Nichole Arel ; Islam Lebih Memiliki Konsep Ketuhanan ! (ilustrasi)
Nichole Arel ; Islam Lebih Memiliki Konsep Ketuhanan ! (ilustrasi)

Nichole Arel ; Islam Lebih Memiliki Konsep Ketuhanan !

MutiaraPublic.com – Nichole Arel tidak henti-hentinya bersyukur atas hidayah yang telah diberikan oleh Allah SWT kepadanya. Nikmat iman serta nikmat Islam ; {” Betapa bersyukurnya saya “} ungkap Nichole Arel, dikutip dari onislamDOTnet, (14/9/2014).

Nichole Arel tidak pernah menduga bahwa dirinya akan mendapatkan hidayah. Nichole Arel yang dulunya merupakan seorang yang percaya dengan ajaran gereja. Nichole Arel sejak kecil pun sudah diperkenalkan oleh kedua orang tuanya perihal ajaran-ajaran Kristen, seperti yang dituturkan olehnya ; {” Namun sayang sekali, keluarga saya hanya memperkenalkan 2 hal kepada saya, yaitu : Paskah dan Misa Natal. Sejujurnya, saya sangat kecewa dengan hal tersebut “} tutur Nichole Arel.

Seiring bertambahnya usianya, Nichole Arel belajar supaya berhenti bertanya mengenai keyakinannya tersebut. Rasa frustasinya pun ia tuangkan ke dalam bacaan-bacaan. seperti misal ia membaca buku-buku mengenai budaya serta buku mengenai agama di belahan dunia. Hal ini termasuk sejarah dari agama Katolik.

Waktu pun berlalu, Nichole Arel masih tetap berusaha agar tidak selalu memikirkan masalah agama. Akan tetapi, itu tidaklah lama. Kenyataannya Nichole Arel sangat berharap dan merasa bahwa dirinya tersebut membutuhkan agama, Nichole Arel haus akan kebutuhan spiritualnya. Rasa haus itulah yang mengantarkan Nichole Arel untuk lebih berani dalam mengetahui sisi lain dari ajaran-ajaran agama yang telah dikenalnya.

{” (sesungguhnya) Saya tidak paham mengenai konsep trinitas. Apakah kemudian bisa, ini menjadi sebuah alasan Tuhan memberikan kemampuan berpikir pada kita (manusia) ? “} tanya Nichole Arel.

Sekian lama ia mencari, Nichole Arel tak jua lantas menemukan apa yang dicarinya. Perasaan putus asa pun terus muncul. Nichole Arel pun seakan melepas dan pasrah. Akan tetapi, ia masih yakin dan percaya bahwa Tuhan itu ada. Pada suatu ketika, Nichole Arel mulai kembali membaca dan mengkaji kandungan dari Alkitab. Kali ini, perhatiaanya itu terfokus pada suatu peristiwa dunia. Nichole Arel menghabiskan waktu untuk menulis surat kepada pemerintah Amerika (AS) untuk melindungi hak-hak (warga) Sudan dan Palestina.

Dan Nichole Arel sempat terpikir untuk menjadi salah satu relawan ke negara Palestina. Sejak itulah, Nichole Arel mulai membaca mengenai literatur agama Islam, seperti kitab suci umat Isalm, Al-Qur’an. Satu hal menarik yang telah didapatkan oleh Nichole Arel, bahwasanya agama Islam memiliki konsep Ketuhanan yang menurutnya bisa diterima dan dikaji secara logika. Nichole Arel pun semakin terkagum-kagum, mengenai agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW ini seperti memiliki panduan hidup yang sangat lengkap.

{” Tapi…, Islam itu kan merupakan agama orang Arab “} ujar dalam benak Nichole Arel. Ia pun berkesimpulan, bahwa tidak mungkin warga Arab itu menerima dirinya sebagai seorang Muslimah.

Saat itu, Nichole Arel seperti mencari tahu mengenai asumsinya tersbut. Sejak itu pula, ia mulai perlahan meninggalkan gereja. Akan tetapi ia masih tetap membaca Alkitab ; {” Saya pun selalu memanjatkan doa kepada Tuhan, supaya dapat menemukan apa yang saya cari selama ini “} tuturnya.

Pada suatu hari, Nichole Arel bertemu dengan seorang Muslimah. Dengan berbagai segudang pertanyaan yang tersirat dipikirannya, Nichole Arel pun memberanikan diri untuk bertanya ; {” Apakah Anda seorang Muslimah “} tanya Arel. Perempuan tersebut menjawab {” Ya, saya muslimah “}. Nichole Arel pun segera mengutarakan bahwa dirinya berniat untuk mempelajari kitab suci Al-Qur’an, kemudian perempuan tersebut segera mengarahkan Nichole Arel ke sebuah masjid.

Tubuhnya (Nichole Arel) gemetar seketika saat ia persis berada di depan pintu gerbang masjid. Hati dalam benak serta pikirannya pun berkecamuk. Akan tetapi, ia spontan saja melangkahkan kakinya, seolah tanpa sadar. Tubuhnya seakan tertarik oleh gravitasi yang semula tidak ia pahami tersebut. Di sana, ia bertemu dengan seorang Muslimah, yang dahulunya juga merupakan seorang mualaf.

Mendengar tutur dan kisah dari sang mantan mualaf tersebut akhirnya ia seakin yakin mengenai kebenaran ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW ; {” Saya nyatakan masuk agama Islam pada saat itu juga, Alhamdulillah… “} ucap Nichole Arel.

Tahun pertamanya, Nichole Arel habiskan untuk memperdalam ajaran-ajaran agama Islam. dan Ia juga mempelajari bahasa Arab guna mempermudah dalam mengkaji dan memahami kitab suci umat Islam (Al-Qur’an) ; {” Alhamdulillah…, saya pun menemukan kedamaian di setiap harinya. Allah SWT., memanglah Maha Pemurah dan lagi Maha Penyayang “} ucap Nichole Arel.

 

 

Redaktur : Erlinda Natalia


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – Nichole Arel tidak henti-hentinya bersyukur atas hidayah yang telah diberikan oleh Allah SWT kepadanya. Nikmat iman serta nikmat Islam ; {” Betapa bersyukurnya saya “} ungkap Nichole Arel, dikutip dari onislamDOTnet, (14/9/2014). Nichole Arel tidak pernah menduga bahwa dirinya akan mendapatkan hidayah. Nichole Arel yang dulunya merupakan seorang yang percaya dengan ajaran gereja. …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.