Potret Kehidupan
Potret Kehidupan

Potret Kehidupan

MutiaraPublic.com Wahai saudara/i ku yang di rahmati Allah SWT, Sungguh begitu besar keagungan Allah SWT. Sungguh betapa indahnya semua ciptaan Allah SWT. Semua ciptaan-Nya patutlah kita syukuri, maka berhargalah hidup ini dengan mensyukuri nikmat dari-Nya. Meski kehidupan ini penuh dengan lika liku, meski kehidupan ini tidak semenarik apa yang kita harapkan, Namun percayalah, bahwa Dia Sang Maha Pengasih dan Penyayang, bahwa sesungguhnya Dia memberikan yang terbaik buat kita, dan Dialah Allah SWT yang akan selalu berada di samping kita, didekat kita, dan mengarahkan kita untuk kembali kejalan-Nya.

Wahai saudara-i ku yang dirahmati Allah SWT, berbagai potret kehidupan serta aktivitas kegiatan orang-orang disekitar kita begitu na’as dan tragis. Bagaimana tidak, realitanya di kehidupan sehari-hari ini orang-orang kaya makan di restaurant mewah, tidur dikasur yang empuk dengan selimutan kain-kain sutra, tinggal di rumah mewah dan megah, dan terlindungi dari terik panas dan hujan. Sedangkan mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan, jangan kan makan di restoran makan di rumah/ tempat tinggalnya saja mereka pas-pasan, bahkan mereka memakan makanan sisa dari orang-orang, baik itu dijalanan, tong sampah, dan yang paling tragis untuk tidur pun mereka numpang, numpang di jalanan karena mereka tidak punya tempat tinggal untuk berlindung dari panas dan hujan.

Kita tidak tahu rencana tuhan itu apa dan seperti apa ? Kita hanya tahu bagaimana mencari sesuap nasi untuk keluarga kita, keseharian kita. Mengapa di dunia ini harus ada garis pembeda ? Mengapa tidak disamakan saja, supaya hidup mereka semua senang, bahagia, makmur, dan sejahtera ? sehingga tidak akan ada lagi kesengsaraan dan penderitaan.

Wahai saudara-i ku, ketahuilah bahwa Allah SWT tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan umat nya. Dimana ada kesulitan disitu pasti ada jalan dari kesulitan itu melalui jalan dan Cara Allah SWT . Berdoa-lah dalam keadaan senang, sedih, kaya, miskin, sehat ataupun sakit dengan tanpa mengabaikan ikhtiar.

Sebagaimana Allah SWT berfirman :

{” Katakanlah: Sesungguhnya Robb-ku (Allah SWT) melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi ( siapa yang dikehendaki-Nya ), dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah SWT akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya “} (Qs. Saba’ : [39])

Allah SWT juga berfirman:

{” Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya kami menciptkan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?? Maka Maha Tinggi Allah SWT, Raja yang sebenarnya , tidak ada ilah ( yang berhak disembah)kecuali Dia, Rabb (yang mempunyai) Arsy yang mulia “} (QS. Al-Mu’minun: 115-116)

 

 

 

Oleh : Ika Aminatuz Zuhro
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.