(ilustrasi) - Doa Tidak Dikabulkan Allah, ADA APA
(ilustrasi) - Doa Tidak Dikabulkan Allah, ADA APA ?

Doa Tidak Dikabulkan Allah, ADA APA ?

MutiaraPublic.Com – Agama Islam menyuruh pemeluknya supaya sering memanjatkan doa kepada Allah S.W.T. Setiap doa yang dilakukan  (dipanjatkan) dengan hati yang tulus ikhlas, akan diperkenankan oleh Allah. Dan Allah S.W.T. akan mengabulkan doa orang yang memohon kepada-NYa dengan penuh kesungguhan disertai dengan sebuah keyakinan yang penuh. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits:

“Apabila kamu meminta kepada Allah, bermohonlah dalam keadaan kamu yakin sepenuhnya akan dikabulkan Tuhan. Allah tidak akan memperkenankan doa seorang hamba yang hatinya membelakangi dan lalai.” (H.R Ahmad)

Namun demikian, banyak terjadi; meskipun doa sudah dipanjatkan dengan penuh kesungguhan, keyakinan, dan harapan, tidaklah sedikit orang-orang yang mengeluh sambil bertanya-tanya: Kenapa Doa Tidak Dikabulkan Allah?

Doa Tidak Dikabulkan Allah, ADA APA ?

Pada hakikatnya, selain doa harus dilakukan dengan hati yang khusyu’, tadzarru’, dan melalui cara serta adab yang telah diajarkan, juga yang penting, seorang yang berdoa harus selalu melakukan introspeksi terhadap tingkah laku dan perbuatannya sehari-hari. Sebab, kadang-kadang terjadi sikap hidup dan amaliah seseorang yang tanpa disadarinya, telah menyebabkan terhalangnya doa untuk dikabulkan Allah s.w.t.

Cara hidup materialistis telah menjerumuskan hati manusia lalai kepada jalan agama Allah  S.W.T.  dan Rasulu-Nya. Kehidupan mereka telah banyak dinodai oleh laku perbuatan yang dilarang Tuhan. Jiwa dan semangat hidup mereka telah terjerat dan silau oleh harta kekayaan yang diperolehnya melalui jalan haram dan kejelekan. Itulah di antara sebab, mengapa doa yang pada asalnya oleh Allah pasti dikabulkan, menjadi seakan-akan doa itu tidak kunjung ada balasannya.

Berikut terdapat tuntutaan Baginda Rasulullah S.A.W. kepada sahabatnya, untuk mengingatkan manusia agar berhati-hati mencari mata pencaharian (rezeki harta), supaya doa mereka selalu dikabulkan.

Dirawayatkan bahwa Ibnu Abbas berkata “Aku membaca ayat ini di dekat Nabi s.a.w:

“Hai manusia! Makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi.””

Maka Sa’ad bin Abin Waqqash segera berdiri sambil berkata:

“Ya Raslullah, doakanlah (kepada Allah) agar doa-doaku selalu dikabulkan.”

Nabi s.a.w menjawab: “Hai Sa’ad, baikan makananmu niscaya engkau menjadi seorang yang dikabulkan doanya. Demi Allah yang nyawa Muhammad berada di tangan-Nya, susungguhnya manusia yang memasukkan makanan yang haram ke dalam perutnya, maka takkan dikabulkan doanya selama 40 hari. Dan manusia yang menumbuhkan dagingnya dari makanan yang haram atau riba’, maka api yang akan menimpanya.”

Abu Hurairah r.a. berkatan bahwa Baginda Rasulullah S.A.W. bersabda:

Hai manusia sesungguhnya Allah itu Maha Baik, maka Ia takkan menerima kecuali yang baik. Allah telah menyuruh orang-orang beriman seperti yang telah diserukan pada para rasul dengan firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (Q.S. Al Baqarah: 172).

Kemudian Rasulullah S.A.W. telah menyebut tentang seorang yang bepergian dalam waktu yang cukup lama, dengan rambut yang kusut dan berdebu sedang mengulurkan tangannya ke langit sambil mengucap: Ya Rab! (Ya Tuhan! Tuhan!), sedang makanannya adalah haram, minumannya adalah haram, pakaiannyapun haram, dan semuanya berasal berasal dari barang yang haram. Maka, bagaimana akan dikabulkan doanya????.

 

Diceritakan bahwa ada seorang sufi yang terkenal suka tafakur, ucap-ucapannya banyak mengandung metiara hikmah: dialah Ibrahim bin Adham. Pada suatu ketika ia diusimk oleh pertanyaan dalam dirinya: KEnapa ada doa manusia yang itdak diuluskan oleh Allah? Padahal menurut ajran agama yang ia dapatkan, Allah berjanji  mengabulkan doa makhluk-Nya. Bahkan bukanlah Engkau ya Allah, pernah merasa malu utnuk tak mengabulkan doa sebagai hamba-Mu.

Kerisauan inilah yang selalu mengganggu pikiran yang sufi Ibrahim bin Adhan. Dia pun lantas merenung, banyak tafakur, bermunajat dan mengadu: kenapa doa kaumku tak Kau Kabulkan, ya Allah?

Kiranya renungan Sang Sufi ini diberi jawaban ilmu dari Allah Yang Maha Berwenang. Yaitu lahirlah dari ucapan beliau 10 untian kata, yang menjadi mashur di kalangan kaum sufi, untuk dijadikan perantara menuju terkabulnya doa. Beliau merumuskan ada sepuluh macam sebab mengapa doa tidak dikabulkan, yaitu:

Sang Sufi, Ibrahim bin Adham mengatakan: “Doamu tak terkabulkan sebab hatimu telah mati oleh sepluh perkara. (Pertama), engkau mengaku kenal Allah tapi engka tak menunaikan hak-hak-Nya. (Kedua), engkau mengaku cinta Rasul namun kau tinggalkan sunah-sunah-Nya. (Ketiga), engkau membaca Al-Qur’an tapi tapi tak pernah kau amalkan isinya. (Keempat), engkau telah memakan nikmat-Nya, namun engkau tak bepikir untuk mensyukurinya. (Kelima), katamu setan itu musuh, tapi kau mentaatinya.. (Keenam), surga itu benar-benar ada, namun kau tak sungguh-sungguh beramal utnuk mendapatkannya. (Ketujuh), tak sungguh-sungguh beramal utnuk mendapatkannya. (Kedelapan), engkau tahu mati itu pasti datang setiap makhluk, namun engkau tak mempersiapkan diri untuk menyambutnya. (Kesembilan), engkau sering menceritakan aib orang sehingga tidak melihat aibmu sendiri. (Kesepuluh), kau kubur mayat-mayat saudaramu yang meninggal tapi tidak pernah kau jadikan pelajaran bahwa dirimu juga akan diperlukan seperti itu.”

Subhanallah….. begitu sederhana kisah-kisah itu disusun. Namun dengan hikmah yang tinggi niscaya mampu membuat kita yang mendengarkan akan merasa perlu selalu introspeksi; sejauh mana amal saleh kita dan usaha bertaqorrub kepada Allah S.W.T., sehingga doa-doa kita diterima dan dikabulkan-NYa.

 

 

 

Redaktur : Ning Silviana Sholeha


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.