air mata pembersih dosa - ilustrasi
air mata pembersih dosa - ilustrasi

Air Mata Pembersih Dosa !

MutiaraPublic.com – Saudaraku yang dimuliakan Allah SWTAbdullah bin Amru bin Ash r.a. pernah berkata bahwa :

{” Se-tetes air mata yang jatuh di wajah-ku lantaran takut kepada Allah SWT (takut akan siksanya), itu jauh lebih aku sukai dari-pada sedekah dengan seribu dirham.”} (Mawa’izh as shahabah, Shalih Ahmad al Syami).

Saudaraku yang di muliakan Allah SWT…

Dari perkataan Abdullah bin Amru bin Ash r.a. di atas tersebut, pernahkah air mata ini menetes dan membasahi wajah kita, air mata menetes Lantaran takut kepada Allah SWT ?. Lantaran takut akan siksa-Nya ?. Lantaran mengenang dosa-dosa yang pernah kita perbuat dalam kehidupan ini ?. Karena kita sadar dengan kekurangan-kekurangan kita dalam menjalankan perintah agama ?. Karena banyaknya larangan yang belum mampu kita jauhi secara sempurna ?. Karena begitu mudahnya kita tergelincir dan terperosok di jurang dosa dan kesalahan ?. ???? 

Kita memang terkadang menangis, tapi bukan karena takut kepada Allah SWT….., Bukan pula karena menghayati ayat-ayat-Nya…., Bukan karena takut ancaman dan siksa-Nya di neraka sana…., Bukan juga karena merindukan Surga dengan segala kenikmatannya….

Tapi.., Justru Kita menangis karena kita merasa gagal dalam membangun usaha…! Karena hasil panen kebun karet dan sawit yang jauh dari harapan kita…! Lantaran tidak tersedianya bahan makanan untuk esok hari…! Di PHK dari perusahaan bonafid…! Diberhentikan di tengah jalan dari anggota dewan…! Kalah dalam Pilkada padahal seluruh harta benda milik kita telah terkuras habis…! Gagal mempersunting gadis tambatan hati…! Kepergian orang-orang dekat…! Bencana alam yang membawa pergi harta milik kita…! Kapal keluarga yang karam tenggelam di laut merah…!  Hutang yang semakin mencekik leher…! Disingkirkan oleh atasan kita, karena ia tak menyukai kita…! Dan lain seterusnya….!

Saudaraku…, Jika karena hal di atas tersebut yang membuat kita meneteskan air mata. Maka itu artinya kita masih memiliki kepribadian yang lemah…, rapuh dan ringkih… Kita masih bermental tempe atau mental anak-anak, walaupun usia kita sudah mulai merambat senja. Manja dan cengeng dalam menjalani kehidupan ini….!

Saudaraku yang dimuliakan Allah SWT…

Menangis-lah kita karena takut akan siksa-Nya, menangis di tengah malam atau di penghujung malam. Sewaktu manusia itu terlelap di alam mimpi (tidur). Ketika kita jauh dari penglihatan manusia. Maka sungguh Itulah amalan rahasia antara kita dengan Rabb pencipta, Allah SWT !

Itulah sesungguhnya bentuk tetesan air mata yang pertanda akan ketulusan kita dalam mendaki puncak “ubudiyah“. Sebagai bukti akan kesungguhan kita dalam meraih surga-Nya dan bukti bahwa kita benar-benar takut akan siksa-Nya. Itulah air mata yang akan menyelamatkan kita di sana. Air mata yang mengalir dari keinsafan kita…!

Itulah air mata yang lebih baik dari sedekah seberapa pun jumlah harta yang kita sedekahkan. Karena sejatinya sedekah itu sendiri, adalah suatu amalan yang berhubungan dengan orang lain. Berbeda dengan air mata yang mengalir di tengah malam. Hanya Dia (Allah SWT) lah yang melihatnya. Sungguh karena Dia air mata ini tercipta…!

Baginda Rasulullah SAW bersabda :
 
{” Mata yang menangis di tengah keheningan malam karena takut kepada Allah, tidak akan tersentuh oleh api neraka.”} (Hadits hasan yang diriwayat oleh Tirmidzi).

 

Saudaraku.. marilah kita sama-sama sejenak berdoa : Ya Allah… Yang maha Pemurah,  karuniakanlah kepada kami tetesan air mata tersebut, tetesan air mata yang akan menjadikan kami lebih dekat dengan-Mu, dan tetesan air mata yang akan menjauhkan kami dari sentuhan api neraka-Mu. Air mata yang bersimbah lantaran takut akan siksa-Mu. Ya Rab.. ! Aamiin….

 

 

 

Oleh : Ustadz Ahmad Hasan
Editor : Didik Sugianto


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – Saudaraku yang dimuliakan Allah SWT, Abdullah bin Amru bin Ash r.a. pernah berkata bahwa : {” Se-tetes air mata yang jatuh di wajah-ku lantaran takut kepada Allah SWT (takut akan siksanya), itu jauh lebih aku sukai dari-pada sedekah dengan seribu dirham.”} (Mawa’izh as shahabah, Shalih Ahmad al Syami). Saudaraku yang di muliakan Allah SWT… Dari perkataan …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.