Kisah Mualaf Brent Lee Graham

Kisah Mualaf Brent Lee Graham, Berawal Dari Kematian !

MutiaraPublic.com – Sebut saja pria ini bernama Brent Lee Graham. Semuanya itu berawal dari perenungannya mengenai kematian. Brent Lee Graham kini telah mengubah namanya menjadi Isa Graham itu. Sungguh masih sangat teringat jelas perihal 2 peristiwa besar yang membuka mata hatinya mengenai kematian tersebut.

Ketika waktu masa mudanya Brent Lee Graham ini akrab sekali dengan musik sehingga membuat pria ini sering sekali dengan aksi pesta atau party. {” Sampai sekarang saya masih selalu mengingatnya “} ungkap Brent Lee Graham.

Pada waktu malam itu, sebelum dirinya masuk ke rumah atau tempat digelarnya pesta, Brent Lee Graham melihat beberapa orang yang lagi membawa keluar seorang pemuda mabuk. Pemuda mabuk tersebut lalu ditempatkan di salah satu sisi halaman tempat digelarnya pesta tersebut, dan pemuda mabuk itupun ditumpuk bersama mereka yang juga taksadarkan diri (mabuk). Sungguh di tempat tumpukan orang-orang yang mabuk tersebut tidak ada pertolongan sama sekali bagi mereka (yang tergeletak, mabuk). {” Saya pun mulai berpikir, Bagaimana jika nasib mereka-mereka itu mati “} Tutur Brent Lee Graham tersebut.

Sungguh, Brent Lee Graham pun tidak bisa membenarkan perihal apa yang telah dilihatnya itu. Terlebih lagi, ketika dirinya berharap supaya ada sedikit kepedulian di sana (yakni untuk orang-orang yang merayakan pesta atau party). {” Mereka (Orang-orang) yang berdatang ke acara pesta, begitu enaknya saat melewati mereka yang tergeletak di sisi halaman pesta tersebut. sunggguh itu perbuatan yang menyedihkan “} ungkapnya.

Pada keesokan harinya, sebuah peristiwa lain kembali terjadi yang menghentakkan hati Brent Lee Graham, dan memaksa hatinya untuk merenungi seluruh perihal hidupnya. Brent Lee Graham terguncang ketika mendengar ; {” Salah satu dosen mendatangi kelasku serta ia membawa berita mengenai kematian dari salah satu teman kami sekelas “} tuturnya.

Dan ia semakin teguncang lagi ketika mengetahui bahwa temannya (sekelas) itu meninggal dunia karena mengkonsumsi narkoba atau heroin. Brent Lee Graham mengatakan semua temen-temen di kampusnya tahu, bahwa teman mereka yang meninggal ini tidak pernah melihatnya mengkonsumsi obat-obatan terlarang/ memakai heroin. {” Dia meninggal dunia ketika masa percobaan, pertama kalinya menggunakan obat-obatan terlarang tersebut. “Hidup begitu singkat” “} tutur Brent Lee Graham.

Perasaan takutpun semakin hari semakin menyergap kehidupan Brent Lee Graham itu. Dan pada saat remaja yakni saat usianya 17 tahun, dirinya mulai memikirkan perihal kematian yang akan menghampirinya tersebut.

Brent Lee Graham mempunyai seorang Ibu yang berprofesi pengajar kitab Injil, dan ibunya pun menyekolahkan dirinya di sebuah sekolah Injil ternama di negara Australia. {” (sungguh) Aku mengetahui betul perihal isi kitab suciku itu. Oleh sebab itulah aku biasanya banyak bertanya mengenai agamaku itu “} ungkap Brent Lee Graham.

Pria ini mengetahui perihal nabi-nabi yang diutusNya jauh sebelum Yesus itu lahir dan nabi-nabi itu menyampaikan ajaran yang sama, yaitu mengenai Tauhid. {” …Dalam kitab Injil pun dijelaskan bahwasanya Yesus menyerukan Tauhid, dan sungguh hal ini bertentangan keras dengan konsep “Trinitas” yang telah diajarkan oleh gereja tersebut “} pungkas Brent Lee Graham.

