Khutbah Jumat, Delapan Sebab Sebab Keberkahan
Delapan Sebab Sebab Keberkahan

Khutbah Jumat, Delapan Sebab Sebab Keberkahan

Khutbah I

Khutbah Jumat - MutiaraPublic 1

Ma’asrol Muslimin Sidang Jumat Yang Dirahmati Allah SWT.

MutiaraPublic.com – Pada khutbah jumat kali ini, dan pada masa sekarang ini, Allah SWT membukakan untuk manusia berbagai kemajuan, berbagai kelebihan yang belum pernah tercatat dikebanyakan umat yang telah berlalu. Kemajuan dalam banyak sisi kehidupan, apakah itu didalam rumah tinggal, atau kemudahan didalam melakukan perjalanan, didalam perkembangan tekhnologi, dan selainnya dari berbagai kemajuan yang telah kita saksikan dan kita rasakan.

Namun, kalau kita mundur dan melihat kepada sejarah, ternyata kita menemukan bahwa manusia yang hidup dimasa ini, kebanyakan dari mereka tidaklah lebih tenang dari banyak umat yang telah lalu (umat terdahulu). Tidak pula lebih sejuk, lebih menikmati hidupnya dari sekian umat yang telah berlalu itu, padahal fasilitas dan kelebihan banyak ditengah kita.

Hal ini semuanya kita harus melihat kepada sebab, yang menyebabkan fasilitas yang sedemikian banyak menjadi hal yang kurang berarti, hal yang kurang membawa ketenangan dan kebahagiaan untuk banyak manusia dimasa ini. itu semuanya adalah pembahasan yang berkaitan dengan keberkahan Allah SWT.

Ma’asrol Muslimin Sidang Jumat Yang Dirahmati Allah SWT.

Sesungguhnya, sesuatu yang diberkahi walau itu hanya sedikit, maka yang sedikit itu akan menjadi banyak dan tercukupi bahkan lebih. Tapi hal yang tidak deberkahi walaupun itu banyak, tetapi tidak memberikan keberkahan dan ketenangan bagi orang yang mendapatkannya. Dan berkah itu sendiri adalah ketetapan kebaikan ilahi pada sesuatu. Dan berkah itu pula kadang bermakna tambahan dan diperluaskan kebaikan pada sesuatu. Jadi keberkahan adalah kebaikan yang kadang ditetapkannya sesuatu itu, dan kadang diluaskannya, dilapangkannya kebaikan didalam sesuatu tersebut. Itulah keberkahan dan ini adalah suatu hal yang kita saksikan dikehidupan manusia.

Diantara manusia yang bergelimang dengan harta, tetapi seakan-akan semua hartanya tidak mencukupinya, ia tidak mendapatkan kebahagiaan didalamnya, apalagi mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. Dan diantara manusia, ada yang diukuran kebanyakan orangnya adalah orang yang kekurangan, sedikit penghasilannya tapi ia tidak pernah berkeluh kesah kepada manusia, seakan-akan yang sedikit itu mencukupi segala keperluannya didalam kehidupannya. Maka dari itu inilah perbedaan didalam berkah tersebut, yang Allah SWT berikan kepada seorang hamba.

Keberkahan adalah sesuatu yang dituntut untuk dicari, karena Allah SWT telah mengungkit nikmat keberkahan ini kepada para Nabi dan para Rasul, dan Allah SWT menyebutkan didalam beberapa ayat, permohonan para Nabi dan para Rasul diberikan keberkahan dan juga diterangkan dan dimaklumi sebagaimana dari sifat syari’at Islam yang penuh dengan keberkahan.

Ma’asrol Muslimin Sidang Jumat Yang Dirahmati Allah SWT.

Dari banyak sisi, terkadang umat ini melakukan sebuah amalan itu lebih baik dan berlipat-lipat ganda dari umat yang telah lalu (terdahulu) didalam amalannya. Diantara satu contoh misalnya ; Apabila diantara umat ini ada yang sakit atau melakukan perjalanan, dan biasanya dia melakukan amalan sholeh. Maka amalan sholehnya ini sepanjang ia terhalang oleh udzur perjalanannya dan udzur sakit, maka amalan sholehnya itu akan tetap tercatat untuknya.

Sebagaimana Hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari ; {” Apabila seorang hamba itu sakit atau melakukan sebuah perjalanan, maka akan ditulis untuknya pahala yang biasa dia lakukan pada saat muqim serta dalam keadaan sehat “} (Shahih Bukhari)

Maka dari itu Keberkahan itu adalah suatu hal yang dituntut untuk dicari, karena itu didalm Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW di jelaskan berbagai sebab yang dengannya seorang hamba mendapat keberkahan dari sisi Allah SWT. Diantara sebab keberkahan tersebut adalah :

Yang Pertama, Dari Sebab Keberkahan.

Memperbaiki tauhid,  meneguhkan keimanan, dan berkomitmen terhadap keimanan tersebut kepada Allah SWT. Keimanan terkandung didalamnya makna tauhid, bahkan bisa dibilang keimanan itu seluruhnya adalah tauhid.

