Rayain Hari Valentine Yang Ngaku Muslim Baca Ini
Rayakan Hari Valentine ? Yang Ngaku Muslim Baca Ini

Rayakan Hari Valentine ? Yang Ngaku Muslim Baca Ini

MutiaraPublic.com – Hari valentine yang biasa dikenal dengan hari “kasih sayang” jatuh pada tanggal 14 Februari, kini bukan hanya dirayakan oleh umat kristen saja, umat-umat agama lain pun banyak yang ikut merayakannya termasuk juga dengan agama kita islam terutama anak-anak dan remaja-remaja, dimana pada masa itu rasa ketertarikan dengan lawan jenis sangat besar sehingga tidak sedikit dari mereka yang berpacaran kemudian ikut juga merayakan hari valentine tersebut, dengan dalih ingin membuktikan rasa kasih sayang dengan pacarnya, padahal dalam ajaran islam sendiri perayaan hari valentine tidak ada. Maka dari itu kita yang beragama islam tidak perlu ikut merayakannya. Sebagaimana Rasulullah SAW mengingatkan akan hal ini dalam hadistnya yang berbunyi:

{” Barangsiapa (diantara kalian) yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian (golongan) dari mereka “} (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud)

Dalam hadist tersebut Rasulullah SAW mengingatkan kepada kita bahwasannya ketika kita menyerupai suatu kaum, berarti kita termasuk bagian dari mereka, seperti halnya merayakan hari valentine ini, yang merupakan salah satu perayaan umat kristiani, maka jika kita ikut merayakannya kita termasuk dari golongan mereka. Jadi jika kita mengaku beragama islam maka tidak perlu kita merayakan hari valentine tersebut karena itu bukan hari perayaan umat islam.

Untuk lebih jelasnya lagi, alasan mengapa hari valentine itu tidak diperbolehkan bagi kita sebagai umat Islam, maka kita baca asal usul Hari Valentine berikut ini.

Asal usul Hari Valentine

Valentine’s Day, yang dalam bahasa Indonesianya itu disebut “hari valentine”, dalam literatur ilmiahnya Valentine’s Day bermula dari sebuah upacara ritual khusus bagi agama Romawi kuno. Dimana ritual khusus tersebut dimasukkan oleh Paus Gelasius I, yakni pada tahun 496 M. ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak pada saat itulah secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yakni dengan nama “Valentine’s Day“.

Menurut The Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul : Chistianity, yang memberikan penjelasan (menulis penjelasan) sebagai berikut : {” Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran “Kristen”, pada 496 M. Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno tersebut, menjadi sebuah hari perayaan gereja dengan nama “Saint Valentine’s Day” untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan meninggal dunia (mati) pada tanggal 14 Februari “} (Sumber : The World Encylopedia 1998).

Keterangan seperti diatas tersebut tentu bukanlah sebuah keterangan yang konyol atau mengada-ada, karena keterangan tersebut bersumber dari kalangan barat sendiri, serta keterangan tersebut terang-terang menjelaskan bahwasanya perayaan hari valentin itu bersumber dari sebuah ritual khusus agama Nasrani (secara resmi). Dan sumber utamanya yakni berasal dari sebuah “ritual Romawi kuno”.

Sementara itu dalam tatanan aqidah Islam, sangat diharamkan bagi umat islam untuk ikut serta merayakan hari besar pemeluk agama lain, baik itu agama Nasrani ataupun agama penyembah berhala (paganis) dari Romawi kuno.

Dan dalam hadist lainnya telah dikatakan pula bahwa :

{” Bukanlah termasuk golongan kami, bagi siapa saja (diantara mereka) yang menyerupai selain kami “} (HR.Tirmidzi)

Hadist diatas menjelaskan bahwa Rasulullah SAW lebih keras menegaskan lagi bagi siapapun diantara umatnya yang menyerupai selain golongannya, maka bukan termasuk umat nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, sebagai umat islam janganlah pernah kita sekali-kali bertasyabuh (menyerupai suatu kaum) yang bukan dari agama islam beserta ajaran islam, dan yang sudah terlanjur pernah mengalaminya maka bertaubatlah memohon ampunlah kepada Allah SWT, karena sesungguhnya Allah SWT akan mengampuni hamba-hambanya yang betul-betul memohon ampun kepada-Nya.

Semoga Allah SWT selalu menjaga kita dari perangkap setan. Amin !

 

 

 

Oleh : Hawada Afiyah
Editor : M. Ivan J.
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.