Mengkaji Orang Yang Paling Mulia Di Sisi Allah
Mengkaji Orang Yang Paling Mulia Di Sisi Allah

Mengkaji Orang Yang Paling Mulia Di Sisi Allah

MutiaraPublic.com – Semua orang islam itu sama dihadapan Allah, kecuali orang-orang taat yang selalu berusaha untuk menjalankan perintahNya dan menjauhi segala laranganNya, dan diantara mereka ada yang paling mulia di sisi Allah yaitu orang yang paling bertaqwa, Allah akan mengangkat derajat hamba-Nya yang bertaqwa dengan derajat yang paling tinggi. Allah telah memberi petunjuk melalui firmanNya yang berbunyi:

{” Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kalian. Sesungguhnya Allah (itu) Maha mengetahui, (dan) lagi Maha Mengenal “} (QS. Al-Hujuraat : 13)

Dalam ayat diatas telah dipaparkan dengan jelas bahwasannya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa diantara yang lainnya, sebab orang yang bertaqwa akan selalu takut kepada Allah ketika hendak melakukan maksiat sehingga ia selalu terjaga dengan ketaqwaannya, begitupun sebaliknya karena ketaatannya kepada Allah ia akan selalu mengerjakan apa-apa yang diperintahkan oleh Allah.

Dalam hadits baginda Rasulullah SAW bersabda, yang artinya sebagai berikut :

{” Perhatikanlah ! sesungguhnya Kamu tidaklah lebih baik dibandingkan orang yang berkulit merah, dan tidak pula (orang yang) berkulit hitam, kecuali kamu mengunggulinya dengan ketaqwaan “}. [HR. Ahmad dalam Al-Musnad (5/158/no. 20898). Hadits ini di-hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Ghoyah Al-Marom (no. 308)]

Dari penjelasan yang telah dipaparkan dalam hadist diatas kita dapat menyimpulkan bahwasannya ukuran baik dan buruknya seorang hamba Allah bukan diukur dari bagus atau buruknya rupa seseorang, karena Allah tidak memandang seseorang dari rupanya melainkan ketaqwaanya.

Allah mencintai orang-orang yang bertaqwa sebab ketaatan mereka kepadaNya, karena apa-apa yang mereka kerjakan selalu mempertimbangkan baik buruknya di mata Allah sehingga mereka selalu berhati-hati ketika hendak mengerjakan sesuatu, apakah pekerjaan tersebut dapat mendatangkan ridhoNya atau malah sebaliknya.

Harta, tahta, dan jabatan kita di dunia tidak akan berarti apa-apa di mata Allah jika tidak ada cahaya ketaqwaan dalam diri kita, terlebih ketika semuanya telah melalaikan kita dari mengingat dan beribadah kepada Allah, sungguh orang-orang yang bertaqwa itulah yang paling beruntung.

 

 

 

Oleh : Hawada Afiyah
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.