Abduraghmaan 'Abi' - Mantan Gangster Kelas Kakap Asal Afrika Selatan, Tobat ! (foto, Al-Jazeera)
Abduraghmaan 'Abi' - Mantan Gangster Kelas Kakap Asal Afrika Selatan, Tobat ! (foto: Al-Jazeera)

Mualaf Baru : Para Gangster di Afrika Selatan, Tobat !

MutiaraPublic.com – Gangster telah menjadi bagian hidup di masyarakat Afrika Selatan, serta menjadi tiang “krimina-litas” yang seolah-olah menjamur seperti halnya di musim hujan. Dengan Menumpuknya Anggota Gangster di afrika selatan yang menjadi keleluasaan gerak mereka, berbanding lurus dengan citra Afrika Selatan sendiri yakni sebagai negeri dengan kasus kriminal tertinggi di dunia.

Namun apa dikata jika Allah SWT berkehendak, Mantan Anggota Gangster Kelas Kakap asal Afrika Selatan yang terkenal sangat sadis ini ternyata telah temukan inspirasi dalam hidupnya yakni dengan mendalami Ajaran Islam (menjadi mualaf). Para Anngota Gangster di afrika selatan itupun kini telah memilih jalan hidup yang hakiki yakni dengan meletak-kan senjata-senjatanya serta menjauhi berbagai tindakan-tindakan kekerasan yang acapkali sering terjadi di lingkungan paling berbahaya tersebut, yakni di daerah Cape Town, Hanover Park.

“Islam adalah merupakan contoh/ kiblat yang sangat bagus bagi masyarakat, itu terjadi apabila jika Kamu melakukan-nya dengan cara yang benar (seuai Al-qur’an dan Hadits) dan kamu percaya bahwasanya sesuatu itu bisa berubah. Hanya saja Kamu harus percaya – dengan (apa yang dikatakan oleh) hati -mu yang bersih, pikiranlah yang bersih – bahwasanya hal apapun bisa berubah, “ tutur Abduraghmaan ‘Abi’, salah satu mantan gangster asal Afrika Selatan, (dikutip dari situs Al Jazeera).

Abduraghmaan ‘Abi’ yang merupakan Mantan gangster “Backstreets Kids”, kini ia telah sadar bahwa setelah dirinya menjadi anggota program “Cape Town’s Ceasefire” yang mana program ini didirikan dengan misi yaitu untuk menghapus kekerasan yang ada di Hanover Park.

Bagi Abduraghmaan, Agama Islam merupakan alasan pokok (utama) ia meninggalkan kehidupan Ganster tersebut. Dirinya bergabung dengan program (Cape Town’s Ceasefire) yang saat ini telah beranggotakan (diikuti oleh) 10 mantan gangster kelas kakap. Mereka semua mencoba untuk menawarkan bagaiman cara agar meninggalkan kehidupan kelam tersebut yang penuh dengan tindak kekerasan, terutama bagi para gangster di afrika selatan tersebut.

Tidak hanya itu saja para mantan gangster ini pun, kini bekerja untuk menghentikan berbagai penyebaran tindak kekerasan yang ada di masyarakat dengan cara mencegah berbagai konflik-konflik yang terjadi di daerahnya tersebut. Alhamdulilah, Allahu Akbar !

 

Khiyaam Frey  - Mantan Gangster Kelas Kakap Asal Afrika Selatan, Tobat ! (foto, Al-Jazera)
Khiyaam Frey – Mantan Gangster Kelas Kakap Asal Afrika Selatan, Tobat ! (foto: Al-Jazera)

“Hal-hal berubah pada saat Aku keluar dari gerbang jeruji tersebut (dimana dirinya menjalani hukuman 9 tahun karena kasus pembunu-han),” tutur Khiyaam Frey, yang merupakan anggota tim lainnya (mantan gangster).

Khiyaam Frey, juga merupakan mantan pembu-nuh kelas kakap yang sekarang telah bekerja sebagai anggota dewan dalam program ini, dia mengungkapkan perihal bagaimana Ajaran Islam telah membantunya berubah menjadi manusia yang sejati.

“Para teman-temanku sudah ditembak mati. Dan Aku sungguh kehilangan banyak teman dan sahabatku. (Hingga) Aku memutuskan untuk mengubah hidupku melalui agama (ajaran yang benar “Islam”),” ungkap mantan Gangster ini.

 

Tathir Kelly  - Mantan Gangster Kelas Kakap Asal Afrika Selatan, Tobat ! (foto, Al-Jazeera)

Tathir Kelly – Mantan Gangster Kelas Kakap Asal Afrika Selatan, Tobat ! (foto: Al-Jazeera)

Sementara bagi Tathir Kelly, yang sekarang berusia 31 tahun, Agama beserta Ajaran Islam telah memiliki dampak positif pada hidupnya. sebagaimana yang ia katakan tersebut.

“Islam is My Heart (Islam adalah hatiku). Apabila diriku memegang pistol dan aku melihat musuh-ku, (maka sekarang) aku tidak akan menembak-nya. Justru Aku akan membiarkan musuhku pergi, sebab jika aku menembak-nya ketika itu, maka itu sungguh adalah merupakan dosa yang besar,” tutur Tathir Kelly, yang baru 3 minggu ia menjadi mualaf ini.

Tathir Kelly pun, baru bisa keluar dari penjara empat tahun, karena kasus-nya. Dia mengatakan bahwa dirinya berniat menuntaskan puasa pertama-nya di bulan yang penuh ampunan ini yakni Ramadhan tahun ini.

“Aku berniat menyelesaikan hari pertama kali dalam Ramadhan… Setelah (diriku menjalani) puasa ramadhan, maka aku akan menjadi orang baru. Aku sungguh berharap dapat meletakkan hidupku dalam ajaran Islam.” ucap Tathir Kelly.
Subhanallah.. Wal Hamdulillah.. Wa La-ilaha-illallahu Allahu Akbar !

 

 

 

Oleh : Sa’Dullah
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.