Pria ini pun membaca-baca di perpustakaan kampusnya dan melihat terjemahan kitab suci umat muslim yakni Al-Qur’an, kemudian ia pun membacanya. dan pria ini sungguh sangat terkejut oleh salah satu ayat yang mengatakan, Bahwasanya Yesus atau nabi Isa tersebut bukanlah anak Tuhan (bukan anak Allah). {” Ayat ini seolah-olah telah menjawab berbagai keraguan saya, perihal konsep dari Trinitas tersebut “} tuturnya.

Ketika Brent Lee Graham ini usai membaca ayat tersebut, pria ini pun mencuri kitab suci Al-Qur’an itu dari perpustakaan kampusnya, dan ia mulai langsung berinteraksi dengan kitab suci Al-Qur’an tersbeut. Keterkejutan terbesarnya muncul pada saat dirinya membaca ayat-ayat tentang Yesus (Nabi Isa). {” Alquran memuat kisah mengenai kelahirannya yesus yang sangat menakjubkan, juga mengenai ibunya yang mulia itu, juga mengenai keajaiban yang sama sekali tidak diceritakan dalam kitab Injil, dan lain-lain “} ungkapnya tersebut.

Pada penemuan hari itu (penemuan tentang kisah isa di Al-Qur’an) telah mengantarkan dirinya pada sebuah misi pembuktian. pria ini pun berkata ; {“Aku sungguh bertekad untuk menemukan pernyataan kitab Injil yang mampu/ bisa menjawab pernyataan kita Al-Qur’an ini “}. Dan pria ini menemukannya. Namun, sayang sekali jawaban tersebut sama sekali tidak mendukung doktrin agamanya, dan justru malah membenarkan pernyataan kitab Al-Qur’an.

Brent Lee Graham mengatakan baik itu dalam teks Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, mengenai kitab Injil yang menggunakan istilah “Anak Allah (Anak Tuhan)” itu (sebenarnya)  untuk menyebut orang yang sholeh. {” (biasanya) Dalam ajaran Islam, kita seringkali menyebutnya Muttaqun ( yakni mereka (orang-orang) yang bertakwa) “} jelasnya.

pria ini pun berkesimpulan, bahwa sama sekali bukanlah Yesus (Isa) ataupun para pengikutnya yang sejati yang mengajarkan konsep Trinitas tersebut. {” … Dan (sesungguhnya) merekalah yang telah mengajarkan konsep Trinitas dengan menambahkan keyakinan yang sebetulnya itu hanya dibuat-buat ke dalam kitab Injil tersebut “} kesimpulannya dari Brent Lee Graham.

Setelah mencapai puncak kesimpulannya itu yang mana sangat sulit untuk diterimanya, maka ia pun menemukan sebuah peringatan keras dari dalam kitab Injil yakni pada kitab Perjanjian Lama yang menjelaskan.

{” Ayat tersebut sangat senada (sejalan) dengan pernyataan dari kitab suci Al-Qura’n,” ungkap Brent Lee Graham.

Lantas.., {” Jika kitab Injil dan kitab suci Alquran yang sama-sama telah memastikan bahwasanya Yesus atau Isa itu bukanlah Anak Tuhan, lalu siapakah dia sebenarnya ? “} tanya Brent Lee Graham dalam hatinya sendiri.

Persoalan agama yang terus-menurus memberikan titik terang itu telah menjadikan pria ini semakin kritis, yang menggiringnya terhadap pertanyaan-pertanyaan besar tentang agamanya. Dan sungguh setelah mencari fakta dan kebenaran tersebut maka terbukalah lebar mengenai Agama Islam yang merupakan agama yang komplit dan sangat sempurna, baik itu dari Aspek pemerintahan, ekonomi, semuanya telah diatur dengan baik dalam ajaran Islam tersebut.

{” Aku sangat kagum sekal terhada cara orang Muslim yang memperlakukanku, Serta aku sungguh sangat kagum terhadap ajaran Islam yang meninggikan derajat kaum perempuan “} tutur Brent Lee Graham.

