Wahai Saudaraku, Tahukah Anda Ketika Ajal Menjelang ?

Wahai Saudaraku, Tahukah Anda Ketika Ajal Menjelang ?
Wahai Saudaraku, pernahkan kita berhenti sejenak, dan bertanya pada diri kita sendiri, apa yang terjadi pada kita di malam pertama ketika kita meninggal ?
Wahai Saudaraku, apa yang telah kita persiapkan untuk kematian, sesuatu yang pasti datang kepada kita ? Apakah kita akan berada di tempat yang baik ataukah di tempat yang malah buruk dan sangat buruk? Seberapa sering kita mengingat mati? Pikirkanlah sejenak, saat dimana tubuh kita dimandikan dan akan segera dikuburkan !
Wahai Saudaraku, pernahkah dalam pikiran kita memikirkan saat dimana orang-orang membawa tubuh kita ke pekuburan (tempat kubur)? Dan ketika semua keluarga kita menangis !
Wahai Saudaraku, pernahkah kita memikirkan saat tubuh kita ini diletakkan di dalam liang lahat ? Sungguh begitu gelap dan semuanya gelap, dan hanya tanah dan tanah belaka yang menjadi lapisan kita !
Wahai Saudaraku, kita menyadari kita sendirian di dalam kubur. Tak ada orang lain, tak ada teman dan bahkan keluarga kita dan semuanya begitu sempit, terhimpit dengan tanah sehingga tulang-tulang belulang kita bahkan saling berdesakkan dengan sendirinya !
Wahai Saudaraku, mungkin di saat itu kita tengah menyesali semuanya masa-masa di dunia. Kita mungkin baru menyesali akhlak kita terhadap orang tua dan orang disekitar kita, kita menyesali mengapa kita tidak mengenakan hijab kepada orang tua kita. Tak ada uang buat orang tua kita. Tak ada perhiasan yang kita berikan untuk menghiasi orang tua. Yang ada hanya semua perbuatan-perbuatan buruk kita.,
Dan ketika kita ditutup bersama tanah-tanah hampa, mungkin kita ingin berteriak dan menyeru semua orang agar jangan pergi dari kuburan kita, menemani walau diri tak lagi kuasa. Tapi apa daya teriakan kita tak bisa terdengar oleh mereka. Kita mendengar langkah kaki mereka seakan menjauhi dan terus menjauh dari kita. Dan kemudian, di situlah kita berada, rumah masa depan yang hening tanpa gemerlap dunia, rumah kita yang pasti akan kita tempati untuk selamanya !
Renungkanlah Saudaraku….!
Sumber Inspirasi : Mbah Google
Editor : Zainul Hakim
Dipulikasi : mutiarapublic.blogspot.com


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.