ilustrasi : Khutbah, Gerhana Matahari dan Bulan
ilustrasi : Khutbah, Gerhana Matahari dan Bulan

Khutbah Gerhana Matahari dan Bulan, Terbaru !

Lafadz Khutbah Gerhana Matahari dan Bulan

Jamaah Yang Di Rahmati Allah SWT,

Marilah kita sama-sama meningkatkan keimanan dan keqakwaan kita Kepada Allah SWT. dengan sebenar-benar taqwa, yaitu Istiqomah dalam mengerjakan segala perintah-NYA. Dengan demikian, mudah-mudahan kita akan menjadi ummat  yang unggul dan terbaik  serta mendapatkan keridha’an dari  Allah SWT. di dunia dan di akhirat kelak.

Jamaah Yang Di Rahmati Allah SWT,

Allah SWT. berfirman dalam surah Al-Imran ayat 190-191 :

{“ Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal, yaitu orang-orang yang senantiasa mengingat Allah dalam keadaan berdiri, duduk, dan berbaring, dan memikirkan penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau ciptakan semua ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari siksa api neraka” “} (QS. Ali Imran:190-191)

Hanya ulil albaab (orang-orang yang berfikir dengan iman) yang mau merenungi makna gerhana dan mengambil hikmahnya. Gerhana kadang tampak menakutkan. Ssecara perlahan matahari menjadi gelap sebagian, lalu selama beberapa saat matahari pada fase gelap total, dan kemudian secara perlahan kembali pada wujudnya yang cemerlang. Seolah-olah matahari “dimakan” sesuatu yang luar biasa. Saat siang sinar matahari tiba-tiba gelap. Muncullah berbagai mitos di berbagai kalangan masyarakat. Sebagai masyarakat ada yang percaya dengan mitos bahwa saat gerhana matahari dimakan raksasa sehingga orang-orang memukul berbagai benda untuk mengusir raksasa itu. Dan itu dianggap berhasil ketika matahari kembali benderang.

Sebagaian masyakarat percaya juga dengan mitos yang mengaitkan gerhana dengan pertanda buruk tertentu.Pada zaman RASULULLAH SAW, mitos itu pun terekam di dalam beberapa hadist. Saat putra RASULULLAH SAW, Ibrahim, wafat terjadi gerhana sebagian di wilayah Madinah. Orang-orang ada yang mengaitkan kematian Ibrahim dengan kejadian gerhana. Namun RASULULLAH SAW membantahnya dan mengajarkan nilai-nilai tauhid untuk menyikapinya. Kalaupun ada ketakutan yang muncul, takutlah kepada Allah SWT YANG MENCIPTAKAN gerhana, bukan takut kepada gerhananya atau mitos-mitos yang tak jelas logikanya.

Di dalam hadist Abu Burdah dari Abu Musa Radhiyallahu ‘anhu, dikisahkan peristiwa gerhana di Madina:

Ketika terjadi gerhana matahari, NABI SAW, langsung berdiri terkejut dengan merasa ketakutan kiamat akan datang. Beliau pergi ke masjid dan melakukan sholat yang panjang berdiri, ruku’, dan beliau sujud. Setelah itu NABI S.A.W  bersabda ,

{“ Sesungguhnya Matahari dan Bulan adalah Tanda-tanda kebesaran Allah, dimana keduanya tidak akan terjadi gerhana disebabkan karena kematian atau kelahiran seseorang. Apabila kalian melihat sesuatu dari gerhana tersebut, maka takutlah dan bersegeralah berdo’a kepada Allah memohon ampunan-Nya, bertakbirlah dan dirikanlah sholat dan bersedekahlah. “} (Muttafaq ‘alaihi)

Jamaah Yang Di Rahmati Allah SWT,

Ya, gerhana hanyalah salah satu tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Dengan sains, kita bisa lebih banyak mempelajari ayat-ayat-NYA di Alam ini. Gerhana memberi banyak bukti bahwa Alam ini ada yang mengaturnya. Allah SWT yang mengatur peredaran benda-benda langit  sedemikian teraturnya sehingga keteraturan tersebut bisa diformulasikan untuk prakiraan. Allah SWT berfirman:

