Wasiat Nabi Muhammad SAW (ilustrasi)
Wasiat Nabi Muhammad SAW (ilustrasi)

Wasiat Nabi Muhammad SAW, Penting !

MutiaraPublic.Com – Saudara/i-ku MutiaraPublic yang dirahmati Allah SWT, Merilah sejenak kita Hayati wasiat Nabi Muhammad SAW. dan Semoga wasiat di bawah ini dapat menguatkan iman kita dan menambah kecintaan kita akan islam serta kecintaan kita terhadap Baginda Rasulullah Muhammad SAW, berikut kami paparkan wasiat Nabi tersebut :

Dari Abu Kabsyah Al-Anmari Radhiallahu Anhu ; Bagida Rasul Muhammad SAW bersabda yang maksudnya :

“(Terdapat) Tiga hal aku bersumpah untuknya dan hal ini aku sampaikan satu pesanan kepadamu, maka hafalkanlah :

Yang Pertama, Harta seorang hamba itu tidak akan berkurang (sedikitpun) dikarenakan ia sedekah.

Yang Kedua, Seorang hamba yang telah didzalimi dan seorang tersebut bersabar menanggungnya niscaya kemuliaan-nya akan ditambah (berlipatganda) oleh Allah SWT.

Yang Ketiga, Dan Bagi seorang hamba yang membuka pintu untuk meminta-minta niscaya Allah SWT akan membuka pula pintu kemiskinan untuk orang tersebut.”

“Dan aku sampaikan perihal satu pesanan kepada-mu, maka hafalkan-lah : Sungguh dunia ini milik (terdiri) 4 kelompok manusia :

Yang Pertama, Bagi Seorang hamba yang telah dianugerahi Allah SWT harta benda dan dianugerahi ilmu. Lalu kemudian hamba tersebut bertakwa kepada Allah SWT, kemudian ia melakukan silaturrahim serta mengetahui hak Allah SWT di dalam hartanya. Ini adalah merupakan tingkatan yang paling baik.

Yang Kedua, Bagi Seorang hamba yang telah dianugerahi Allah WT ilmu, akan tetapi ia tidak dianugerahi harta oleh Allah SWT. Namun hamba tersebut mempunyai niat yang tulus dan ia mengatakan, {Andai kata aku punya (dilimpahkan) harta tentunya aku akan beramal seperti halnya si fulan} Dan karena niatnya yang baik ini, maka oleh Allah SWT pahala mereka berdua sama.

Yang Ketiga, Bagi Seorang hamba yang dianugerahi Allah SWT harta akan tetapi ia tidak dianugerahi tentang ilmu. Kemudian Dia memakai hartanya tanpa dasar ilmu, dan ia tidak bertakwa kepada Allah SWT, ia pun juga tidak melakukan silaturrahmi kepada sesama manusia serta ia juga tidak mengetahui hak-hak Allah SWT dalam hartanya tersebut. Maka sungguh Ini adalah merupakan tingkatan terburuk (Seburuk-buruknya manusia).

Yang Keempat, dan Bagi seorang hamba yang sama sekali tidak dianugerahi perihal ilmu dan tidak pula dianugrahi harta, akan tetapi hamba tersebut mengatakan dengan tulus, {Andai kata diriku memiliki harta tentu diriku pun akan beramal seperti halnya amal si fulan} Dan kerana niatnya yang tulus tersebut, maka dosa mereka berdua sama.”

(HR. Tirmidzi dan Ahmad, Hadits Hasan Sahih)

 

 

 

Redaktur : Ning Silviana Sholeha


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.