Wahai Calon Suamiku, Belahan Jiwaku, Temukan Aku !
Wahai Calon Suamiku, Belahan Jiwaku, Temukan Aku ! (muslimah-id.com).jpg

Wahai Calon Suamiku, Belahan Jiwaku, Temukan Aku !

Bismillahirrahmanirrahim…

Untuk Calon Suami Dunia Akhiratku !
Wahai calon sang pemilik tulang rusukku, aku akan lekas hadir dalam dinginnya suasana malam dengan hangatan jiwa, kutunggu sampai Ijab telah terucap dari lisanmu…
Diriku akan selalu menjaga dalam harum merebak di dalam jiwaku, dan menunggu sampai engkau menahkodai bahtera mahligai kita…
Aku akan selalu berhijab dengan sempurna dan dengan tak selalu mengikuti arah arus angin yang berhembus…
Wahai calon imam dalam sholatku, diri ini akan terus hadir dalam sebuah cintamu kepada Allah, dengan tangkas aku akan menghamparkan sajadah ini sebagai alas dari sujudmu, dan dengan kehadiranku sebagai makmum insya Allah, akan selalu menyempurnakan ibadah dan sholat kita….
Deru do’amu pun akan selalu teriring amiin dari lisanku…
Dalam heningnya malam pada bulir airmata ini, tak henti-hentinya kuteteskan bak bercahayakan munajat do’a…
Wahai calon pemilik tangan yang gagah yang akan menolongku ketika aku terjatuh dan terpuruk…
Lindungi aku ketika dalam masa perjalanan hidup kita, ketika pula engkau merasa terluka kan ku balut dengan cinta serta jiwa yang merona ini, agar menyembuhkan segala rasa perih dalam jiwamu…
Wahai calon pengusap airmata, sangat sungguh engkau takkan sanggup serta rela jikalau calon bidadarimu ini menangis, maka usaplah lembut pipi kemerah-merahanku ini supaya tak lagi menangis, dan juga akan kuhaluskan telapak kakimu dengan mengusap dan mencucinya ketika engkau sudah pulang dari berjihad dalam mencari nafkah…
Wahai calon ayah dari mujahis dan mujahidah kita, diriku sebagai madrasah utama dalam sumber ilmu dari anak-anak kita, kan ku tanamkan benih-benih ilmu agama supaya mujahis dan mujahidah kita takut serta patuh akan pada Rabbnya, menghormati orang-orang yang lebih tua, santun pada kedua orang tuanya, akhlakul karimah yang baik, kan kusisipkan di dalam  jiwa perilakunya semenjak mereka kecil…
Wahai calon nahkodaku yang akan membawa keluarga ini ke Syurga-Nya, marilah kita selalu menghiasi rumah kita dengan cahaya-cahaya iman.
Aku yang dalam diam sengaja tak selalu menaampilkan diri, supaya engkau betul-betul menemukanku di dalam cahaya sujudmu…
Aku yang tak banyak bicara sebab diriku sangat takut ketika aku lagi menyapa, engkau akan terpesona pada apa yang ku ucap itu.
Aku yang menunduk malu sekan tersipu, tak pernah berai menatap mata binar yang engkau miliki, sebab aku takut semuanya dapat memudarkan imanku…
Wahai calon imam, temukan aku dalam sujudku…
Aku menunggu lisan Ijab darimu…

 

Dari : Rita Susilowati
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Bismillahirrahmanirrahim… Untuk Calon Suami Dunia Akhiratku ! Wahai calon sang pemilik tulang rusukku, aku akan lekas hadir dalam dinginnya suasana malam dengan hangatan jiwa, kutunggu sampai Ijab telah terucap dari lisanmu… Diriku akan selalu menjaga dalam harum merebak di dalam jiwaku, dan menunggu sampai engkau menahkodai bahtera mahligai kita… Aku akan selalu berhijab dengan sempurna …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.