Hal Yang Haram Dan Kebaikan Yang Menyelamatkan
ilustrasi - Hal Yang Haram Dan Kebaikan Yang Menyelamatkan (foto ; blogspot)

Hal Yang Haram Dan Kebaikan Yang Menyelamatkan

MutiaraPublic.com – Allah SWT telah menetapkan hukum haram kepada manusia diantara banyaknya hal yang dihalalkan di dunia, hal-hal yang dihukumi haram tersebut tentunya ada maksud baik dibalik semua hal yang telah diharamkan tersebut, bahkan Allah telah menjamin bagi siapapun orang muslim yang menjauhi segala hal yang diharamkan maka orang tersebut menjadi orang yang paling beribadah, seperti dalam hadist yang menjelaskan tentang hal ini yang bunyinya :

{” Jauhilah segala yang haram niscaya engkau menjadi orang yang paling beribadah (kepada Allah SWT). Relalah dengan pembagian (rezeki) Allah SWT kepadamu niscaya engkau akan menjadi orang paling kaya. Dan berperilakulah yang baik kepada tetangga-tetanggamu (maka) niscaya engkau termasuk orang mukmin. Cintailah orang lain terhadap hal-hal yang engkau cintai bagi dirimu sendiri niscaya engkau tergolong (orang) muslim, dan janganlah engakau terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya (orang) terlalu banyak tertawa itu akan mematikan hati “} (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Selain memerintahkan kepada kita hal – hal yang haram, dalam hadist tersebut Rasulullah SAW memerintahkan kepada kita untuk rela dengan pembagian rezeki yang Allah SWT tetapkan kepada kita sebab dengan cara tersebut kita akan menjadi orang paling kaya, mengapa dapat dikatakan orang paling kaya? karena berarti kita telah mensyukuri rezeki yang telah diberikan oleh-Nya, kemudian Rasulullah memerintahkan kepada kita untuk berperilaku baik terhadap tetangga, karena berbuat baik terhadap tetangga merupakan cerminan perilaku seorang mukmin, terlebih ketika kita membantu tetangga yang sedang dalam kesusahan, maka berbuat baiklah terhaddap tetangga jika kita benar-benar ingin menjadi orang mukmin, selanjutnya perintah untuk mencintai orang lain pada hal-hal yang kita cintai bagi diri kita sendiri karena dengan itu kita pantas dikatakan sebagai seorang muslim, begitupun sebaliknya, kemudian yang terakhir adalah perintah untuk tidak banyak tertawa, karena tertawa dapat mematikan hati, dan jika hati kita mati, maka kita sangat sulit untuk menerima sebuah kebaikan.

Kita telah mengetahui bahwa perintah-perintah dalam hadist diatas adalah perintah yang menyerukan kita kepada hal yang dapat membawa kita pada kebaikan, karena jika kita mengamalkan semua itu tentu akan berdampak baik bagi kehidupan kita, dan tentunya pahala akan terus mengalir untuk kita. Maka berusahalah untuk mengamalkan perintah-perintah tersebut jika kita menginginkan kebaikan-kebaikan mendekat kepada diri kita, dan jauhilah hal-hal yang telah diharamkan oleh-Nya niscaya kita akan selamat dari siksaan-Nya.

 

 

 

Oleh : Hawada Afiyah
Redaktur : Erlinda Natalia


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.