Inilah Hikmah Melaksanakan Puasa Ramadhan
Inilah Hikmah Melaksanakan Puasa Ramadhan

Inilah Hikmah Melaksanakan Puasa Ramadhan

MutiaraPublic.com – Saudaraku yang dimuliakan Allah SWT, Hikmah melakasanan puasa Ramadhan ini tentunya sangat erat berkaitan dengan amalan-amalan puasa yang kita jalani sebagaimana pada puasa ramadhan ini bukan hanya sekedar menahan lapar saja (makan dan minum), Akan tetapi juga dituntun untuk menjalankan amalan-amalan ibadah-ibadah lainnya, seperti misalnya : bersedekah, Silaturahmi, Itikaf, serta Menghindari diri  dari berbagai perbuatan yang keji dan haram, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, supaya kita lebih termotivasi lagi dalam menyempurnakan ibadah puasa kita di bulan ramadhan tahun 2015 ini, MutiaraPublic akan menyajikan perihal beberapa Hikmah melaksanakan puasa Ramadhan sebagai berikut :

Melaksanakan Puasa Ramadhan Dapat Melatih Disiplin Waktu  

Saudaraku, Di bulan suci Ramadhan Allah SWT telah mengatur sedemikian rupa mengenai pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan ini, dalam artian Allah SWT telah melatih hamba-hambaNya untuk melakukan Disiplin dalam menggunakan waktu. Yakni misalnya ; Dalam waktu 1 bulan kita dilatih dalam berdisiplin diibaratkan layaknya prajurit tentara, pas waktu bangun kita bangun, pas waktu makan/ sahur kita sahur, pas waktu berbuka kita harus berbuka, pas waktu menahan (waktu berpuasa) kita sholat, tarawih, baca qur’an, iktikaf, dan lain-lainnya.

Hal ini kita lakukan sesuai pada waktunya, Sungguh hal ini juga merupakan suatu pelatihan disiplin waktu yang sangat baik bagi kita apabila kita betul-betul menerapkannya tidak hanya dibulan ramadhan saja, melainkan juga di luar bulan Ramadhan.

Melaksanakan Puasa Ramadhan Dapat  Melatih Keseimbangan Dalam Hidup

Saudaraku, Pada hakikatnya kita ini merupakan hamba Allah SWT yang diperintahkan untuk beribadah kepada-Nya. Akan tetapi sayang beribu saying, karena hanya dalih persoalan duniawi saja seperti misalnya “pekerjaan”, hawa nafsu dan lain-lain sebagainya, kita sering lalai bahkan melupakan kewajiban-kewajiban kita kepada Allah SWT.

Nah.., Pada bulan puasa Ramadhan ini kita dilatih untuk kembali merenungi, mengingat, mengamalkan/ melaksanakan seluruh kewajiban tersebut, serta pada bulan ramadhan ini kita juga di tuntut untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Sebagaimana biasanya Kita cenderung mementingkan urusan dunia dari pada urusan akhirat, maka dibulan Ramadhan ini kita berkesempatan untuk lebih kiat lagi dalam menyeimbangkannya. Artinya di bulan Ramadhan ini kita diajarkan hidup seimbang, yakni antara pekerjaan, dan Ibadah. Pekerjaan untuk kepentingan dunia dan Ibadah untuk kepentingan Akhirat.

Melaksanakan Puasa Ramadhan Dapat Mempererat Silaturahmi

Saudaraku, Banyak seklai kegiatan/ aktivitas di bulan puasa Ramadhan ini yang mampu mempererat hubungan silaturahmi kita, menjalin kebersamaan, dan kekeluargaan khususnya bagi sesama muslim. Contoh misalnya ; Kita memberikan ta’jil (buka puasa gratis) kepada orang-orang yang berpuasa, kepada tetangga, sanak saudara, dan orang yang berpuasa lainnya. Sholat berjamaah/ bersama-sama di masjid, tadarus bersama-sama, dll. Nah seluruh berbagai kegiatan/ aktivitas tersebut tentu akan semakin mempererat tali silaturahmi kita serta mempu mempererat persatuan bagi seluruh umat Islam.

Melaksanakan Puasa Ramadhan Dapat Miningkatkan Kepedulian Terhadap Sesama

Saudaraku, ketika kita berpuasa (menahan lapar + haus di siang hari) salah satu tujuan utamanya adalah supaya kita dapat belajar dan merasakan bagaimana penderitaan orang lain yang kurang beruntung, penderitaan fakir miskin, penderitaan anak yatim, orang yang hidup di pengungsian akibat bencana yang melanda, dan lain sebagainya.

Sungguh.., mereka semua kelaparan bahkan setiap hari mereka. Sehingga di bulan ramadhan kita berharap untuk lebih peduli lagi kepada mereka. Misalnya ; kita bisa memperbanyak sedekah kepada mereka dengan memberikan makan, memberikan pakaian, dan mengeluarkan zakat kepada mereka. Dan sebaiknya kepedulian ini juga kita amalkan dikemudian hari (tidak hanya pada bulan puasa Ramadhan saja).

Melaksanakan Puasa Ramadhan Dapat Memperbaiki Tujuan kita dalam Beribadah

Saudraku, segala sesuatu yang dilakukan pastinya memiliki tujuan, dan sebaik-baiknya tujuan adalah untuk kebaikan di masa yang akan datang atau masa depan. Oleh karena itu dengan tujuan untuk melatih diri kita supaya mampu menghindari dosa-dosa di luar bulan Ramadhan (dihari-hari lain selain Ramadhan).