{“ Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang “} (QS. Ibrahim : 33)

Matahari dan bulan pada orbitnya masing-masing, bagaimana bisa menyebabkan gerhana? Pada awalnya orang-orang menganggap bumi itu diam, bulan dan matahari mengitari bumi dalam konsep geosentris. Kemudian berkembang pemahaman matahari yang diam sebagai pusat alam semesta, benda-benda langit yang mengitarinya, dalam konsep heliosentris. Bulan dan Matahari juga di anggap punya cahayanya masing-masing. Tatapi AL-QURAN memberi isyarat, bahwa walau terlihat sama bercahaya, sesungguhnya bulan dan matahari  berbeda bersifat cahayanya dan gerakannya. Allah SWT berfirman:

{” Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui “} (QS Yunus: 5).

Ayat ini bukan hanya mengungkapkan perbedaan sifat cahaya matahri dan bulan, tetapi juga perbedaan geraknya. Perbedaan orbitlah yang menyebabkan matahari tampak tidak berubah bentuknya, sedangkan bulan berubah-ubah bentuknya sebga perwujudan perubahan tempat kedudukannya (manzilah-manzilah) dalam sistem bumi-bulan-matahari. Kini sains bisa mengungkapkan sifat gerak dan sumber cahaya bulan dan matahari.

Gerak harian matahari dan bulan, terbit di timur dan terbenam di barat, hanya merupakan gerak semu. Karena sesengguhnya bumilah yang bergerak. Bumi berputar pada porosnya sekali dalam sehari sehingga siang dan malam silih berganti dan benda-benda langit pun tampak terbit dan terbenam, seperti halnya mataharidan bulan. Sesungguhnya gerak yang terjadi bukan hanya bumi yang putar pada porosnya, tetapi juga matahari dan bulan beredar pada orbitnya. Bulan mengorbit bumi, sementara bumi mengorbit matahari, dan matahri pun tidak diam, tetapi bergerak juga mengorbit pusat galaksi. Cahaya matahari berasal dari rekasi nuklir di intinya, sedangkana bulan berasal dari pantulan cahaya matahari. Efek gabungan sudut datang cahaya matahari dan sudut tampak dari permukaan bumi menyebabkan bulan tidak selalu tampak bulat, tetapi beraubah-ubah dari bentuk sabit ke purnama yang bulat, dan kembali lagi ke sabit tipis seperti pelepah kering. Allah SWT berfirman berfirman :

{“ Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan,dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya. ”} (QS Yaasiin: 37-40)

Walau tampak matahari dan bulan berjalan pada jalur yang sama, tidak mungkin keduanaya bertabrakan atau saling mendekat secara fisik, karena orbitnya memang berbeda. Perjumpaan bulan dan matahari saat gerhana matahari hanyalah ketampakannya, Dan pada saat gerhana bulan, bulan dan matahari berada pada posisi yang bersebrangan sehingga cahaya matahari yang mestinya mengenai bulan, terhalang oleh bumi. Bulan purnama menjadi gelap karena bayangan bumi.

Jamaah Yang Di Rahmati Allah SWT,

Sains menjelaskan fenomena yang sesungguhnya. Sains menghilangkan mitos dan meneguhkan keyakinan akan kekuasaan Allah SWT. Gerhana tersebut kita ambil hikmahnya, bahwa Allah SWT menunjukkan kebesaran-NYA dan kekuasaan-NYA dengan fenomena itu. Keteraturan yang luar biasa yang Allah SWT ciptakan memungkinkan manusia menghitung peredaran matahari untuk digunakan dalam perhitungan waktu dan digunakan untuk memperkirakan gerhana. Mari kita buktikan bahwa sains telah memprediksi gerhana pagi ini. Ketika kita menyaksikan prakiraan sains, bukan kebangaan intelektual yang kita tunjukkan malainkan ungkapan:

Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau ciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau (dari segala kekurangan), maka (ampunilah segala kesalahan kesalahan penjelahan intelektual kami ) dan peliharalah kami dari siksa api neraka.

 

Khutbah Jumat - MutiaraPublic 1b


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.