Hanya Kepadamu Aku keluhkan Ini Ya Rob !
Hanya Kepadamu Aku keluhkan Ini Ya Rob !

Hanya Kepadamu Aku keluhkan Ini Ya Rob !

MutiaraPublic.com – “Lantaran mereka telah memperdayaiku, maka kepada Engkau Wahai Yang Maha Perkasa, tolonglah hambamu. Karena mereka membodohiku, maka kepada Engkau Wahai Yang Maha Bijaksana, bimbinglah hambamu. Karena mereka melemahkanku, maka kepada Engkau Wahai Yang Maha Kuasa, kuatkanlah diriku. Karena mereka menipuku, maka kepada Engkau Wahai Yang Maha Pemberi Petunjuk, terangilah hatiku. Sesungguhnya sebaik-baik penolong adalah Engkau Ya Rob. Sesungguhnya Engkau merupakan kawan yang dekat dalam diriku.”

Aku keluhkan ini kepada-Mu, ya Rob. Aku keluhkan kebodohan-kebodohanku sendiri. Engkau telah berjanji dengan janji-janji yang pasti, Namun sayang aku justru lebih sering memercayai janji-janji manusia yang mereka sendiri tak percaya dengan janjinya tersebut. Bahkan merekapun tak percaya telah pernah mengucapkannya karena janji itu memang keluar begitu saja. Tanpa dipikir, tanpa dihayati, tanpa dimengerti, tanpa disadari tanggung-jawabnya kepada-Mu ya Rob. Tetapi ya Rob, alangkah sering lupa hati ini.

Ya Allah yang Maha Agung, ada gelombang manusia yang datang berbondong-bondong. Di tangan mereka ada impian-impian yang dijejalkan. Akan tetapi mereka malah mempergunakan nama-Mu, ya Allah, tetapi tanpa mengingat-Mu. Mereka berbicara kepada kami seolah-olah merekalah yang berkuasa dan mereka pula yang menentukan hidup dan juga zaman ini, meraka juga dapat membalik keadaan dalam waktu sekejap saja dan mampu membuat setiap manusia meraih surganya di dunia, subhanallah… Mereka bahkan telah “melebihi-Mu”,

Ya Allah. Engkau ajarkan, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah apa-apa yang ada pada suatu kaum sehingga (mereka) mengubah apa-apa yang ada pada jiwa mereka”, sementara orang-orang itu mengajarkan kepada kami bahwa hidup akan dengan sendirinya berubah apabila mereka berkuasa. Padahal, mereka sendiri tak kuasa mengubah kehidupan dirinya.

Akan tetapi, alangkah sering hati ini lupa terhadap kebesaranmu ya Allah. Hati ini mudah goyah oleh janji-janji yang diucapkan tanpa mengingat tanggung-jawab kepada-Mu. Hati ini sering lalai bahwa hidup ini seharusnya diperjuangkan, hanya karena mabuk oleh impian tentang hidup yang berubah tanpa adanya usaha.

Astaghfirullahal ‘adzim….
Alangkah rakus hati ini. Dan alangkah tercengang jiwa ini kepada mereka-mereka yang telah mempergunakan nama-Mu untuk merebut amanah demi dunia yang hanya sesaat ini.

Ya Allah, tiada Tuhan selain Engkau dan Engkaulah tempat keadilan yang sejati, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menzalimi diri sendiri. Kukeluhkan ini kepada-Mu, ya Allah, sungguh jiwaku yang mudah tergesa-gesa oleh gemerlapnya perhiasan dunia.

Kukeluhkan kepada-Mu, ya Allah, hatiku yang mudah terpedaya oleh apa-apa yang tampaknya menjadi kekuatan yang sangat nyata. Kami ajak manusia kepada-Mu, tetapi pada saat bersamaan kami sering lupa bahwa Engkaulah yang telah memberi kekuatan.

Jiwa kami ini, ya Allah, alangkah sering lalai bahwa Engkau telah kuatkan kami di saat jumlah kami masih sedikit. Akan tetapi begitu jumlah kami telah bertambah, kami lupa pada jiwa. Kami lupa pada kuasa-Mu.

Ya Allah, sungguh kami adalah termasuk orang-orang yang zalim dan teperdaya oleh orang-orang yang zalim. Sungguh kami adalah termasuk orang-orang yang bodoh dan terperangkap oleh ucapan orang-orang yang membodohi kami. Maka kepada-Mu, ya Allah Ya Rob, kami memohon kekuatan, kesadaran dan kebangkitan. Kepada-Mu ya Allah Ya Rob, kami memohon taubat dan kejayaan hidup di dunia hingga akhirat nanti.

Amin.. Ya Rabbal ‘Alamin…!

 
Oleh : Ustad Ahmad Hasan
Redaktur :  Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – “Lantaran mereka telah memperdayaiku, maka kepada Engkau Wahai Yang Maha Perkasa, tolonglah hambamu. Karena mereka membodohiku, maka kepada Engkau Wahai Yang Maha Bijaksana, bimbinglah hambamu. Karena mereka melemahkanku, maka kepada Engkau Wahai Yang Maha Kuasa, kuatkanlah diriku. Karena mereka menipuku, maka kepada Engkau Wahai Yang Maha Pemberi Petunjuk, terangilah hatiku. Sesungguhnya sebaik-baik penolong …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.