Nah.., jika tujuan ini tercapai maka diibaratkan puasa kita berhasil. Namun, jika tujuan tersebut gagal maka diibaratkan puasa kita tidak berarti apa-apa. Jadi dalam artian kita terbiasa berorientasi pada tujuan utama dalam melaksanakan amal-amal ibadah tersebut. Maka dari itu kita harus bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya. Sehingga bisa terhindar dari perbuatan dosa di masa yang akan datang.

Mengajarkan Bahwa Setiap Perbuatan Kegiatan Positif Adalah Ibadah

Saudaraku, di bulan suci Ramadhan ini segala aktivitas/ kegiatan yang kita lakukan bisa bernilai ibadah asalkan kita meng-awalinya dengan niatan dan tujuan yang positif (niat baik). Di bulan Ramadhan ini kita diharapkan untuk lebih bersungguh-sungguh dalam melakukan ibadah kepada Allah SWT.

Setiap langkah kaki kita menuju ke masjid adalah ibadah, menolong orang lain adalah ibadah, bersikap adil pada manusia adalah ibadah, membuang duri di jalan adalah ibadah, dan lain-lainnya. Bahkan sampai tidurnya pun (orang berpuasa) adalah ibadah. Sungguh segala sesuatu yang bernilai baik dapat dijadikan ibadah, sehingga kita pun terbiasa hidup dalam ibadah.

Terhindar dari Perbuatan Yang Akan Menjerumuskan Pada Dosa

Saudaraku, ibadah puasa Ramadhan merupakan ibadah yang wajib kita jaga dengan sangat hati-hati. sebab dengan kesalahan kecil saja, maka akan membuat puasa kita menjadi batal dan sia-sia. Saudaraku, pada saat berpuasa itu kia tidak sekedar menahan lapar dan dahaga saja, Namun juga menahan hawa nafsu yang dapat mengumbar-umbar perilaku negatif, seperti misalnya ; gossip, berkata kotor, berdusta, dan lain-lainnya.

Nah.., Untuk menghindari hal semacam itu maka kita lakukan Dzikirullah (memperbanyak dzikir kepada Allah SWT) , serta kita juga bisa memperbanyak ibadah-ibadah di waktu senggang, seperti misalnya ; dengan cara menghafal surat-surat pendek, dengan membaca buku-buku islami, atau jika kita masih merasa khawatir tidak mampu menahan diri, maka yang harus dilakukan yakni dengan tidur karena seperti yang di tuliskan diatas bahwa tidurnya orang berpuasa itu akan bernilai ibadah, sehingga akan tetap terjaga dari puasa Ramadhan kita.

Melaksanakan Puasa Ramadhan Dapat Melatih Ketabahan

Saudaraku, dalam kehidupan ini pastinya selalu saja ada permasalahan-permasalahan baik itu yang berasal dari diri kita ataupun permasalahan yang dipicu oleh orang lain. Ketika kita sedang melaksanakan puasa, maka kita sejatinya belajar untuk menghadapi semua permasalahan tersebut dengan hati yang sabar dan dengan kepala dingin. Seperti missal ; ada orang yang men-fitnah kita, maka sebaiknya tanggapilah dengan hati yang sabar, karena jika kita “emosi” maka otomatis setan pun akan merasa senang dan akan memper-keruh keadaan dengan cara ia menghasut kesana-kemari. Nah.., oleh karena itulah kita harus bersikap sabar, Sebab kesabaran itu akan membuat para setan yang terkutuk akan frustasi dan akhirnya mereka pergi.

Puasa Dapat Melatih Diri Untuk Lebih Bersyukur atas Segala Nikmat-Nya

Saudaraku, ketika kita berpuasa, kita pastinya akan menahan lapar dan haus dahaga, akan tetapi persediaan konsumsi (makanan atau minuman) kita masih memenuhi/ cukup banyak. Kita bisa bayangkan dengan mereka yakni para fakir-miskin yang ada di sekitar kita??? Mereka menahan lapar dan haus dahaga karena memang mereka sama sekali tidak mempunyai sesuatu yang bisa dimakan.

Kita bahkan masih bisa melupakan rasa lapar tersebut dengan cara bersantai dambil browsing di internet, sambil baca-baca media islam MutiaraPublic, sementara mereka para kaum dhuafa itu harus menahan lapar dengan sambil membanting tulang, memeras keringat untuk sekedar mencari recehan supaya mereka bisa makan pada saat berbuka nanti. Tidak kah kita masih berkurang atas karunia dan nikmat–Nya ???

Dari sinilah sebaiknya kita harus sadar diri dan bisa lebih mensyukuri akan nikmat yang telah diterima kita dari Allah SWT, dan hal ini juga untuk lebih bisa menghayati rasa syukur kita. Maka dari itu saudaraku kita bersama-sama meringankan beban mereka yang kurang beruntung dibandingkan dengan kita dengan cara membagikan sedekah walaupun itu hanya sesuap nasi saja.

 

Demikianlah beberapa di antara Hikmah melaksanakan puasa Ramadhan. Semoga dengan kita mengetahui hikmah melaksanakan puasa Ramadhan ini, kita akan mampu lebih khusu’ lagi dalam menjalani kewajiban kita berpuasa di bulan Ramadhan, serta mempu mengamalkan ibadah-ibadah lain yang bermanfaat bagi ketaqwaan kita kepada Allah Yang Maha Esa. Aamiin !

 

 

 

Oleh : Arini Nadiah
Redaktur : Nur Laely


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.