Menjadi Wanita Sholehah
Menjadi Wanita Sholehah

Kata Bijak : Menjadi Wanita Sholehah

MutiaraPublic.com Untuk setiap muslimah yang rela Allah SWT sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai utusan-Nya.

Untuk setiap wanita yang selalu sabar dalam menghadapi cobaan, meniti jalan-nya yang lurus dan membawa risalah kebenaran.

Untuk setiap wanita pendidik atau guru yang berjuang menegakkan risalah kebenaran, yang tidak kenal lelah dalam perjuangannya.

Untuk setiap Ibu yang mendidik anak-anaknya dengan penuh kesabaran, ketaqwaan, dan membesarkan mereka dengan sunnah Nabi dengan penuh kasih sayang, menanamkan kepada mereka benih cinta terhadap budi pekerti yang luhur dan akhlak yang baik.

Ahlan wasahlan (Selamat Datang), Saudariku !

Selamat datang saudariku……. yang mendirikan sholat, menunaikan zakat dan berpuasa di bulan ramadhan dengan patuh dan penuh konsentrasi.

Selamat datang saudariku……. yang memakai hijab karena rasa malu dan untuk menjaga kehormatan serta keteguhan hati.

Sebagai seorang wanita, saya selalu bertanya-tanya pada diri sendiri; Apakah kebahagiaan itu ada pada harta… ? Apakah kebahagiaan itu ada pada pangkat… ? Jawabannya bermacam-macam… Namun, mari kita coba melihat kebahagiaan wanita berikut ini.

Seorang suami bertengkar hebat dengan istrinya, lalu sang suami berkata, {” Sungguh aku akan melaknat dan mencelakakanmu ! “}. Sang isteri berkata dengan tenang, {” Engkau tidak akan mampu “}. Si suami berkata lagi, {” Mengapa tidak ! “}. Sang isteri menjawab, {” Jika kebahagiaan berada dalam harta, maka engkau bisa mencegahnya dariku. Jika kebahagiaan berada dalam perhiasan, maka engkau bisa menahannya agar tidak sampai kepadaku. Sunggguh… kebahagiaan itu bukan pada apapun yang engkau miliki, atau yang dimiliki manusia manapun, tapi kebahagiaan itu aku temukan pada keimananku, yang bersemayam di dalam hati, dan hatiku tak ada yang menguasai kecuali Tuhanku, Allah SWT “}.

Inilah kebahagiaan sejati bagi seorang wanita, atau bagi siapa saja, yaitu kebahagiaan iman. Tidak ada orang yang hatinya, jiwanya dan pikirannya mengalir cinta kepada Allah SWT, karen yang memiliki kebahagiaan sejati adalah Dia Yang Maha Esa, maka memohonlah kebahagiaandarinya dengan ketaatan.

Satu-satunya kebahagiaan wanita adalah orang yang mengetahui agama yang benar, yaitu agama yang dianut oleh Rasulullah SAW. Wanita manapun yang mengetahui jalan ini, maka tidak akan jadi masalah baginya walaupun tidur dalam gubuk ber-bantal jerami, atau sekedar makan roti dan air putih, tapi ia menikmati kebahagiaan di dunia.

Adapun mereka yang menyimpang dari ajaran Rasulullah SAW, maka dia akan menjalani hari-harinya dengan kesedihan, harta akan menjadi beban, dan amal perbuatannya akan merugikan, dan akhirnya dia akan tercampakkan hina.

Ada dua hal cobaan yang pasti kita alami dalam hidup ini. Pertama, nikmat yang Allah SWT berikan harus kita syukuri. Kedua, Anugrah.

Ada kisah tentang Fatimah az-Zahra binti Rasulullah. Dia pernah kelaparan beberapa hari. Pada suatu hari Ali r.a. (suaminya) melihatnya pucat, kemudian Ali r.a. bertanya kepadanya ; Kenapa engkau Fatimah ?, Fatimah menjawab ; Sejak tiga hari yang lalu kita tidak mampu mempunyai makanan dirumah ! Ali berkata, lalu kenapa engkau tidak memberitahuku ? Ia menjawab, sesungguhnya ayahanda, Rasulullah SAW pernah berkata pada malam pernikahan kita, {” Wahai Fatimah, jika Ali datang kepadamu dengan membawa sesuatu, maka makanlah dan jika Ali tidak membawa apa-apa janganlah bertanya kepadanya “}.

Sungguh akhlak Fatimah itu menjadi potret ideal bagi para istri di dunia ini. Ironisnya, zaman sekarang banyak wanita yang kurang bersabar dalam menghadapi beratnya himpitan ekonomi suami, atau bahkan tidak sabar dalam menghadapi gaya hidup masa kini yang sudah terasuki oleh budaya konsumerisme, sehingga banyak istri menguras uang yang ada di kantong suami. Wahai saudariku, hidup ini singkat, jangan kau buat lebih singkat lagi dengan sesuatu yang sia-sia.

Jika hidupmu menderita, mohonlah pertolongan kepada Allah SWT dan jika hidupmu bahagia maka bersyukurlah kepada-Nya.

Wanita muslimah yang sholehah adalah yang baik perilakunya pada suami dan menaatinya dengan sepenuh hati, bukan setengah hati, tentunya setelah taat kepada Allah SWT. Sungguh Rasulullah SAW telah menyanjung kaum Hawa dan menjadikannya sebagai makhluk ideal yang harus dipilih oleh lelaki. Ketika Rasulullah SAW ditanya: {” Istri yang bagaimanakah yang paling baik ? “}. Lalu beliau menjawab: {” Istri yang menyenangkan suami ketika suami melihatnya, yang taat kepada perintah suami, yang tidak membantah, dan senantiasa membelanjakan harta suami untuk hal-hal yang baik “}.

Rasulullah SAW juga memberi kabar genbira, bahwa masuknya seorang wanita ke dalam surga tergantung ridha suaminya. Dari Ummi Salamah r.a. Rasulullah SAW bersabda: Siapapun wanita yang meninggal dunia dan suaminya meridhainya, maka ia masuk surga.

{“Dunia adalah harta kekayaan, dan sebaik-baiknya harta kekayaan dunia adalah wanita sholehah “}. (HR. Muslim)

Maka dari itu jadilah anda wanita sholehah niscaya engkau bahagia.

Semoga !

 

 

 

Oleh : Umariyah Ali Satiri Sufyan
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.