Kisah Nyata - Berhijabnya Sang Penulis
Kisah Nyata : Berhijabnya Sang Penulis (ilustrasi)

Kisah Nyata : Berhijabnya Sang Penulis

MutiaraPublic.com – Mendengar kata Hijab, semua orang tahu kalau hijab adalah bagian dari busana wanita muslimah. Selain sebagai penutup aurat, hijabpun wajib hukumnya. Seperti kutipan ayat berikut ini. {“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu dan anak-anak perempuanmu, serta kepada wanita-wanita mukmin supaya mereka mendekatkan diri dengan hijab mereka, supaya mereka mudah dikenal dan supaya mereka tidak diganggu. Maka sesungguhnya Allah SWT Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. “} Demikian Firman Allah SWT dalam ( Surat Al-Ahzab ayat 59).

Sebagai seorang muslim, kita tentunya ingin menjalankan perintah agama dengan benar sesuai syariatNya, namun terkadang kita merasa malas dan masih enggan untuk melaksanakannya. Entah dengan alasan malu (nauzubillah… untuk yang satu ini), atau dengan alasan belum siap atau yang biasa banyak diucapkan adalah belum mendapat hidayah.

Saudariku kutipan ayat diatas tersebut menjelaskan bahwa betapa Allah SWT sangat menjaga harkat dan martabat seorang wanita. Subhanallah… dengan melalui tulisan ini penulis ingin berbagi pengalaman mengenai berhijabnya sang penulis.

Sejak dulu penulis sangat mengagumi wanita-wanita muslim yang berhijab. Selain mereka terlihat sopan dan lembut, merekapun tampak anggun. Dalam benak hati penulis ingin seperti mereka yang berhijab. Namun penulis masih punya kendala, yaitu tidak bisanya penulis menggunakan hijab lilit yang dengan memakainya harus menggunakan  bantuan jarum pentul ataupun peniti. Menurut penulis pada waktu itu Sangatlah ribet dan sulit.

Penulis pun mencoba beberapa kali pada waktu itu, akan tetapi masih tetap tidak bisa dan selalu gagal (alias) berantakan. Apalagi setiap penulis mencoba, penulis merasa tidak pantas, karena wajah bulat yang dimiliki penulis membuat suasana mata tidak nyaman. Jadi setiap mencoba mengenakan hijab, wajah bulat itu semakin nampak lebih bulat, dan penulis merasa wajah ini bertambah sangat jelek.

Jujur, penulis ingin sekali berhijab. Akan Tetapi kerana alasan tersebut, akhirnya niat untuk berhijabpun menurun dan terlupakan. Namun setiap kali melihat wanita muslimah berhijab, yang tampak dimata ini begitu sangat sopan dan anggun (seperti yang sudah penulis tuturkan tadi), dan dari hal tersebut akhirnya membuat semangat dan niat penulis kembali menggebu-gebu.

Setelah merenung sejenak…, niat ingin berhijab pun sangat besar sekali dan dengan sangat mantap akhirnya memutuskan bahwa penulis ini harus berhijab. Meskipun belum bisa dan belum tahu cara memakai hijab yang rapih, penulis berusaha mencobanya yakni dengan memakai hijab yang sudah jadi dulu.

Sebagaimana pepatah mengatakan : “Bisa itu karena sudah Terbiasa”, nah.. hal ini tentunya berlaku buat semuanya termasuk pada penulis. Dan hal ini pun terbukti !. Setelah mencoba, mencoba dan terus mencoba, akhirnya Alhamdulillah…, sukses juga berhijab. Penulis akhirnya bisa mengenakan hijab dengan rapih. Sungguh hati ini sangat senang bukan main. Alhamdulillah niat untuk berhijab pun tersampaikan.

Tidak hanya itu saja setelah berhijab, dalam batin ini ada perasaan yang sangat berbeda. Penulis sangat merasa nyaman, adem-ayem, dan tentram. Sungguh ini merupakan anugerah yang luar biasa buat pribadi penulis. Terima kasih ya Allah…, akhirnya Engkau berikan aku Rahmat, Taufiq, dan Hidayah…!

Sungguh ajaran Islam ini sangat menakjubkan serta mengagumkan. Betapa tidak, ajaran Islam ini tidak hanya menyangkut soal urusan surga dan neraka, halal dan haram, akan tetapi juga mencakup banyak hal. Mulai dari persoalan yang besar dan sampai yang kecilpun, Islam membahasnya. Begitu juga dengan halnya hijab ini yang menjadi standart pakaian bagi wanita muslimah dan sholehah, sedunia.

Oleh karena itu, secara pribadi penulis mengajak kepada para wanita muslimah yang manis, cantik dan jelita, muda, maupun tua.., mari kita bersama-sama muliakan diri kita dengan berhijab. Yang dulunya lalai akan syariat, maka saatnyalah tegakkan syariat Islam, dan banggakan Islam yakni dengan berhijab sebagai identitas muslimah kita. Sungguh Syariat Islam itu indah…!

 

Semoga dengan tulisan yang berjudul “ berhijabnya sang penulis ” yang singkat ini, dapat bermanfaat bagi semuanya. Aamiin !

 

 

 

 

Oleh : Esih Tirja (Perumahan Bumi Satria Kencana, Jln. Nakula 7/10 Blok 30, Bekasi Selatan)
Editor : Sa’Dullah
Redaktur : Babur Rahmah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.