Wasiat Terakhir Sufi Al-Ghazali ra
Wasiat Terakhir Sufi Al-Ghazali ra

Wasiat Terakhir Sufi Iman Al-Ghazali ra. !

MutiaraPublic.comSufi Iman Al-Ghazali atau Imam Ghazali terbangun pada dini hari dan sebagaimana biasanya melakukan shalat dan kemudian beliau bertanya pada adiknya, “Hari apakah sekarang ini?”. Adiknya pun menjawab, “Hari senin.”

Beliau kemudian memintanya untuk mengambilkan sajadah putihnya, lalu beliau menciumnya, menggelarnya dan kemudian berbaring diatasnya sambil berkata lirih, “Ya Allah, hamba mematuhi perintahMu,” dan beliau pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Di bawah bantal-nya Imam Ghazali, mereka menemukan bait-bait berikut yang ditulis oleh Imam Al-Ghazali ra., barangkali pada malam sebelumnya :

Katakan pada para sahabatku, ketika mereka melihatku, mati Menangis untukku dan berduka bagiku….

Janganlah mengira bahwa jasad yang kau lihat ini adalah aku…

Dengan nama Allah, kukatakan padamu, ini bukanlah aku, Aku adalah jiwa, sedangkan ini hanyalah seonggok daging…

Ini hanyalah rumah dan pakaian ku sementara waktu….

Aku adalah harta karun, jimat yang tersembunyi, dibentuk oleh debu, yang menjadi singgasanaku…

Aku adalah mutiara, yang telah meninggalkan rumahnya…

Aku adalah burung, dan badan ini hanyalah sangkar ku, dan kini aku lanjut terbang dan badan ini kutinggal sebagai kenangan…

Alhamdulillah, yang telah membebaskan aku, Dan menyiapkan aku tempat di surga tertinggi, hingga hari ini, aku sebelumnya mati, meskipun hidup diantara mu…

Kini aku hidup dalam kebenaran, dan pakaian kubur ku telah ditanggalkan…

Kini aku berbicara dengan para malaikat diatas, Tanpa hijab, aku bertemu muka dengan Allah…

Aku melihat Lauh Mahfuz, dan didalamnya ku membaca Apa yang telah, sedang, dan akan terjadi…

Biarlah rumahku runtuh, baringkan sangkarku di tanah…

Buanglah sang jimat, itu hanyalah sebuah kenang-kenangan, tidak lebih…

Sampingkan jubahku, itu hanyalah baju luar ku, letakkan semua itu dalam kubur, biarkanlah terlupakan…

Aku telah melanjutkan perjalananku dan kalian semua tertinggal…

Rumah kalian bukanlah tempat ku lagi…

Janganlah berpikir bahwa mati adalah kematian, tapi itu adalah kehidupan, kehidupan yang melampaui semua mimpi kita disini…

Di kehidupan ini, kita diberikan tidur…

Kematian adalah tidur, tidur yang diperpanjang…

Janganlah takut ketika mati itu mendekat, itu hanyalah keberangkatan menuju rumah yang terberkati ini…

Ingatlah akan ampunan dan cinta Tuhanmu. Bersyukurlah pada KaruniaNya dan datanglah tanpa takut…

Aku yang sekarang ini, kau pun dapat menjadi…

Karena aku tahu kau dan aku adalah sama…

Jiwa-jiwa yang datang dari Tuhannya, badan badan yang berasal sama…, Baik ataupun jahat, semua adalah milik kita…

Aku sampaikan pada kalian sekarang pesan yang menggembirakan…

Semoga kedamaian dan kegembiraan Allah SWT menjadi milikmu selamanya…!

 

 

 

Disadur dari : www.ghazali. org
Oleh : Ustadz. Rahmad Hidayat


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.