Obat Kebodohan (ilustrasi)
Obat Kebodohan (ilustrasi)

Obat Kebodohan ? Inilah Jawaban Rasulullah SAW

MutiaraPublic.com – Saudaraku muslim yang dirahamati Allah SWT, jika kita tersesat disebuah jalan maka sudah seharusnya kita harus bertanya. Karena kalau seandainya kita tidak bertanya, maka kita akan tetap dalam kesesatan. Dan begitullah seorang manusia, dia dalam mengarungi kehidupan terutama menjadi hamba Allah SWT, dia harus bertanya tentang perkara Agamanya. Kalau tidak dia akan tersesat dan terus tersesat.

Ada sebuah hadits menarik yang berkenaan dengan “Bertanya”, apabila tidak ingin tersesat, terutama dalam perihal Agama. Yaitu hadits yang diriwayatkan oleh imam Abu Daud dari Jabir RA. Beliau bercerita ;

{“ Kami pernah dalam bepergian, maka seorang dari kami tertimpa batu di kepalanya, kemudian kepalanya pecah dan mengucurkan darah. Lalu orang tersebut pun (yang kepalanya berkucuran darah) bermimpi dalam keadaan junub.

Kemudian setelah itu dia bertanya kepada para sahabatnya seperjalanan ; “Apakah kalian mendapati untukku sebuah keringanan ?”.

Kemudian para sahabatnya menjawab ; “Tidak, (sungguh) kami tidak mendapatimu suatu keringanan, karena engkau mampu untuk memakai air tersebut”.

Dan akhirnya orang tersebut pun mandi junub (menghilangkan hadas besar). Setelah ia mandi dengan air tersebut, dan karena mungkin banyak kucuran darah yang keluar di kepalanya. Maka akhirnya orang tersebut pun meninggal dunia. Setelah mereka pulang kemadinah, maka diberitahukan peristiwa tersebut kepada Baginda Rasulullah SAW.

Dan Baginda Rasulullah SAW ketika diberitahukan peristiwa tersebut, beliau menjawab ; “Sungguh teman-temannya telah membunuhnya, semoga Allah SWT membalas mereka”.

Kemudian Baginda Rasulullah SAW memberitahukan ; “Kenapa mereka tidak bertanya ketika mereka tidak mengetahui”.

Selanjutnya Baginda Rasulullah SAW menyatakan ; “Sesungguhnya cukup baginya (bagi orang yang junub tadi) untuk bertayammum. (tayammum adalah menyapu debu kemuka dan kedua tangan hingga ke siku-siku, dengan hanya memakai (menggunakan) debu yang suci dengan beberapa syarat). “}

Saudaraku muslim yang dirahamati Allah SWT, dari kisah tersebut sesungguhnya Baginda Rasulullah SAW memberikan sebuah pelajaran yang sangat berarti bagi kita bahwasanya obat kebodohan itu hanya bertanya. Artinya tidak ada obat lain dari sebuah kebodohan kecuali bertanya.

Jadi apabila dalam urusan Agama, terutama perihal Agama maka kita semestinya bertanya kepada Ahlinya. Karena dengan bertanya kita akan mengetahui mana yang benar dan mana yang salah, mana cara yang benar dan mana cara yang salah dalam beribadah kepada Allah SWT.

Oleh karenanya, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an ;

Fas Alu Ahla Dzikri in Kuntum laata’lamun

{“ Bertanyalah kepada Ahli Dzikir (orang yang mengetahui) jika kalian tidak mengetahui “} (QS. An-Nahl ayat 43).

 

Mudah-mudahan setelah ini dalam perihal Agama kita lebih berhati-hati, jangan asal mengerjakan, jangan asal melakukan kecuali setelah benar-benar mengetahui, dan setelah bertanya, apakah hal itu ada dasarnya dari ajaran islam atau tidak. Walla hu a’lam bi sawab !

 

 

 

 

Oleh : Ustad Ahmad Zainuddin, Lc.
Editor : M. Ivan J.
Redaktur : Aminatu Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.