Michael Wolfe, Memeluk Islam Karena Bersifat Metafisika
Michael Wolfe, Memeluk Islam Karena Bersifat Metafisika (Foto ; ilsamicity .com)

Michael Wolfe, Memeluk Islam Karena Bersifat Metafisika

MutiaraPublic.com – sebut saja Michael Wolfe berkelana kesana kemari selama 25 tahun, ia mencari sesuatu yang ada dalam benak hidupnya. Michael Wolfe ini lahir dan dibesarkan di Amerika dengan paham lingkungannya yang sangat pluralisme.

Di usianya yang ke 20 tahunan, Michael Wolfe pun memutuskan untuk pergi ke Afrika. Di negara tersebut, ia tinggal selama 3 tahun. Dan di Afrika tersebut pula ia mengenal orang-orang Berber, Arab, dan juga orang Eropa. Yang pasti, pada waktu itu Michael Wolfe dikelilingi oleh berbagai budaya materialistis.

Ayah Michael Wolfe seorang Yahudi, sedangkan ibunya adalah Kristen. Namun pada waktu usianya yang ke 20 tahunan itu pula, ia merasa bahwa kedua agama yang dipeluk oleh orang tuanya tersebut bukanlah hal yang luar biasa (tidak sepesial) baginya.

Setelah ia malang melintang dalam perjalanannya, akhirnya Michael Wolfe berkenalan dengan ajaran Islam di negara Maroko. Ia sudah mempunyai segalanya (harta benda/ kekayaan), namun jiwanya masih saja tetap kering. Michael Wolfe haus akan keyakinan yang prinsipnya sebagai insan harus beragama. Namun, ia bingun agama apa yang harus ia yakini, sementara yang ia ketahui bahwa tidak ada agama yang memberikan logika secara pasti ?

{” Agama yang saya mau peluk yakni harus bersifat metafisika. Sebab, metafisika adalah ilmu pengetahuan pasti. Agama beserta ajarannya itu tidak akan dibatasi oleh berbagai rasionalisme yang sempit atau berbagai lalu lintas misteri hanya untuk membuat para imamnya senang. “} Ucap Michael Wolfe pada saat belum mengenal islam, dilansir dari onislam.

Mulailah suatu ketika Michael Wolfe, yang berprofesi sebagai penulis tersebut, penasaran terhadap Islam dan mualai belajar tentang Islam. Semakin ia mempelajari ajaran Islam tersebut, maka disaat itu ia semakin melihat bahwa Islam sesuai dengan apa yang selama ini ia cari.

Tanggapan pertama pun datang dari teman-teman dan rekan-rekannya. {” Mereka terkejut dengan minat baru saya (memeluk islam) “} tutur Michael Wolfe tersebut.

Akhirnya, setelah dalam batin dan logikanya sangat yakin, bahwa yang selama ini ia cari adalah agama Islam, baru Michael Wolfe menyatakan dirinya untuk bersyahadat dan masuk agama Islam.

{” Saya merasa bahwa sebagai seorang mualaf, berkewajiban untuk pergi ke Mekkah. Oleh karena itu juga sebagai seorang yang sangat gila akan jalan-jalan, saya pun tidak dapat lagi membayangkannya bahwa tidak ada tujuan yang lebih menarik selain berkunjung ke mekkah “} ungkap Michael Wolfe.

Michael Wolfe telah membaca dan mempelajari perihal ajaran-ajaran Islam, terbukti ia merupakan jamaah masjid di dekat rumahnya yakni di California, AS. Dan ia pun juga sudah mulai mempraktekkan kehidupannya sebagai seorang Muslim yang Taat.

{” Sekarang saya (sungguh) berniat dan berharap untuk lebih memperdalam lagi apa yang saya pelajari dengan cara berlebur dalam agama Islam yang sejatinya telah menanamkan setiap aspek eksistensi “} ucap Michael Wolfie tersebut.

Semoga Kisah Ini Bisa Membuka Mata Hati kita dalam mempelajari ajaran-ajaran islam lebih baik lagi, Amin !

 

 

 

Oleh : Sa’Dullah
Redaktur : Erlinda Natalia


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.