Menelisik Hadirnya Setan pada Saat Maut Tiba
Menelisik Hadirnya Setan pada Saat Maut Tiba

Menelisik Hadirnya Setan pada Saat Maut Tiba

MutiaraPublic.com – Pada waktu maut tiba, setan sangat antusias akan ketertarikan kita ketika sedang hadapi hal semacam ini supaya peluang itu tak luput darinya (setan). Diriwayatkan dalam Hadist Shahih Muslim yang menjelaskan dari Jabir Ibn Abdullah bahwasanya Rasulullah SAW. bersabda :

“Sungguh setan pun akan mendatangi salah seorang dari kalian dalam setiap situasi dan kondisi bahkan pada saat makan. Dan jika kunyahan makanan salah seorang kalian jatuh, hendaklah ia membersihkan bagian yang kotor lalu memakannya dan tidak membiarkannya dimakan setan. Jika ia telah selesai makan hendaklah ia menjilat jari-jarinya, karena ia tidak tahu di makanan yang mana terdapat keberkahan.”

Beberapa ulama mengatakan bahwasanya setan mendatangi manusia pada saat-saat genting itu dengan menyamar untuk bapak, ibu atau mungkin orang lain yang di kenal sembari berikan naeshat serta mengajak untuk masuk agama Yahudi, Nasrani atau mungkin agama lain yang bertentangan dengan Islam.

Pada waktu tersebut Allah menggelincirkan beberapa orang yang sudah ditakdirkan sengsara. Inilah arti ayat, “ (Mereka berdo’a), ‘Ya Tuhan kami, jangan sampai Engkau buat jadi hati kami cenderung pada kesesatan setelah Engkau anggota panduan pada kami, serta karuniakanlah pada kami rahmat dari sisi-Mu, lantaran sebenarnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia). ’

Abdullah, putra Imam Ahmad ibn Hanbal, bercerita, “Aku melihat meninggal dunianya ayahku, serta di tanganku ada kain lap untuk menyeka jenggotnya yang lebat. Pada waktu itu beliau pingsan lalu sadar, lalu beliau berkata sembari menunjuk dengan tangannya, “Tidak, enyahlah! Tak, enyahlah! ”

Ia lakukan hal semacam itu berkali-kali.

Lalu saya ajukan pertanyaan kepadanya, ‘Hai ayahku, apa yang engkau tengok? ’

Ia menjawab, ‘Setan berdiri di dekat terumpahku sembari menggigit ujung jari, serta berkata, “Hai Ahmad, ikutilah rayu rayuku! ”

Akupun berkata, ‘Tidak, enyahlah! Tak, enyahlah, hingga saya matipun! ’

Al-Qurthubi berkata : “Aku mendengar guru kami, Imam Abu al-Abbas Ahmad ibn Umar al-Qurthubi, berkata, ‘Aku melihat saat saudaraku, Syekh Abu Ja’far Ahmad ibn Muhammad al-Qurthubi, tengah sekarat, di Cordova. Disebutkan kepadanya, ‘Ucapkanlah la ilaaha illa Allah. ’ Tetapi, jawaban yang keluar dari mulutnya, ‘Tidak! Tak! ’

Waktu ia siuman, kami menceritakan hal semacam itu kepadanya. Ia juga bercerita, ‘Datang dua setan di samping kanan serta kiriku. Satu diantaranya berkata, ‘Matilah dalam situasi beragama Yahudi, lantaran Yahudi adalah agama paling baik. ’

Yang satunya berkata, ‘Matilah dalam situasi Nasrani, lantaran Nasrani adalah agama paling baik.’

Akupun menjawab, ‘Tidak! Tak! ’

Menurut Ibn Taimiyah, kejadian seperti ini tidak mesti berlaku sama, bagi setiap orang. Bahkan pada beberapa sebagian orang, di tawarkan kian lebih dua agama sebelum saat matinya. Sedang beberapa lagi malah tidak di tawarkan. Ini semua adalah fitnah kehidupan serta fitnah kematian yang kita ajurkan untuk mengatakan bahwasanya setan kerap menggoda manusia pada waktu sekarat, lantaran ketika itu adalah waktu hajat.

Beliau berdalil dengan hadis, “Amal itu bergantung penghujungnya. ” Nabi saw bersabda, “Seorang hamba beramal dengan amalan ahli surga, namun ketika jarak antara dia kemudian tinggal sehasta, takdir malah mendahuluinya, sehingga ia beramal dengan amalan ahli neraka, maka masuk nerakalah ia. Seorang hamba beramal dengan amalan ahli neraka, namun ketika jarak antara dirinya dengan neraka tinggal sehasta, takdir telah mendahuluinya, sehingga ia beramal dengan amalan ahli surga, maka masuk surgalah ia.”

Oleh karenanya beliau juga mengemukakan, “Setan itu paling keras upayanya dalam menggoda anka Adam yaitu waktu sekarat. Ia berkata pada kawan-kawannya, ‘Perhatikan dia, karena apabila ia luput, maka selama-lamanya kalian tak bisa mengambil keuntungan darinya. ’”
Wallahua’lam bi sawab !

 

Oleh : Ustd. Rahmad Hidayat (Qbanat)
Redaktur : Erlinda Natalia


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – Pada waktu maut tiba, setan sangat antusias akan ketertarikan kita ketika sedang hadapi hal semacam ini supaya peluang itu tak luput darinya (setan). Diriwayatkan dalam Hadist Shahih Muslim yang menjelaskan dari Jabir Ibn Abdullah bahwasanya Rasulullah SAW. bersabda : “Sungguh setan pun akan mendatangi salah seorang dari kalian dalam setiap situasi dan kondisi …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.