Kisah Nyata ; Keutamaan Sholawat Nabi, Disambar Petir !

MutiaraPublic.com – Banyak versi tentang fadhilah dan keutamaan bersholawat kepada Rasulullah SAW. Tentunya bobot dan nilai keutamaan tersebut sangat bergantung pada keyakinan, ketulusan, dan niat kita. Maulid diba’ yang akrab dengan penulis sejak kecil misalnya, cukuplah ampuh menjadi perisai bagi diri serta keluarganya, terutama dalam hal menjaga “Aqidah” dan menjaga keimanannya, meskipun pergolakan hati dan berbagai tan-tangan hidup kerap kali membubuhi perjalanan hidup ini.

{” Allahumma Sholli ‘Alaa Sayyidina Muhammad, Wa-‘Alaa Aali Sayyidina Muhammad “}

Betapa dahsyatnya bacaan itu! Ia sanggup memecahkan dinding-dinding langit hingga permohonan kita didengar oleh Allah SWT. Ia lebih dahsyat dari senjata-senjata yang ada di “Pentagon” yang hanya mampu menghancurkan bukit kecil dan kapal selam, dan Ia (sholawat nabi itu) lebih cepat dari roket produk “NASA” yang hanya bisa mencapai sebagian kecil dari tata surya, apalagi dengan “BOING 898″ yang hanya mampu mondar-mandir dibawah atmosfer. Ini hanya sekedar perumpamaan saja, betapa Allah SWT akan membuka langit dan mendengar do’a kita, bila “Pass Word” yang kita gunakan tersebut adalah “bersholawat kepada Baginda Rasulullah SAW“.

Baginda Rasulullah SAW bersabda : {” Tiadalah dari sebuah do’a, kecuali antara do’a dan langit terdapat sebuah hijab (penghalang), hingga ia bersholawat kepadaku, jika bersholawat kepadaku terkoyahlah hijab dan terangkat do’a tersebut “}

Saudaraku, Penulis tidak pernah mengaji pada ibundanya, tetapi penulis sering mendengarkan alunan-alunan maulid diba’ di rumahnya dari seorang ibundanya, yang memang pimpinan jama’ah sholawat kampung halamannya.

Setiap kali penulis hendak pergi dari rumah atau penulis hendak berpamitan kepadanya,  maka beliau (ibunda) selalu menganjurkan “Sholawat Nabi seng akeh le…” (bersholawat sebanyak-banyaknya) dari sejak kecil sampai tumbuh dewasa, bahkan sampai berumah tangga pun di anjurkan membaca sholawat nabi. Anjuran bersholawat itu sudah menjadi suatu kebiasaan dan bahkan menjadi rutinitas sehari-hari sehingga mengakar dalam kehidupan, hingga dalam kondisi atau situasi apapun anjuran itu (anjuran untuk bersholawat) tidak terlupakan. Terima kasih ibu…!

Mungkin saat ini pembaca bertanya-tanya, memang apa manfaatnya atau keutamaannya (membaca sholawat nabi tersebut) ?

Ketahuilah saudaraku, sesungguhnya ada ribuan bahkan jutaan manfaat yang terkandung di dalam sholawat nabi ini, minimal (fadhilahnya) untuk keselamatan dan ketenangan hati kita dalam mengarungi hidup ini. Maka dari itu jadikanlah sholawat nabi sebagai pusaka yang harus anda bawa di berbagai suasana dan tujuan: di dalam ketakutan, di dalam kebimbangan, di dalam kesakitan, di dalam kesusahan, di dalam kegelisahan, di dalam kebingunan, di dalam kesulitan, dan di berbagai ke-kecewaan hati yang sulit terpecahkan.

Percayalah wahai saudaraku, sesungguhnya sholawatmu itu adalah pembasuh luka, sholawatmu itu mampu mensterilkan segala bentuk perih dan duka yang berkecambuk di dalam hati, serta mampu membongkar kebekuan mimpi, dan menjernihkan fikira-fikiran yang ternodai.

