Khutbah Jumat Singkat - Memanfaatkan Umur Yang Singkat Ini
Khutbah Jumat Singkat - Memanfaatkan Umur Yang Singkat Ini

Khutbah Jumat Singkat: Memanfaatkan Umur Yang Singkat Ini

Khutbah Jumat I

Khutbah Jumat - MutiaraPublic 1

Jamaah Sidang Jumat, Rahimakumullah…!

MutiaraPublic.com – Puji syukur kehadirat Allah Azza wa Jalla Pada ke-sempatan yang penuh dengan kemuliaan ini kembali Allah Azza wa Jalla mempertemukan dan mengumpulkan kita semua di satu tempat yang penuh dengan kemuliaan ini. Bukan karena disebab-kan oleh dunia yang telah mengumpulkan kita disini. Bukan pula di-sebabkan oleh senasab atau bukan karena sebab suatu keturunan sehingga kita bisa bertemu dan ber-kumpul di tempat yang sangat penuh rahmat dan barokah ini. Akan Tetapi, kita bertemu dan berkumpul di sini karena semata-mata ingin mencari dan mendapat-kan ridho dari Allah Azza wa Jalla dan semata-mata untuk merealisasi-kan perintah Allah Yang Maha Esa.

Jamaah Sidang Jumat, Rahimakumullah…!

Tema kali ini adalah memanfaatkan Umur…, Umur/ Usia yang diberikan oleh Allah Azza wa Jalla kepada manusia, ternyata pada suatu saat kelak di akhirat, sungguh akan diminta-kan pertanggung-jawaban oleh Allah Azza wa Jalla Sebagaimana dalam riwayat hadits yang shohih, Bahwa-sanya Baginda Rasul Muhammad SAW bersabda ;

«لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ»

{” Tidak akan ber-geser 2 telapak kaki se-orang hamba (kelak) pada hari kiamat hingga ia di-tanya (diminta pertanggung-jawaban oleh Allah) tentang umur-nya kemana di-habiskan-nya (umur tersebut), Menganai ilmu-nya bagaimana dia telah mengamalkan-nya, Mengenai harta-nya ; dari-mana ia memperoleh-nya dan ke mana ia membelanjakan-nya, serta Mengenai tubuh-nya untuk apa di-gunakan-nya “} (H.R. At-Tirmidzi).

Jamaah Sidang Jumat, Rahimakumullah…!

Kesempatan Umur yang Allah Azza wa Jalla limpah-kan kepada manusia ini ternyata kelak akan dipertanya-kan oleh Allah Azza wa Jalla. Bahkan Allah Azza wa Jalla di dalam Q.S. Faathir telah menceritakan perihal orang-orang kafir yang kemudian oleh Allah SWT di masuk-kan ke dalam Neraka Jahanam dan Allah Azza wa Jalla pun dengan kesempatan umur/ usia yang diberikan kepada hamba-hambanya. Pada ayat ke 36 Q.S. Faathir Allah Azza wa Jalla berfirman yang artinya :

{” Dan orang-orang kafir bagi merekalah Neraka Jahanam. Mereka tidak dibinasa-kan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringan-kan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir “} (Q.S.: Faathir [36]).

Dan Pada ayat ke 37 Allah Azza wa Jalla melanjut-kan :

{” Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : ”Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan” “}  (Q.S.: Faathir [37]).

Selanjutnya, Allah Azza wa Jalla Membantah Mereka (orang-orang kafir):

{” Dan apakah Kami tidak memanjang-kan umur-mu dalam masa yang cukup untuk ber-fikir bagi orang yang mau ber-fikir, dan (apakah tidak) datang ke-pada kamu pemberi peringatan ??? maka rasakanlah (adzab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang dzhalim seorang penolong-pun “}

Jamaah Sidang Jumat, Rahimakumullah…!