Bagi kebanyakan pemuda di negara Australia, bisa jadi bahwa kehidupan Brent Lee Graham ini nyaris sangat sempurna. Bagaimana tidak, ia sangat mahir bermain alat musik, juga menjadi salah satu personel band ternama dan popular.

Brent Lee Graham, sangat cinta sekali dengan musik. Dirinya mempelajari musik, memainkan, dan mengajarkannya, hal ini menurut dia akan menjadi bahagia. Sampai-sampai dirinya berfikiran bahwa musik adalah agamanya, sebab musik itu mampu membuat ia bahagia. Namun, tanpa adanya sebuah agama yang dapat menenangkan hatinya.

Suatu ketika Brent Lee Graham bermimpi buruk ia pun seolah-olah terhenti di sebuah sudut persimpangan. Perhentian itu pun nyaris membuatnya tidak tenang, disetiap dirinya berjalan di mimpinya tersebut dirinya merasa tidak tenang dan ia berfikir dirinya itu akan mati. {” (waktu itu) Saya berkeringat dan saya pun menangis. Saya sangat ketakutan sekali sambil terus berkata (bergumam) ‘Kapanpun Aku bisa Mati’ “} ucapnya tersebut.

Dengan penuh keringat serta air mata, lalu Brent Lee Graham langsung memanjatkan doan pada Tuhan. {” Aku berdoa kepada seluruh Tuhan yang Agung ; Tuhannya umat Kristen, Tuhannya umat Islam, Tuhannya siapapun, Sebab aku masih tidak yakin harus meminta tolong kepada salah satu diantara tuhan tersebut “} tuturnya

Keesokan Harinya isyarat Allah SWT menghampiri Brent Lee Graham. Seorang teman kampusnya Muslimah asal negara Burma mengiriminya sebuah pesan atau Email. Ia mengetahui bahwa Brent Lee Graham ini sangat tertarik pada ajaran Islam sejak masih menginjak bangku sekolah menengah, dan dalam email yang dikirim wanita Muslimah itu ia bertanya kepada Brent Lee Graham, Apakah dirinya masih tertarik pada ajaran Islam ? lalau Brent Lee Graham pun mengiyakan, artinya ia masih tertarik.

Setelah beberapa hari selanjutnya, muslimah asal Burma itu datang ke tempat tinggal Brent Lee Graham dan membawa sejumlah buku-buku mengenai Islam. Brent Lee Graham pun membacanya, dan ia mengetahui bahwa Islam tidak melarang bagi non-Muslim untuk menjadi muslim dan memeluk islam beserta ajarannya. {” Dari buku-buku inilah akhirnya saya mengetahui bahwa banyak dari sahabat-sahabat Nabi Muhammad SAW, termasuk Abu Bakar, adalah seorang mualaf juga. Aku sangat gembira, senang, dan sangat bahagia sekali, dalam hati saya berkata {” Inilah yang aku mau !”} ungkap hati Brent Lee Graham.

Setelah ia selesai membaca buku-buku itu, lalu Brent Lee Graham mendatangi seorang temannya yang Muslim dan memintanya untuk menjelaskan perihal Surga. Dari penjelasan mengenai surga tersebut, bertambah mantap kekaguman Brent Lee Graham pada ajaran barunya itu yakni Islam. Masjid Al-Fatih Coburg, di kota Melbourne, Australia itu menjadi saksi tentang keislaman Brent Lee Graham ini. Seiring waktu dirinya pun mengganti namanya dari Brent Lee Graham menjadi Isa Graham.

{” Saya ingin sekali, agar orang-orang (non-Muslim) mengetahui bahwasanya dalam ajaran Islam, kami juga mempercayai Isa (yesus) “} ujarnya.

Bagi Isa (Yesus), mencintainya tidak harus diwujudkan dengan menuhankannya (menuhankan isa), melainkan dengan mengatakan segala sesuatu mengenainya, apa adanya. {” …Saya ingin menunjukkannya kepada Isa (Yesus), kali ini bukan lagi sebagai seorang Kristen, namun sebagai seorang Muslim “} pungkas Brent Lee Graham sambil menutup perbincangannya.

 

 

 

Oleh : Arini Nadiah
Redaktur : Erlinda Natalia


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.