Sholawat nabi adalah penawar rindu; kerinduan akan kedamaian, kerinduan wajah anggun sang pujaan (Rasulullah SAW); wajah dari semua kedamaian. Apalah arti surga bagi kita, bila tak pernah kita temukan kerinduan-kerinduan dari wajah indahnya sang Rasulullah SAW. Dia adalah lambang dan simbol dari kesempurnaan langit dan bumi. Jangan pernah ada kata bosan dalam melantunkan keteladannya (Rasulullah SAW), jangan pernah ada kata henti dalam menulis puisi-puisi tentangnya, hingga kita merasakan bahwa dunia ini tak berarti apa-apa tanpamu wahai sang kekasih hati Muhammad bin Abdillah.

Peristiwa-peristiwa Fenomenal di Luar Dugaan

Peristiwa Pertama :

Ketika itu suasana hujan…, penulis berada di atas sepeda motor, sambil melaju dengan tenang. pada saat itu, penulis melantunkan bacaan ” syair-syair maulid diba’ ” untuk persiapan sore hari di rumah penulis. Alangkah terkejutnya, ketika petir menyambar persis di garis lurus sepeda motor penulis, dengan dentuman keras, hampir saja memecahkan gendang telinga, “geledaaaarrrr…”, hingga serasa Mike Tyson memberikan “hook” kirinya pada helm cerobong SNI penulis. Dari saking kerasnya suara itu, sungguh membuat kepala ini pening tujuh keliling.

Alhamdulillah, tak sampai terjatuh. Kupijit-pijit jari-jari ini, dan leher ini, hingga kedua lutut ini. Alhamdulillah ternyata terasa (oh.. ternyata aku masih hidup, Alhamdulillah..). Kemudian kulanjutkan membaca sholawat nabi lebih keras lagi, meski dalam keadaan kehujanan yang mungkin tak ada satu orang pun yang menghiraukan untuk mengiringi aku pulang.

Peristiwa Kedua :

Dzikir tahun 1997 menjelang awal tahun 1998 yang merupakan pintu gerbang orde baru, awal dari keterpurukan perekonomian Indonesia, sebuah dealer mobil merek terkenal asal negara Jepang membuka lowongan Pekerjaan mencari tenaga-tenaga baru yang terampil dan fresh (usianya max 25 tahun), disini yang sangat meragukan usia penulis “pas” lebih beberapa bulan dan persaingannya yang jumlah ratusan orang, yang mayoritas lulusan kampus penganngguran. Setelah melewati beberapa tahap, maka yang terseleksi hanya sekitar 140 orang untuk mengikuti test masuk berikutnya.

Saat itu, kutaruh sebuah lamaran kerja dengan niat “bismillah” + diikuti sholawat nabi sebanyak-banyaknya, di meja pak satpam. Akupun termasuk dari 140 pelamar yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti psycho test, technical meeting, dan interview. Suasana begitu tegang, karena soal-soal dan beberapa pertanyaan lisan yang harus diselesaikan dalam tempo waktu yang telah di tentukan, begitu sulit dan banyak memeras keringat otak. kumulai dengan membaca “bismillah” + diikuti dengan sholawat nabi sebanyak-banyaknya. Ketegangan itupun perlahan-lahan hilang, kesulitannya pun sedikit-demi-sedikit terpecahkan dan termudahkan. Setelah semua soal terjawab, maka akupun menutupnya dengan membaca “alhamdulillah“.

Dua hari setelah itu, pengumuman hasil ujian diumumkan. Aku duduk di ruang loby sambil sesekali melihat lalu-lalang mobil produk terbaru di balik kaca, sambil menunggu pengumuman. Tegang, gelisah, jenuh, dan sedikit rasa takut menghampiriku, laksana penduduk di jalur Gaza yang gelisah dan takut. Kapankah..? Bagaimanakah..? menghindari kebiadaban para.. itu.

