Waspadai Majelis Yang Tidak Mendapat Rahmat Allah SWT
Waspadai Majelis Yang Tidak Mendapat Rahmat Allah SWT

Waspadai Majelis Yang Tidak Mendapat Rahmat Allah SWT

Hatim az-Zahhid bicara, tiga macam jika ada dalam

Suatu majelis besama, maka rahmat ALLAH S.W.T. berpaling

Dari mereka. Itulah majelis yang hanya

Membicarakan dunia, tertawa-tawa, ghibah, berbicara aib saudara.

MutiaraPublic.Com – Sebuah majelis pertemuan biasanya membahas hal-hal- yang bermanfaat. Mereka yang hadir dalam suatu majelis biasanya membahas perkara-perkara pelik untuk dicarikan penyelesaiannya. Ada pula majelis ilmu atau majelis dzikir.  Semua majelis yang membahas kemaslahatan umat, menyebut dan mengagungkan asma ALLAH S.W.T. akan mendapatkan rahmat dari ALLAH S.W.T.

Ada majelis yang diadakan namun sepi dari rahmat ALLAH S.W.T. Yaitu majelis di mana hanya masalah dunia saja yang dibahas. Topik dan isi pembicaraan jauh dari nilai-nilai agama. Semuanya berkisar keduniawian dan malah cenderung menafikan hal-hal ghaib. Misalnya majelis tersebut membicarakan masalah bisnis dengan cara-cara yang kotor. Mereka tidak memperdulikan cara kotor tersebut termasuk perbuatan dosa atau menjauhkan diri dari Tuhan. Majelis seperti ini jelas tidak mendapat rahmat ALLAH S.W.T.

Majelis Yang Tidak Mendapat Rahmat Allah SWT berikutnya adalah majelis  yang lebih banyak tertawanya daripada membahas hal-hal bermanfaat. Lelucon dan humor diketengahkan pada acara tersebut sehingga seluruh peserta terbahak-bahak. Apalagi jika seorang yang melucu lalu mengerjai salah satu peserta hingga yang lain tertawa karena lucu. Bagaimana mereka bisa tertawa terbahak-bahak secara bersama-sama padahal ada seorang yang dipermalukan. Bagaimana orang bisa lepas tertawa sementara ia belum tahu tempatnya kelak di akhirat. Seorang yang selesai menghadapi ujian masuk perguruan tinggi menunggu hasil dengan gelisah. Ia takut jangan-jangan tidak diterima di perguruan tinggi  favoritnya. Saat tempatnya belum pasti tersebukti tidak berani tertawa sampai petugas mengumumkan dirinya diterima atau tidak. Sememstinya, jika belum jelas posisi kita kelak di akhirat berada di surga atau malah di neraka tidak pantas dan tidak selayaknya kita tertawa lepas terbahak-bahak.

Terakhir majelis yang tidak mendapat rahmat ALLAH S.W.T atau jauh dari rahmat Allah S.W.T. adalah majelis di mana di dalamnya dibicarakan aib-aib seseorang, Gosip atau Mengunjing. Mereka ghibah terhadap saudaranya. Aib yang oleh pemiliknya ditutup-tutupi di dalam majelis tersebut malah dibuka. Walhasil masing-masing peserta majelis akan membawanya keluar dan menyebar ke mana-mana. Ghibah memang berbahaya. Seperti kita menabur kapas di tengah kencangnya angin yang bertiup, kita akan susah mengambilnya kembali. Demikian perumpamaan ghibah. Jika aib sudah disampaikan kepada orang banyak terutama mereka yang suka membeber-beberkan infomasi (bahasa anak mudanya: ember) maka akan susah meralat apa yang sudah pernah kita sampaikan.

Hati-hatilah. Jangan membuat majelis yang kehilangan rahmat ALLAH S.W.T. Sebab waktu kita bisa habis untuk majelis tersebut tanpa guna. Kita buang-buang waktu melayani orang dalam majelis tak berahmat tersebut sehingga diri kita malah terjerumus dalam dosa. Jangan sampai dalam majelis itu kita membuka aib orang lain, tertawa lepas terbahak-bahak dan melulu masalah dunia yang dibicarakan.

 

 

 

Sumber : Ustadz Yusuf Mansur
Editor : Suparto
Redaktur : Ning Silviana Sholeha


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.