Gerbang Sastra

Air Mata Muslimah

Air Mata Muslimah

Perjalanan yang dilalui di dunia terkadang terasa sangat mengusik Pehiasan kalung-pun seperti menjelma menjadi tali yang mencekik Saat kau khilaf kau memekik karna bebanmu yang terlalu sakit Ya Robbii… mengapa jalan yang kau lalui terasa begitu Pelik..?   Tetapi kau tak memilih menyerah Dan kaupun tak ingin membilah amarah Wajahmu selalu terlihat cerah Meski tubuh dan batinmu dihinggapi rasa lelah Namun do’a yang senantiasa kau curah   Kala Air jernih tergenang dari balik kelopak matamu Tatapanmu begitu nanar seperti sedang menahan pilu Menopang dahaga cinta dalam kalbu yang terasa kering dan beku Namun kau senantiasa menggelar permadani ketegaranmu Sebagai tempat rebah kala dirimu rapuh tak menentu   Air matamu sungguh berarti dan penuh arti Tercucur sebab dosa yang menimbun hati Sebab kerinduan dan cintamu pada ilahi robbii Juga sebab rindumu ingin mencium aroma wangi surgawi.       Oleh : Hawadah Afiyah Redaktur : Aminatul Jannah Dipublikasikan : MutiaraPublic.com

Read More »

Sabar

Sabar - ilustrasi

Meski luka kian melebar Amarah mulai menggelegar Namun hanya sabar yang mampu menyelamatkan Hingga tak akan ada yang dapat disesalkan Sabar itu menyelamatkan Juga dapat memuliakan Mencegah diri dari hal-hal yang menyakitkan Sebelum berakhir dengan penyesalan Bersabarlah … Meski cobaan terus menerjang Meski gundah terus menyerang Yakinlah sabar akan membuatmu tenang Juga akan membuat perjuanganmu terkenang       Oleh ...

Read More »

Kau Sapa Aku Dengan Kasih-Mu

Kau Sapa Aku Dengan Kasih-Mu

Dengan menyebut namamu yang maha pengasih dan penyayang ! Ya Robb… Kusadari sewaktu hati ini menangis tersedu-sedu… Hanya Kau sajalah Yang Tahu… Kusadari ketika mereka meninggalkan Aku sendiri… Ketika Dunia pun tak lagi simpati… Hanya Kau yang masih tetap mendengar rintihanku… Dengan selimutan kasihmu… Kini kudapati Syahdu malam tak terasa sunyi… Ya Robb… Kusadari sewaktu aku mengalami kebuntuan… Kau berikan ...

Read More »

Untuk Si Penguasa Kompleks Parlemen

Untuk Si Penguasa Kompleks Parlemen

Sunguh lucu negeri ini… Lobi-lobi pun dipolitisasi… Kacau tak ubahnya seperti Nazi… Oleh para wakil rakyat yang mengaku sejati… Kami rakyat kecil hanya terpaku dan terpana… Menanti voting RUU Pilkada… Melihat keangkuhan politik belaka… Yang Hingga kini masih tak kunjung jua… Wahai wakil rakyat… Yang katanya merakyat… Jangan bikin kami muak… Kalo pada akhirnya politik pencitraan kalian terkuak…     ...

Read More »
IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.