Alhasil kalimat yang keluar dari lisanku itu hanya “Allahumma sholli ‘alaa Muhammad“. Dan ketika kulihat hasil test di papan pengumuman, “alhamdulillah” namaku berada dalam daftar peserta terpilih atau diterima, bahkan berada di urutan nomor 2 dari 30 orang yang lulus.

Peristiwa Ketiga :

Sekitar pukul 20.00 WIB, di tempat parkir sebuah ruko bekas diskotik Laguna, ada sebuah operasi gabungan yang terdiri dari POLANTAS, DLLAJR, dan juga PM, dengan teliti mereka meriksa satu-persatu semua jenis kendaraan bermotor baik motor, mobil, dan kendaraan lainnya. Serasa tak berdaya ; SIM mati, STNK mati, dan BPKB pun masih “les private” di KSP Bengawan Solo, istriku yang mungkin gelisah dan anakku yang tertidur di pangkuannya membuatku tak akan berbalik arah putar haluan, alias lari dari kenyataan seperti di kejar-kejar syetan, kemudian kupelankan laju kendaraan, sambil di dalam hati tak henti-hentinya “bersholawat”, hingga semakin dekat dengan petugas tersebut. Kemudian kusapa ; “monggo… pak….“, petugas itupun terbengong hanya memandangiku yang lewat begitu saja tanpa diperiksa.

Insya Allah di lain hari aku akan minta maaf kepada para petugas yang menjalankan amanat atas nama hukum tersebut. Ungkapan yang mungkin bisa mewakili perasaan penulis adalah “And justice for all” kata fans Held Full (pentolan Metalica). Artinya, aku akan melengkapi semuanya ; “Kewajiban perpanjang SIM, seperti halnya “syari’at” yang terus menerus diperpanjang tak pernah mati, sampai pada waktunya/ saatnya kita mati. Kewajiban membayar pajak STNK, seperti halnya juga “zakat” yang terus-menerus dikeluarkan. Dan BPKB harus ditebus/ dilunasi, itupun juga bisa mencegah “fitnah” bahwa barang itu halal atau haram.

 

Saudaraku, dengan mengalami berbagai peristiwa-peristiwa tersebut, dan mungkin banyak lagi yang tidak bisa penulis tuliskan di sini, maka penulis berharap bahwa keyakinan kita akan sholawat nabi ini akan semakin bertambah. Betapa banyak manfaat dan keutamaan sholawat nabi yang bisa kita petik, tidak hanya di dunia, terlebih-lebih di akhirat kelak.

{” Sesungguhnya (bagisiapa) orang yang bershalawat kepadaku (baginda Rasulullah SAW) sekali, maka Allah SWt akan bershalawat untuknya (sebanyak) sepuluh kali. Kemudian, mintalah kepada Allah SWT wasilah untukku sebab wasilah itu merupakan sebuah tempat di-surga (kelak), yang tidak akan dikaruniakan, melainkan (hanya) kepada salah satu hamba Allah SWT. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba (Allah SWT) tersebut. Barang siapa (diantara kalian yang) memohon untukku wasilah, maka (sungguh) ia akan meraih syafa’at “} (HR. Muslim).

 

 

Oleh : Edy Santosa
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

14 comments

  1. CICI ERMITA SAIMUN

    Alhamdulillah….
    Artikelx sangat bermamfaat…subhanallah…
    Mksih ya….
    Aq numpang share di fb.
    Wassalam

    • Team MutiaraPublic

      Sama-sama saudari…, Terima kasih juga atas komentar dan Share FB nya…

      Semoga saudari di limpahkan pahala oleh Allah SWT. Aamiin !

