Ceramah Singkat - Dunia Laksana Buih-buih Di lautan
ilustrasi - Ceramah Singkat : Dunia Laksana Buih-buih Di lautan

Ceramah Singkat : Dunia Laksana Buih-buih Di lautan

MutiaraPublic.com – Saudara/i ku yang di muliakan oleh Allah SWT, cobalah kita lihat alam ini, subhanallah.. sungguh menakjubkan, lihatlah alam semesta ini yang merupakan ciptaan Allah SWT, sungguh begitu indahnya. Akan tetapi, keindahan dunia ini sering bahkan selalu membuat kita lalai dan lengah.

Keindahan alam semesta ini, nanserasa-nanserasi laksana bidadari tak jarang membuat kita lupa bahwa dunia ini hanya persinggahan, bukan tempat yang abadi. Cobalah kita lihat ombak yang pasang surut menggoda seperti dunia, yang menyapa tepian hati setiap manusia, menggelitik dan menggodanya, agar mereka mencoba dan mencicipinya.

Tetapi ingat wahai saudara/i ku, satu hal yang pernah di-ingatkan oleh nabi kita Muhammad SAW, beliau sangat cemas, beliau sangat khawatir dan takut. Bahwasanya dunia ini, dengan segala keindahan dan gemerlapnya telah melalaikan ummatnya.

Nabi kita Muhammad SAW, juga pernah menegaskan bahwa bukan hal kesyirikan yang beliau takuti terhadap ummatnya ini, tetapi yang paling ditakuti oleh Rasulullah SAW yakni ketika dunia ini dibentangkan dan dibukakan untuk ummatnya, maka kemudian mereka itu berlomba-lomba hanya untuk mengejar dunia tersebut. Mereka saling sikut kanan-sikut kiri, mereka tidak peduli halal atau haram, mereka tidak peduli lagi mengenai “ukhuwah” hubungan persaudaraan. Maka sungguh Dunia ini (tutur Rasulullah SAW) akan membinasakan kalian jika kalian memerebutkannya, sebagaimana dunia telah membinasakan ummat-ummat terdahulu.

Dunia ini yang membuat ummat ini laksana buih-buih di lautan yang tercerai-berai diterjang oleh gemuruh gelombang. Banyak… ! namun tidak memiliki daya kekuatan, banyak namun lemah. Sehingga mereka musuh-musuh islam, musuh-musuh kaum muslimin tidak lagi takut kepada mereka.

Padahal dahulu Allah SWT berikan kemenangan kepada Nabi Muhammad SAW dan kepada orang-orang yang mengikutinya (mengikuti baginda Rasulullah SAW), kemenangan dari jarak 1 bulan terhadap musuh-musuhnya. Akan tetapi, karena musuh-musuhnya tersebut cinta kepada dunia yang berlebihan, maka Allah SWT pun telah hilangkan rasa ketangguhan dan rasa keberanian dari musuh-musuh tersebut kepada umat islam.

Dan Allah Timpahkan di hati umat islam “Al-Wahan” yakni kelemahan, apa yang dimaksud “Al-Wahan” tersebut ?. Sahabat bertanya dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu-Daud : {“ Apa itu Wahan Ya Rasulullah “}, kemudian Rasulullah SAW menjawab, {“ Yakni adalah Cinta kepada Dunia ini dan takut kepada kematian “}.

Saudara/i ku yang di muliakan oleh Allah SWT, kita memang hidup di dunia, kita berjalan di atas bumi ini, dan kita pun dapat merasakan segala bentuk-bentuk menikmati dan kelezatan, serta kita bisa menyaksikan keindahan-keindahan alam semesta. Tetapi satu hal yang harus kita ingat dan kaji lebih dalam, bahwa ini (dunia ini) adalah jembatan untuk menuju akhirat, ini hanyalah tempat untuk ber-cocok tanam di akhirat kelak kita akan menuai.

Hiduplah di dunia seolah-olah anda orang asing, anda tidak akan lama berada di tempat tersebut (di dunia). Atau seperti anda sedang dalam perjalanan, atau anda menyeberang jalan yang pastinya punya tujuan. Sungguh dunia ini hanyalah persinggahan, seperti anda yang letih dan lelah kemudian berhenti sejenak berteduh di sebuah pohon dan setelah rasa letih itu hilang anda harus melanjutkan kembali perjalanan tersebut agar sampai pada tujuan.

Rasulullah SAW hidup di dunia, dan Allah SWT membukakan bagi Rasulullah SAW  yakni “pundi-pundi Dunia”, Namun tetapi, baginda Rasulullah SAW lebih memilih dan mengutamakan Akhirat.

Oleh karena itu saudaraku yang dimuliakan Allah SWT, marilah kita teladani baginda Rasulullah SAW, ambillah dari dunia ini apa yang menjadi bekal buat kita untuk menuju Allah SWT, untuk menuju ridho Allah SWT.

Jangan perberat pundak anda dengan berbagai macam kelezatan dan kenikmatan yang haram, mubah yang berlebih-lebihan, dan “subhat” yang lebih dekat kepada yang haram sehingga memberatkan anda untuk menuju ke pada Allah SWT. Ambillah yang cukup sebagai bekal dari yang halal dan diberkahi oleh Allah SWT, serta gunakan dunia ini untuk menguatkan diri anda dalam melangkahkan kaki menuju-Nya.

Demikian ceramah singkat kali ini, dan mudah-mudahan kita bisa sampai keperjalanan yang kita tuju, mudah-mudahan dengan demikian Allah mengembalikan kekuatan ummat islam, mengembalikan “izzah” kaum muslimin baik di dunia dan di akhirat. Semoga Allah Merahmati kita semua. Aamiin !

 

 

 

Oleh : Ustadz Abuz Zubair Hawaary, Lc.
Editor : M. Ivan J.
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.