Transgender, Kajian Islam Fatwa Ulama Dunia
Transgender, Kajian Islam Fatwa Ulama Dunia

Transgender, Kajian Islam Fatwa Ulama Dunia

MutiaraPublic.com – Fatwa Ulama tentang Transgender dari Fatwa Syabakah Islamiyah, di bawah bimbingan dari Dr. Abdullah Al-Faqih, Keputusan Al-Majma’ Al-Fiqh Al-Islami ;

الحمد لله وحده، والصلاة والسلام على من لا نبي بعده، سيدنا ونبينا محمد، وعلى آله وصحبه وسلم. أما بعـد:فإن مجلس المجمع الفقهي الإسلامي، برابطة العالم الإسلامي، في دورته الحادية عشرة، المنعقدة بمكة المكرمة، في الفترة من يوم الأحد 13 رجب 1409هـ الموافق 19 فبراير 1989م إلى يوم الأحد 20 رجب 1409هـ الموافق 26 فبراير 1989م قد نظر في موضوع تحويل الذكر إلى أنثى، وبالعكس. وبعد البحث والمناقشة بين أعضائه قرر ما يلي:

” Alhamdulillahi wahdah, was-shalatu was-salamu ‘ala man-laa nabiyya ba’dah, sayyidina wa nabiyyina muhammadin, wa ‘ala aalihi wa shahbihi wa sallam, amma ba’du ; Majlis Al-Majma’ Al-Fiqhi Al-Islami, di bawah Rabithah Alam Islami (Liga Muslim di Dunia), pada pertemuan ke sebelas, yang diselenggarakan di kota Mekah Al-Mukarramah, (dalam kurun waktu) selama 13 – 20 rajab 1409 H, yang bertepatan dengan 19 – 26 februari 1989 Masehi, telah memperhatikan masalah (problem) transgender. Setelah dilakukan penelitian dan dialog bersama anggota, majlis (Majelis Ulama Dunia) memutuskan beberapa hal berikut ;

أولاً: الذكر الذي كملت أعضاء ذكورته، والأنثى التي كملت أعضاء أنوثتها، لا يحل تحويل أحدهما إلي النوع الآخر، ومحاولة التحويل جريمة يستحق فاعلها العقوبة؛ لأنه تغيير لخلق الله، وقد حرَّم سبحانه هذا التغيير، بقوله تعالى، مخبرًا عن قول الشيطان: (وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ)[النساء:119]. فقد جاء في صحيح مسلم، عن ابن مسعود، أنه قال: “لعَن اللهُ الوَاشِمَاتِ والمُسْتَوْشِمَاتِ، والنَّامِصاتِ والمُتَنَمِّصاتِ، والمُتَفَلِّجَاتِ للحُسْنِ، المُغيِّراتِ خَلْقَ اللهِ عز وجل”. ثم قال: ألا ألعن من لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم، وهو في كتاب الله عز وجل- يعني قوله: (وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا) (الحشر:7).

Yang Pertama, seorang pria yang telah sempurna seluruh organ laki-lakinya (fisik termasuk kemaluannya), demikian pula terhadap perempuan yang telah sempurna organ kewanitaannya (fisik termasuk kemaluannya), tidak halal (haram) untuk merubah jenis kelaminnya menjadi sebuah jenis kelamin yang lain. Mengubah jenis kelamin dalam hal ini yaitu termasuk tindak kriminal yang pelakunya tersebut layak untuk mendapat hukuman. Sebab perbuatan tersebut termasuk merubah ciptaan Allah, serta Allah (sungguh) telah mengharamkan seseorang untuk merubah ciptaannya. sebagaimana Allah berfirman, yang menyebutkan perkataan setan ;

وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ

Iblis mengatakan  bahwa {” ..sungguh akan kuperintahkan mereka (manusia), sehingga mereka merubah/ mengubah ciptaan Allah… “} (QS. An-Nisa: 119).

Yang Kedua, Bagi orang yang terkumpul dalam dirinya itu tanda lelaki dan juga tanda wanita, perlu (sangat) diperhatikan bahwa tanda yang dominan pada keadaannya (kondisinya). Jika (kondisinya) lebih dominan tanda laki-lakinya maka boleh dilakukan tindakan medis untuk semakin memperjelas perihal kelaki-lakiannya tersebut. Sementara orang yang lebih dominan tanda kewanitaannya, boleh dilakukan tindakan medis untuk semakin memperjelas status perempuannya tersebut. Baik itu dengan tindakan operasi maupun intervensi hormon. Sebab semacam ini (yakni keberadaan 2 tanda kelamin ini) adalah penyakit serta tindakan medis dilakukan  bertujuan dalam rangka untuk pengobatan, bukan merubah/ mengubah ciptaan Allah.

وصــلى الله على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه وسلم تسليمًا كثيرًا. والحمد لله رب العالمين.والله أعلم.

Wa-shallallahu-‘ala sayyidina muhammadin, wa-‘ala aalihi wa-shahbihii wa-sallama tasliiman-katsiira, walhamdulillahi rabbil ‘alamiin. Wallahu a’lam.

 

 

 

Disadur dari : Konsultasisyariah
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.