  2. Subhannallah,

    memang khasiat shalawat begitu luar biasa,
    saya sendiri mengalaminya, mungkin bagi orang lain biasa aj,tapi bagi saya sendiri sungguh hal yang sangat tidak pernah terfikirkan,,
    bershalawtlah terus tanpa henti, hanya Rasulullah lah yang bisa bertemu dengan Allah

    • Team MutiaraPublic

      Terima kasih atas komentarnya saudaraku…

      ان الله وملائكته يصلون على النبي ياايها الذين امنوا صلوا عليه وسلموا تسليما.

      Artinya : {” Sungguh Allah SWT beserta Malaikat-Nya bersolawat atas Nabi, Wahai (kalian) orang-orang yang beriman bersolawatlah kalian atasnya dan bersalamlah dengan sesungguh- sungguhnya “}

      Semoga Allah SWT Kelak Menjadikan saudara (kita) bisa berkumpul bersama Rasulullah Muhammad SAW. Aamiin !

  3. Subhanallah, sangat menginspirasi sekali.
    Terimakasih sudah berbagi, semoga kita selalu bisa selalu istikomah mengamalkan sholawat Nabi.

    • Team MutiaraPublic

      Sama-sama.., TerimaKasih juga sudah berkomentar saudaraku Arif Wahyu.., Semoga saudara selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin !

  4. Dana Khoiril Huda

    Sangat bermanfaat mas…

  5. subhanalloh…ijin ikut mengamalkannya terima kasih …

    Semoga Allah meringankan lisan kita untuk selalu membaca shalawat kepada Nabi SAW dan meraih keutamaannya. Amin!

    • Team MutiaraPublic

      Alhamdulillah… Barakallahu Fiq…!

      Semoga saudara dijadikan golongan yang Cinta Kepada Rasulullah dan kelak bisa berkumpul bersama Rasulullah SAW. Aamiiin…!

  6. Download mp3 terbaru

    Subhanlloh, sungguh manfaat yg besar,,semoga kita bisa slalu mengamkan.amin

  7. H. Muhammad Muhsin

    Rasulullah SAW tidak akan menghiraukan umatnya kelak di hari penghitungan amal manusia, karena tidak pernah membaca sholawat kepadanya atau sengaja meninggalkannya. Sholawat adalah kunci keselamatan umat manusia dari siksa Allah SWT kelak di akhirat. Bacalah sholawat walaupun hanya sepuluh kali setiap selesai sholat lima waktu, Insya Allah Rasulullah SWT akan memberi syafa’at / pertolongan keselamatan kita di hari mahsyar kelak. Sungguh amal perbuatan baik kita tidak mencukupi untk menjadi modal masuk surga, tanpa di irini dengan bacaan Sholawat yang terus menerus. Allahu Akbar.
    اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد النبي الأمي وعلى أل وصحبهْ Bacalah sholawat ini sebanyak banyaknya setelah sholat lima waktu. Share artikel ini, Insya Allah berpahala. Amin !

    • Team MutiaraPublic

      TerimaKasih Saudaraku H. Muhammad Muhsin, Semoga dengan komentar dan pesan Saudara tersebut, Allah SWT melipat gandakan pahala Saduara dan Allah menjadikan Saudara golongan yang Ahli Sholawat, dan IshaAllah kelak di akhirat bisa berkumpul bersama Baginda Rasulullah SAW. Aamiiiin Ya Rabb !

  8. Banyak keajaiban ketika kita iklas melantunkan sholawat nabi….Saya sudah membuktikan nya sendiri…. Seakan pintu rezeki dunia dn akhirat dekat dengan kita…. Ini untuk rezeki…. Dn masih banyak lagi yang lainnya…. Sungguh luar biasa….

    • Team MutiaraPublic

      Subhanallah… terimakasih atas sharingnya saudaraku, semoga di bulan maulid nabi ini kita lebih cinta pada baginda Rasulullah SAW dengan memperbanyak Sholawat Kepada Beliau. Aamiiiin !

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.