Cara Mengatasi Jika Tertinggal Shalat Tarawih (Fatwa) !
Cara Mengatasi Jika Tertinggal Shalat Tarawih (Fatwa) !

Cara Mengatasi Jika Tertinggal Shalat Tarawih (Fatwa) !

MutiaraPublic.com – Beberapa orang telah memiliki kesibukan masing-masing yang terkadang tidak bisa ditinggal olehnya, seperti contohnya profesi sebagai tenaga medis yang seharusnya menjaga orang sakit, tenaga keamanan serta pekerjaan yang memanglah tidak bisa ditinggal.

Wahai saudaraku…, dari berbagai kesibukan di atas, terkadang mereka terlambat shalat isya, bahkan kemudian mereka datang ke masjid setelah imam sedang shalat tarawih. Lalu apakah yang harus dilakukan oleh orang tersebut?

Berikut sedikit pembahasannya :

Inilah, jika sedang tertinggal shalat tarawih dan kemudian belum shalat isya’

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid hafidzahullah berkata, : {{“” Jika engkau tertinggal shalat isya, ketika engkau datang imam sedang shalat tarawih maka hendaknya engkau ikut shalat bersama imam dengan niat shalat isya. Jika imam telah salam (selesai shalat) engkau sempurnakan shalat isya (misal : anda memperoleh shalat 2 rakaat besama imam, maka anda tidak ikut salam bersama imam, bangkit dan sempurnakan dua rakaat lagi sendiri untuk menyelesaikan shalat isya, jika sudah anda bergabung lagi untuk shalat tarawih bersama imam, pent). Janganlah engkau shalat (isya’) sendiri dan jangan dengan jama’ah yang lain agar tidak didirikan dua jamaah shalat dalam satu waktu. Karena bisa membuat was-was dan campur aduknya suara.

Inilah, jika kita hanya tertinggal shalat tarawih

Seperti contoh : ketika datang suatu imam lalu ia sudah shalat tawarih satu atau dua rakaat. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin pernah ditanya, : “” jika saya sedang menghadiri shalat tarawih bersama jamaah, lalu saya tertinggal (beberapa rakaat). (pertanyaannya) Apakah saya meng-qadha shalat yang tertinggal setelah witir atau apa yang harus saya lakukan?””

Beliau (Shalih Al-‘Utsaimin) menjawab: “” Hendaknya janganlah engkau qadha shalat tarawih yang tertinggal setelah witir. Jika engkau ingin mengqadha shalat yang tertinggal, maka genapkanlah rakaat shalat witir bersama imam (artinya, ketika imam sedang salam pada shalat witir anda niat shalat tarawih bangkit dengan rakaat genap, pent). Lalu setelah itu engkau lanjutkan lagi menyempurnakan shalat tawarih yang tertinggal, kemudian baru shalat witir.””

Ini adalah permasalahan yang aku ingatkan: jika engkau datang dan imam sedang shalat tarawih sedangkan engkau belum shalat isya’, apa yang harus dilakukan? Apakah shalat isya’ sendiri atau ikut shalat bersama imam dengan niat isya’?

Jawabnya, ikutlah bersama imam shalat tarawih dengan niat shalat Isya. Jika imam telah salam shalat tarawih (setelah 2 rakaat) maka engkau bangkit (tidak salam) dan sempurnakan sisa rakaat shalat isya. Imam Ahmad rahimahullah menegaskan hal ini dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah memilih pendapat ini. Ini adalah pendapat yang rajih. Yaitu boleh menjadi makmum berniat shalat wajib sedangkan imam berniat shalat sunnah. Dengan dalil bahwa Mu’adz bin Jabal radhiallahu ‘anhu shalat isya bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian ia balik ke kampungnya untuk menjadi imam shalat isya. Maka ia mendapat pahala sunnah sedangkan kaumnya shalat wajib” (Liqa Asy Syahri)

Lebih baik jika meng-qadha shalat dengan cara berjamaah jika mudah. Misalnya shalat dengan istri di rumah. Wallahu a’lam “”}} [selesai perkataan Syaikh Al Munajjid]

Semoga Bermanfaat Bagi Kita.!

Wallahua’lam Bi Sawab…!

 

Sebagian disadur dari : http://islamqa.info
Disusun Oleh : Didik Sugianto.
Redaktur : Babur Rahmah.


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – Beberapa orang telah memiliki kesibukan masing-masing yang terkadang tidak bisa ditinggal olehnya, seperti contohnya profesi sebagai tenaga medis yang seharusnya menjaga orang sakit, tenaga keamanan serta pekerjaan yang memanglah tidak bisa ditinggal. Wahai saudaraku…, dari berbagai kesibukan di atas, terkadang mereka terlambat shalat isya, bahkan kemudian mereka datang ke masjid setelah imam sedang …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.