Menelisik, Berjilbab Namun Telanjang
Menelisik, Berjilbab Namun Telanjang

Menelisik, Berjilbab Namun Telanjang

MutiaraPublic.com – Membahas perihal gaya berjilbab di zaman sekarang sudah melalui serangkain yang cukup menyedihkan “bermetamorfosis”. Mulai dari gaya berjilbab di zaman dahulu yang hanya memakai peniti atau jarum pentul sebagai pengikat/ pemasang jilbab, hingga sisa jilbab yang menjuntai ke depan, atau dengan kata lain uma di ikat kedua ujungnya.

Namun pada zaman sekarang, jika kita lihat di jalanan, seringkali kita menjumpai banyak orang yang memakai gaya berjilbab yang modis, keren serta sangat trendy.

“Berjilbab Namun Telanjang”, Wahai saudaraku muslimat yang berbahagia.., pernahkan kita mendengar istilah tersebut? Istilah itu tentunya di khususkan bagi setiap mereka yang selalu memakai jilbab namun masih saja memperlihat serta mempertontonkan bagian tubuhnya.

Seperti halnya mereka yang sudah berjilbab akan tetapi malah memakai pakaian yang ketat sehingga bodinya bisa terExpose dengan transparan/ jelas kemana-mana, dalam artian memakai pakaian panjang namun transparan serta bisa tembus pandang.

Contoh lain seperti mereka yang sudah mengenakan jilbab, akan tetapi tidak menjutaikan/ menjulurkan jilbabnya agar menutup bagian depan tubuh mereka. Model jilbab yang dililitkan di belakang hingga ke atas atau dililitkan kemana saja seperti model-model berjilbab yang lagi trend saat ini (Hijab***), tentu saja hal demikian sepertinya sudah menjadi suatu yang sangat wajar (sudah umum di jumpai).

Tidak sedikit opini masyarakat yang mengatakan “yang terpenting kan bisa menutup aurat, yang penting kan mengenakan jilbab”, ujar sebagian masyarakat tanpa memperhatikan syariat-syariat islam yang tentunya mengajarkan, bagaimana tips mengenakan jilbab yang baik itu.

Saudaraku muslimat yang berbahagia.., Seharusnya sebelum memutuskan untuk mengenakan jilbab itu, kita terlebih dahulu perlu memahami perihal bagaimana tata cara berjilbab yang baik menurut ajaran syariat islam.

Seperti yang telah kita ketahui, bahwasanya salah satu dari faedah mengenakan jilbab ialah menjauhkan kita dari fitnah serta menghindarkan kita dari berbagai pelecehan-pelecehan fisik. Namun jika model jilbab kita, serta pakaian kita tidak lagi menutup aurat dengan sempurna, lantas apakah salah jika ada lelaki dengan lantangnya menggoda seperti suilan khas mereka atau celetukan yang tentu sangat tidak pantas di dengar oleh kita, bahkan mereka berani mendekati kita hanya dengan keegoisan nafsu semata.

Tanpa kita sadari perempuan lah yang selayaknya berperan aktif dalam pelecehan tersebut, tentunya jika pakaian yang digunakan mereka sopan, longgar alias tidak memperlihatkan lekuk-lekuk body mereka yang seakan-akan aduhai…, serta dengan jilbab yang dikenakannya juga terjuntai kedepan hingga menutup bagian tubuh yang depan, insyaallah mereka akan terhindar dari berbagai pelecehan yang sepantasnya tidak di inginkannya.

Wahai saudaraku muslimat yang berbahagia.., Meskipun zaman sekarang kejahatan tidak lagi memandang orang yang berjilbab atau tidak, Namun paling tidak, kita sudah berusaha untuk meminimalisir terjadinya berbagai pelecehan tersebut.

Jika kita sudah mengetahui bagaiman tata cara yang tepat memakai jilbab dengan baik serta benar menurut ajaran syariat islam, maka hendaknya segera merapkannya dalam kehidupan kita.

Tidak perlu khawatir wahai saudaraku.., untuk tidak bisa tampil modis. Kita tentu bisa memilah serta memilih model jilbab yang sangat sesuai dengan syariat islam, Namun tetap bisa tampil cantik dengan jilbab tampa meninggalkan modis dan trendy.

Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semua, Amin…!

 

Oleh : Zilda Afiani
Redaktur : Babur Rahmah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – Membahas perihal gaya berjilbab di zaman sekarang sudah melalui serangkain yang cukup menyedihkan “bermetamorfosis”. Mulai dari gaya berjilbab di zaman dahulu yang hanya memakai peniti atau jarum pentul sebagai pengikat/ pemasang jilbab, hingga sisa jilbab yang menjuntai ke depan, atau dengan kata lain uma di ikat kedua ujungnya. Namun pada zaman sekarang, jika …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.