Yang Kedua, Dari Sebab Keberkahan.

Beramal dengan sunnah dan tuntunan Rasulullah SAW, seperti disebutkan juga keberkahan bagi orang yang memasuki rumahnya dengan membaca doa, orang yang makan dan minum dengan membaca doa atau basmalah, orang yang menerapkan sunnah-sunnah lainnya. Maka Rasulullah SAW sebutkan mereka akan diberkahi dalam hal tersebut. Dan masih banyak lagi sisi-sisi penerapan sunnah Rasulullah SAW yang dapat kita pelajari.

Yang Ketiga, Dari Sebab Keberkahan.

Menuntut Ilmu Agama, seperti Allah SWT yang menyebutkan sifat Nabi Isa AS didalam firmannya yang artinya, {” Nabi Isa berkata aku dijadikan oleh Allah SWT orang yang berkah, (dikarenakan kebaikan ilmu) dimanapun aku berada “}. dan juga seperti para alim ulama dengan ilmu dakwahnya yang senantiasa mengajak amal baik dengan penuh keberkahannya dari Allah SWT. Maka sungguh ilmu agama termasuk keberkahan yang sangat besar bagi seorang hamba didalam segala sisi kehidupannya.

Yang Keempat, Dari Sebab Keberkahan.

Mengambil harta didalam sumber yang Halal. Seperti yang di jelaskan oleh Baginda Rasulullah SAW bahwasanya ; {” Siapa yang mengambil harta dengan haknya (yaitu dengan cara yang benar dan Halal), maka akan diberi keberkahan padanya. Dan, siapa saja yang mengambil harta yang bukan haknya, maka perumpamaan seperti orang yang makan, namun tidak kenyang-kenyang “} (Bukhari dan Muslim).

Yang Kelima, Dari Sebab Keberkahan.

Berlaku Jujur, didalam bertransaksi seperti didalam menjual, didalam membeli, didalam berserikat, maupun didalam hal lainnya. Sebab Rasulullah SAW bersabda ; {” (bagi mereka) penjual dan pembeli boleh memilih ( yakni untuk membatalkan transaksi atau meneruskan transaksinya) selama penjual dan pembeli tersebut belum berpisah. Jika mereka (keduanya) itu jujur dan keduanya itu menjelaskan apa adanya (transparan), maka niscaya keduanya itu akan diberkahi dalam jual belinya. Sebaliknya, Jika keduanya itu menyembunyikan dan berdusta, maka sesunggunya akan dihapus keberkahan itu dari keduanya tersebut “} (Bukhari dan Muslim).

Yang Keenam, Dari Sebab Keberkahan.

Ridho terhadap apa yang Allah SWT berikan untuknya. sebagaimana dalam hadits, Rasulullah SAW bersada yang artinya ; {” Sesungguhnya Allah SWT menguji pada setiap hamba-Nya dengan apa (rizqi) yang di berikan kepadanya. Barang siapa yang ridho terhadap pembagian yang Allah SWT berikan untuknya, maka Allah akan memberkahinya dan akan melapangkan pemberian tersebut (rizki). Dan bagi siapa yang tidak ridho, maka Allah SWT tidak akan memberkahinya “} (Riwayat Imam Ahmad dan Al-Albany).

Yang Ketujuh, Dari Sebab Keberkahan.

Menyambung tali silaturahmi. sebagaimana dalam hadits, Rasulullah SAW bersada yang artinya ; {” Barangsiapa yang ingin dilapangkan (diluaskan) rezekinya serta dipanjangkan umurnya, maka hendaknya ia menyambung silaturahminya “} (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits tersebut bagaimana kita perhatikan bahwasanya umur diberkahi dan rizki dilapangkan (diluaskan), karena ia menyambung silaturahmi.

Yang Kedelapan, Dari Sebab Keberkahan.

Melakukan Istikharah pada segala perkara yang ingin dia lakukan atau kerjakan. sebagaimana Nabi yang telah mengajarkan sholat istikharah itu dan diantara kandungan dari doa dan manfaatnya, ketika seorang hamba memohon apabila memang perkara baik untuknya maka ia berkata “mudahkanlah hal tersebut untukku serta berkahilah hal tersebut untukku”.

 

Itulah sebab sebab keberkahan yang telah diterangkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW. Semoga Allah SWT, selalu membukakan hati kita semuanya dengan penuh keimanan dan ketaqwaan, dengan amalan-amalan sholih demi mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Sehingga datang dan turun keberkahan itu untuk kita semua.

Khutbah Jumat - MutiaraPublic 1b

Khutbah II

Khutbah Jumat - MutiaraPublic 2a

Khutbah Jumat - MutiaraPublic 2b

Baca juga ini : Khutbah Jumat, Enam Pilar Menegakkan Ibadah

 

 

 

Oleh : Ustad Dzulqornain
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.