Niat Fokus Untuk Mengejar Ridho Allah (foto, Aa Gym)
Niat Fokus Untuk Mengejar Ridho Allah (foto : Aa Gym)

Aa Gym : Niat Fokus Untuk Mengejar Ridho Allah

MutiaraPublic.comAlhamdulillah…! Sungguh tiada tuhan yang patut kita sembah selain kepada Allah SWT. Tiada tuhan yang patut kita jadikan sandaran selain kepada Allah SWT. Maka dialah Allah, Dzat yang sama sekali tidak pernah tidur…, Dialah Dzat yang selalu senantiasa memberikan limpahan rahmat dan karunia tanpa henti-hentinya, tanpa putus-putusnya kepada kita sebagai seorang hamba-Nya. Semoga kita ini termasuk golongan hamba-Nya yang pandai bersyukur. Dan tak lupa pula Shalawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada beliau baginda Rasulullah Muhammad SAW.

Saudaraku yang Allah cintai, ada sebuah hadits yang amat penting sekali sebagai renungan kita di hari ini. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Hurairoh r.a., bahwa dia pernah mendengar Baginda Rasulullah SAW. bersabda ;

{” Manusia pertama yang (akan) di-adili pada kelak hari Kiamat adalah mereka (orang-orang) yang mati di medan peperangan. Maka orang tersebut pun didatangkan (langsung) di hadapan Allah SWT. Selanjutnya, ditunjuk-kan seluruh kenikmatan yang telah Allah berikan kepadanya. Dan, mereka-pun mengakui-nya.

Allah SWT berfirman kepadanya, “Apa yang telah engkau kerjakan/ lakukan di dunia (ini) ?” Ia (orang itupun) menjawab, “Aku telah berperang untuk membela agama-Mu (agama Allah SWT).” Kemudian, Allah SWT pun berfirman, “(sungguh) Engkau ber-bohong. Engkau sebenarnya berperang supaya orang-orang itu menyebutmu seorang pemberani.” Lalu, Allah SWT pun memerintahkan supaya amal-nya itu dihitung/ ditimbang di pengadilan-Nya. Akhirnya, orang itu pun dimasuk-kan ke dalam Neraka.

Selanjutnya, dihadapkan kepada Allah SWT, seorang penuntut ilmu se-kaligus ia rajin membaca Al-Qur’an. Kemudian, ditunjuk-kan seluruh kenikmatan yang telah diberikan kepadanya (kepada penuntut ilmu tersebut). Dan, dia pun mengakuinya. Lalu Allah SWT berfirman, “Apa yang telah engkau kerjakan/ lakukan di dunia ? ” Penuntut ilmu itu menjawab, “Aku menuntut ilmu, dan aku mengamalkan-nya serta aku membaca Al-Qur’an dengan mengharap ridho-Mu (Ridho Allah SWT).

Allah SWT berfirman kepada penuntut ilmu tersebut, “(sungguh) Engkau berbohong. Engkau mencari ilmu itu (semata-mata) agar orang-orang menyebutmu sebagai seorang yang Alim. Dan, (sungguh) engkau membaca Al-Qur’an supaya orang lain menyebut-mu rajin dalam membaca Al-Qur’an.” Lalu, Allah SWT pun memerintahkan supaya amal orang itu dihitung di pengadilan-Nya. Dan pada akhirnya, orang itu pun dimasuk-kan ke dalam neraka.

Selanjutnya, seorang yang kaya-raya dan sangat terkenal dermawan (di mata masyarakat), ia dihadapkan kepada Allah SWT. Kemudian, ditunjuk-kan-lah seluruh kenikmatan yang telah Allah berikan kepadanya. lalu, ia pun mengakui-nya. Allah SWT berfirman, “Apa yang telah engkau kerjakan/ lakukan di dunia ?” Orang itu pun menjawab, “Seluruh harta benda yang aku miliki tersebut (sama-sekali) tidak aku sukai, kecuali aku hanya sedekahkan karena-Mu (karena Allah SWT).”

Kemudian, Allah SWT pun berfirman, “(sungguh) Engkau berbohong. Engkau telah melakukan hal itu (semata-mata) supaya orang-orang tersebut menyebutmu sebagai orang yang dermawan dan murah hati.” Lalu, Allah SWT pun (langsung) memerintahkan supaya seluruh amalnya dihitung di pengadilan-Nya. Dan pada akhirnya, orang itu pun dimasuk-kan ke dalam neraka.

Abu Hurairoh berfirman, “Kemudian setelah itu, Baginda Rasulullah Muhammad SAW menepuk pahaku dan Beliau pun berkata, “Wahai.. Abu Hurairoh, mereka (orang-orang itu) adalah manusia pertama yang (akan) merasakan panas-nya api ‘neraka Jahanam’ kelak di hari kiamat.” “} (HR. Muslim)

 

Subhaanallah, Allahu Akbar..! Sungguh Betapa dahsyatnya mengenai masalah Niat tersebut. Sehebat apapun perbuatan yang telah kita lakukan, tentu akan sia-sia/ percuma saja jikalau kita tidak niatkan semuanya itu semata-mata karena Allah SWT. Namun sebaliknya Saudaraku yang Allah cintai, sehalus-halusnya dan sekecil-kecilnya perbuatan apapun itu, jikalau kita niatkan hanya karena Allah SWT, kita niatkan hanya berharap pertolongan dan Ridho Allah SWT, maka niscaya walaupun itu kecil akan bernilai besar di hadapan Allah SWT.

Maka dari itu, sungguh hal ini haruslah menjadi fokus kita dalam berbuat kebaikan, dalam beramal dengan selalu niat fokus untuk mengejar ridho Allah SWT. Apalah artinya sebuah amal meskipun itu sangat luar biasa hebatnya jikalau Allah SWT tidak ridho kepadanya.

Saudaraku yang Allah cintai, jadi bukanlah karena kurang kerja keras suatu amal itu menjadi tidak bernilai, akan tetapi disebabkan karena kita salah niat dan kita sama-sekali tidak niat dalam mengejar Ridho Allah SWT. Maka dari itu, marilah kita semua senantiasa selalu periksa hati kita ini, marilah kita periksa niat kita ini setiap kali kita mengerjakan amal perbuatan.

Demikian pula bilamana kita memperoleh keberuntungan atau kita mendapat musibah, maka hendak segeralah kita niat fokus untuk mengejar ridho Allah SWT. Karena sesugguhnya tiada satupun kejadian di alam semesta, melainkan atas izin dan kuasa-Nya.

Hanya kita dengan ber-fokus dalam mengejar ridho Allah SWT, dan Hanya kita ber-fokus mengharap ridho dari Allah SWT lah, setiap amal yang kita lakukan tersebut akan bernilai ibadah dan setiap kali suatu hal yang telah menimpa diri kita akan berbuah menjadi kebaikan dan kemuliaan di hadapan Allah SWT. Insyaallah. Aamiin !

 

 

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.