Suatu Masa Yang Rodanya Dapat Menggilas Keimanan Kita
Suatu Masa Yang Rodanya Dapat Menggilas Keimanan Kita

Suatu Masa Yang Rodanya Dapat Menggilas Keimanan Kita

MutiaraPublic.com – Wahai saudaraku seiman dan setaqwa, sungguh aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan kita. Keyakinan hanya tinggal pemikiran belaka yang tidak berbekas dalam perbuatan -perbuatan semata.

Ada yang punya ilmu namun tidak paham arti makna, ada yang paham ilmu malah enggan (tidak) mengamalkannya !
Ada yang sangat pintar namun ahli dalam membodohi ummatnya, ada yang bodoh malah sok pintar saja !
Ada yang beragama namun tidak berakhlaq mulia, ada yang berakhlaq malah tidak bertuhankan Esa !
Ada orang baik namun tidak berakal, ada orang berakal malah tidak beriman dan tidak tawakal.
Ada yang berlisan bijak dengan ucapan mapan tapi sayang tidak memberikan teladan !
Ada juga para penzina yang tampil sebagai figur panutan, sungguh tak karu-karuan !
Ada yang berlisan fasih tapi berhati lalai, ada juga yang khusyu` malah sibuk dalam kesendirian.
Ada juga yang ahli ibadah tapi mewarisi kesombong seperti para antek syaitan !
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat, ada yang banyak menangis karena kufur akan nikmat !
Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat-ngumpat, malah ada yang berhati tulus tapi wajahnya selalu cemberut !

Wahai saudaraku seiman dan setaqwa, Berjanjilah pada diri sendiri jika kita tak akan lakukan kerugian yang didasari atas sikap, sifat, dan perbuatan kita ini, yang tentunya dapat menggilas keimanan kita. !

Mudah-mudahan dengan merenungkan tulisan diatas, kita dapat memperbaiki perilaku akhlak kita menjadi lebih mulia. Amin ya Rabbal’alamin !

 

Oleh : Q-Banat
Redaktur : Zainul Hakim
Dipublikasi : MutiaraPublic.blogspot.com


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – Wahai saudaraku seiman dan setaqwa, sungguh aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan kita. Keyakinan hanya tinggal pemikiran belaka yang tidak berbekas dalam perbuatan -perbuatan semata. Ada yang punya ilmu namun tidak paham arti makna, ada yang paham ilmu malah enggan (tidak) mengamalkannya ! Ada yang sangat pintar namun ahli …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.