saya baru belajar tentang sholat sunnah,,bisa kah saudaraku menjelaskannya secara rinci biar saya gampang mengertinya saudaraku

    Mohon bimbingan agar saya bisa melaksanakan sholat sunnah…

    Terima kasih

    • Team MutiaraPublic

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Terimakasih atas pertanyaan Saudara Ipal, Perihal pelaksanaan Sholat Sunnah Rawatib ini Cara mengerjakan sholat sunnah rawatib ini sama seperti mengerjakan sholat fardhu lima waktu atau sebagaimana sholat pada umumnya, baik itu berupa syarat sholat, rukun sholat, sunnah, maupun hal – hal yang dapat membatalkan sholat, hanya niatnya saja yang berbeda pada masing – masing shalat tersebut sebagaimana niat yang sudah kami tulis dalam artikel di atas tersebut.

      Dalam pengerjaan shalat sunnah rawatib ini dilaksanakan beriringan dengan shalat fardhu, maka dari itu shalat sunnah rawatib harus dikerjakan dalam waktu shalat fardhu yang di iringinya.

      Seperti misalnya atau Contoh : adalah shalat sunnah rawatib qabliyah dzuhur, di kerjakan apabila telah memasuki waktu dzuhur yakni sebelum melaksanakan shalat zuhur (kita sholat Sunnah Qabliyah Dzuhur). Dan perihal Sholat sunnah rawatib ba’diyah Dzuhur tersebut dilaksanakan setelah kita selesai melaksanakan shalat Dzuhur dan batasan waktunya adalah sebelum masuk waktu shalat ashar, dan begitu juga seterusnya dengan Shalat sunnah rawatib yang lainnya dikerjakan apabila telah masuk waktu shalat atau sebelum habis waktu shalat fardhu masing – masing.

      Semoga saudara Ipal selalu dalam petunjuk Allah SWT. Aamiiiin !

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.