Mengkaji Terorisme Dalam Pandangan Agama Islam ?!

Setiap ada tindakan terorisme, selalu saja islam yg disalahkan. Sering kita saksikan di televisi-televisi maupun di media-media lainnya kalau ada aksi terorisme tersebut seringkali yang dijadikan terdakwa adalah orang Islam maupun organisasi Islam hanya karena yg terdakwa memiliki kartu identitas beragama islam. Padahal, walaupun dia memiliki kartu identitas beragama islam, belum tentu dia adalah muslim sejati.
Terorisme Dalam Pandangan Agama Islam
Terorisme artinya adalah tindakan keji yg bertujuan untuk menimbulkan rasa takut pada orang-orang. Dan islam melarang secara tegas melakukan setiap tindakan keji.
Di Indonesia katanya mayoritas beragama Islam, akan tetapi mayoritas pula orang-orang yang mengaku beragama Islam tersebut tidak mau mengamalkan ajaran agama Islam sesuai yang dituntunkan dalam Al Qur’an maupun yang disunahkan nabi Muhammad SAW.
Terbukti banyaknya pencuri, perampok, pezina,koruptor,termasuk aksi-aksi terorisme ini yang setelah dilihat dalam KTP-nya tertulis beragama Islam. Dari sinilah yang seringkali menjadikan citra buruk terhadap agama Islam,padahal ajaran agama Islam tidak demikian. Justru orang-orang seperti itu yang menyimpang dari ajaran agama Islam.
Coba cari didalam Al Qur’an atau pun didalam hadits shohih, adakah ajaran yg mengajarkan tindakan terorisme? Tidak ada. Malah islam mengajarkan pada kedamaian.
Kembali ke masalah terorisme, aksi terorisme ini seringkali dikait-kaitkan dengan jihad. Apakah benar terorisme itu sama artinya dengan jihad? Tentu saja tidak. Apapun alasannya aksi terorisme tidak dapat dibenarkan dalam pandangan agama Islam,apalagi dengan alasan jihad.
Bisa jadi aksi terorisme tersebut sengaja direncanakan pihak asing untuk memecah belah umat beragama di Indonesia atau untuk memfitnah islam dengan menyusupkan para teroris dari bangsa Indonesia sendiri dan membayarnya.
Kalaupun benar yang melakukan aksi teror tersebut adalah seorang atau kelompok umat Islam yang ingin berjihad, inipun tidak dapat dibenarkan dalam ajaran agama islam.
Jihad perang hanya boleh dilakukan untuk melindungi diri. Jika kita yg duluan diserang,baru boleh jihad perang. Jika kita yg mulai duluan,itu jelas dilarang dalam agama islam.
Kalau ingin jihad perang di Indonesia sepertinya tdk tepat,lebih tepat jika berjihad perang di palestina,yg jelas-jelas saudara kita ditindas oleh israel. Untuk di Indonesia sendiri, dengan membaca/memahami Al Qur’an dan Sunnah Nabi kemudian bisa mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari inipun sudah termasuk jihad.
Untuk itu kalau ada yang beranggapan Islam itu teroris, ini adalah tuduhan yang sangat keji.
Teroris bukan dari Islam
dan Islam bukan teroris,karena Allah SWT mengutusnabi Muhammad SAW
dengan membawa agama Islam ditengah-tengah manusia ini sebagai rahmat,
dan merupakan suatu kenikmatan yang besar bagi manusia bukan suatu musibah yang membawa malapetaka.

“Sungguh Allah telah memberi kenikmatan kepada orang-orang mukmin ketika Allah mengutus di kalangan mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri,yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al-Kitab dan Al-Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu,mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata”. [QS. Ali Imran : 164]

Dari ayat tersebut dan masih banyak lagi ayat-ayat yang lain,menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW dan Islam yang diserukannya, benar-benar membawa rahmat di alam semesta ini, dan mengeluarkan manusia dari gelap-gulita kealam yang terang-benderang,sehingga mengetahui jalan yang lurus yang membebaskan dirinya dari kesesatan menuju jalan yang menyelamatkan hidupnya didunia dan di akhirat kelak.Bahkan sebelum Nabi menyerukan Islam,manusia selalu dalam kekacauan dan permusuhan.
Agama Islam yang suci ini dibawa oleh Rasulullah yang mempunyai kepribadian yang suci pula, serta memiliki akhlaqul karimah dan sifat-sifat yang terpuji,sebagaimana dijelaskan dalam ayat Al-Qur’an berikut:

“Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka.Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar,tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu”. [QS.Ali Imran : 159]

Patutkah jika seorang manusia jahat beridentitas muslim melakukan tindakan jahat yg menyimpang dari ajaran agama nya,lantas agama muslim yg disalahkan?
Bisa saja dia hanya mengaku-ngaku muslim, padahal bukan muslim sesungguhnya. Kalaupun yg melakukan tindakan terorisme adalah orang muslim, maka tidak lain & tidak bukan mereka adalah umat muslim yg kurang ilmu agamanya, mempelajari agama hanya setengah-setengah. Coba lihat,adakah teroris yg berasal dari ulama? Tidak ada. Karna para ulama paham dgn agamanya,jdi mereka tdk mau melakukan tindakan keji tersebut.
Sungguh,mereka para teroris itu sebenarnya berada dalam kesesatan.
Wallahua’lam bi shawab !
Dari : Achmad Luth Fee (Subulusalam, Aceh)
Dipublikasikan Oleh : MutiaraPublic


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.