Umar bin Khattab
Umar bin Khattab

Memimpin Dengan Hati ala Umar bin Khattab

MutiaraPublic.com – Suatu hari Umar bin Khattab melakukan home visite  ke rumah rumah warga. Salah satunya rumah seorang nenek buta, sebagai pemimpin, Umar ingin mengetahui bagaimana respon rakyatnya terhadap kepemimpinannya lantas bertanyalah Umar kepada nenek itu.

Bagaimana kesan nenek terhadap khalifah Umar ? Untuk memperoleh respon objektif umar sengaja menyembunyikan identitasnya kalau ada orang yang boleh saya tampar wajahnya, Umarlah orangnya. Kata nenek itu tanpa beban tentu wajah umar merah padam, malu bukan kepalang ia merasa berdosa di hadapan Allah SWT.

Mengapa nek? Tanya Umar penasaran masak saya yang buta ini di biarkan dalam keadaan terlantar begini ujar nenek yang ketus itu. Tanpa banyak bicara Umar bin Khatab langsung pamit. Diambilnya sekarung gandum di rumahnya lalu di panggulnya sendiri menuju rumah nenek tadi.

Nek bolehkan saya menebus dosa Umar yang tidak bisa memimpin dengan baik itu? Tanya Umar tetap merahasiakan siapa dirinya. Maksudnya bagaimana masak ada dosa dibeli? Tanya nenek karena tak mampu memimpin dengan baik, umar mesti menanggung dosa. Kasihan dia, nek saya ingin membantunya dengan cara menebus dosanya lewat nenek.

Caranya bagaimana? Tanya nenek dengan penasaran ini ada sedikit gandum untuk nenek, dengan syarat nenek mau memafkan Umar atas kepemimpinananya yang masih belum bisa memuaskan nenek.

Kalau begitu, sampaikan salam saya kepada khafilah Umar bin Khatab tersebut, bahwasanya mulai hari ini saya memafkan dia. Setelah menyerahkan gandum itu barulah Umar mengaku siapa gerangan dirinya wahai amirul mukminin maafkan ucapan saya kalau tidak berkenan di hati tuan, ujar nenek tersebut. Namun Umar-lah yang malah justru meminta maaf atas kekurangannya sebagai pemimpin.

Begituulah yang dilakukan oleh Umar bin Khatab ia membuka mata dan telinga batinnya lebar-lebar hanya untuk merasakan denyut jantung kehidupan masyarakatnya. Bagi Umar, Pemimpin adalah pelayan. Seorang pelayan yang baik mesti siap sedia menerima perintah tuannya dan itulah yang senantiasa dilakukan Sang Khalifah Umar bin Khattab.

 

Semoga Bermanfaat !

 

 

Oleh : Suparto
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.