Kesempatan umur/ usia yang Allah Azza wa Jalla berikan kepada manusia ternyata suatu saat akan di-pertanyakan. Umur umat Baginda Rasul Muhammad SAW yang apabila di-banding-kan dengan umur/ usia umat-umat Nabi terdahulu, Maka umur kita yakni umat Baginda Rasul Muhammad SAW ini akan relatif lebih singkat. Sebagaimana yang telah di-jelaskan dalam riwayat hadits berikut :

{” Umur umat-ku (Muhammad SAW) yakni antara 60 sampai 70 tahun. Sedikit dari mereka yang melebihi itu “} (HR. Ibnu Majah, Imam at-Turmudzy, Hakim, dan Ibnu Hibban)

Umur/ usia 60 atau 70 tahun ini jika kita bandingkan dengan umur/ usia umat-umat terdahulu seperti Umat nabi Nuh, maka umat Rasulullah ini sangat-lah pendek. Sebagaimana yang di jelaskan dalam surah Al-‘Ankabut :

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا

{” Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun… “} (Q.S.: Al-‘Ankabut [14])

Berdasarkan pengertian Surah di atas bisa disimpulkan bahwasanya usia umat Nabi Nuh itu rata-rata adalah 950 tahun. 950 tahun jika kita bandingkan dengan 60 atau 70 tahun umat Baginda Rasulullah SAW, maka sungguh sangat-lah jauh sekali, alias pendek umur umat sekarang ini. Akan tetapi, Allah Maha Kasih Sayang dan Maha Pemurah terhadap umat Rasulullah SAW ini, meskipun dihitung dari segi usia/ umur sangat jauh, namun, jika pada hakikatnya kita sebagai Umat Rasulullah SAW ini betul-betul memanfaatkan secara maksimal akan kesempatan yang Allah Azza wa Jalla berikan ini, maka umur/ usia ini akan mampu melebihi 1000 tahun dari sisi hakikat atau segi kualitasnya.

Jamaah Sidang Jumat, Rahimakumullah…!

Seperti Misal ; di bulan Suci Ramadhan. Allah Azza wa Jalla di dalam surah Al-Qadr, dimana disitu dijelaskan bahwa Allah Azza wa Jalla memberikan satu malam yang keutamaannya lebih baik dari-pada 1000 bulan (Malam Lailatul Qadar). atau kurang lebih setara dengan 83 tahun + 4 bulan. Nah.. Bagi Kita yang telah melewatkan Malam itu yakni yang mengisi-nya dengan berbagai amalan yang diridhoi oleh Allah Azza wa Jalla. Maka Anggap saja 1 malam = 1000 bulan atau 1 malam = 83 tahun 4 bulan. Kalau dua kali atau selama 2 Tahun pasca Ramadhan saja kita melewatkannya, maka sudah 160 tahun lebih. Kalau mislkan 20 tahun kita melewatkannya, dengan Ramadhan tersebut kita manfaatkan kesempatan dengan ibadah yang Allah Ridhoi maka seolah-olah hakikatnya jika dihitung yakni >> 20 x 83 = 1660 lebih. Artinya apabila dalam 20 tahun saja kita melewati Malam 1000 Bulan ini dan kita betul-betul manfaatkannya dengan ibadah yang baik kepada Allah SWT, maka seolah-olah sejatinya umur/ usia kita itu sudah melebihi 1000 tahun.

Oleh karena itu mulai dari sekarang, mulai dari detik ini, marilah kita memanfaatkan umur yang Allah Azza wa Jalla berikan kepada kita ini dengan semaksimal mungkin beribada kepada-Nya.

Meskipun Umur yang Allah Azza wa Jalla berikan kepada kita yakni umat Muhammad SAW ini sangatlah pendek bila dibandingkan dengan umat terdahulu. Akan tetapi, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan kepada kita kemuliaan yang sangat banyak, kemuliaan yang melimpah luah, yang insyaallah dengan kemuliaan tersebut pahala yang kita dapat pun akan terus mengalir. Semoga Allah Meridhoi amal baik kita. Aamiin !

Khutbah Jumat - MutiaraPublic 1b

Khutbah Jumat II

Khutbah Jumat - MutiaraPublic 2a

Khutbah Jumat - MutiaraPublic 2b

 

 

 

Oleh : Ustadz. Jauhari
Redaktur : Babur Rahmah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.