Bocah 9 Th Jadi Khatib Jum'at
Bocah 9 Th Jadi Khatib Jum'at (foto ; vemale. com)

Fatwa Ulama ; Hukum Berpuasa Di Hari Jum’at ?

MutiaraPublic.com – Saudaraku, Sempat Fadilatusy Syaikh ditanya oleh seseorang hamba Allah ;

  • {” Mengapa dan Apa alasannya, pengkhususan dihari Jum’at untuk berpuasa itu dilarang ? “}
  • Dan kemudian, {” Apakah ini hanya khusus untuk puasa sunnah saja atau puasa umum yakni bagi puasa qadha juga ? “}

Maka Syaikh tersebut menjawab, seraya berkata ;

Ada Hadits Rasulullah Muhammad SAW, yang bersabda ;

Saudaraku, menjawab pertanyaan diatas tersebut, hikmah dalam suatu larangan untuk pengkhususan pada hari Jum’at tersebut yakni dengan cara berpuasa di hari jum’at, bahwasanya pada hari Jum’at yang dimaksudkan itu merupakan hari raya dalam masa hitungan ke-7 hari (seminggu- hari raya ed). Hari Jum’at juga merupakan salah satu hari raya dari tiga hari raya yang disyari’atkan. Artinya, Di dalam Islam terdapat 3 hari raya diantaranya ; Hari raya Idul Fitri yaitu setelah Ramadhan, Hari Raya Idul Adhha, serta yang terakhir adalah hari raya ke-7 harian yakni hari Jum’at. Hal inilah yang menjadikan salah satu alasan larangan dalam mengkhususkan hari Jum’at dengan cara berpuasa.

Selain itu hari Jum’at sesungguhnya juga termasuk hari dimana sudah selayaknya bagi kita seorang laki-laki muslim yang mengedepankan untuk melaksanakan shalat Jum’at pada hari tersebut, dengan menyibukkan diri berdoa pada Ilahi, serta melakukan dzikir kepada Allah SWT, karena pada hari Jum’at tersebut hampir sama dengan hari Arafah (hari dimana tidak disyaratkan bagi para jama’ah haji untuk berpuasa). Dilarangnya hari tersebut Sebab dia sibuk dengan dzikir dan Doa kepada Allah SWT. Dan juga telah diketahui bahwasanya ada ibadah-ibadah yang pastinya akan saling bertabrakan, dan kemungkinan dari kita untuk lebih mendahulukan sebagiannya itu, Oleh karena itu didahulukannya ibadah yang sebenarnya tidak bisa ditunda dari pada ibadah yang bisa ditunda tersebut.

Dan jika seseorang dari kalian berkata ; {” Jika alasannya tersebut disebabkan hari Jum’at merupakan hari raya dalam seminggu, maka hal ini tentunya puasanya haram sebagaimana di dua hari raya yang lainnya (hari raya idul fitri dan idul adha), tidak hanya dengan (cara) mengkhususkannya saja “}

Kami Tegaskan bahwa ; {” Sesungguhnya pada hari Jum’at itu adalah hari yang berbeda dengan 2 hari raya (yakni hari raya ed), Sebab di hari Jum’at itu, akan berulang-ulang Hingga 4 kali dalam jangka waktu sebulan. Oleh Sebab itulah mengenai larangan berpuasa di hari jum’at tidaklah sampai pada derajat ke haraman. Sebenarnya di dalam hadits tersebut terdapat berbagai makna lain pada 2 hari raya (hari raya ed) yang juga tidak ditemukan pada hari Jum’at “}.

Adapun jika kita berpuasa juga di hari sebelumnya atau berpuasa juga di hari setelahnya maka puasanya tersebut dan tidak dimaksudkan untuk mengkhususkan hari Jum’at dengan berpuasa di hari jum’at, seperti misal ; disamping berpuasa di hari jum’at kita juga berpuasa Kamis atau senin atau sehari sesudahnya yaitu hari Sabtu, maka itu lebih baik hukumnya.

Sedangkan menanggapi pertanyaannya yang kedua yakni ; {” Apakah ini hanya khusus untuk puasa sunnah saja atau puasa umum yakni bagi puasa qadha juga (membayar hutang puasa wajib Ramadhan-ed) ? “}.

Maka sesungguhnya secara dzhahir dalilnya tersebut bersifat umum, yakni bahwa hukumnya adalah makruh mengkhususkan puasa. Sama saja apakah itu untuk puasa yang wajib atau puasa yang sunnah, Allahumma. Terkecuali jika kita tersebut berhalangan, bekerja, serta tidak punya waktu luang dari masa pekerjaan sehingga membuat kita tidak dapat (bisa) mengqadha puasanya kecuali di hari Jum’at tersebut, maka hal itu hukumnya makruh bagi kita untuk berpuasa di hari jumat. dikarenakan kita memerlukan hal tersebut.

Demikian nukilan dari fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, rahimahullah.

Wallahu a’lam !

 

 

Oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Editor : Ahmad Jailani
Redaktur : Erlinda Natalia


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.