Adab Dalam Membaca Al-Qur'an Yang Wajib Diketahui
Adab Dalam Membaca Al-Qur'an Yang Wajib Diketahui (ilustrasi)

Adab Dalam Membaca Al-Qur’an Yang Wajib Diketahui !

MutiaraPublic.com – Al-Qur’an adalah merupakan Firman Allah SWT yang sedikitpun tidak mengandung kebatilan. Al-Qur’anul Karim memberikan bimbingan dan petunjuk jalan yang lurus kepada seluruh umat manusia dalam menempuh perjalanan hidupnya, supaya manusia itu selamat di dunia dan juga selamat di akhirat kelak, dan manusia tersebut dimasuk-kan ke dalam golongan hamba yang selalu dilimpahkan rahmat oleh Allah SWT.

Oleh karena itulah tiada ilmu yang paling utama untuk dipelajari oleh umat Islam melebihi keutamaan dalam mempelajari Al-Qur’anul Karim. Sebagaimana Baginda Rasulullah SAW bersabda :

{“Sebaik-baik kamu adalah orang yg mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”} (HR. Bukhari).

Muslimin dan muslimat yang berbahagia, Ketika kita membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an, maka hendaknya kita (seorang muslim) perlu melihat dan memperhatikan adab-adab dalam membaca Al-Qur’anul Karim tersebut. Sebagaimana berikut ini mengenai Adab Dalam Membaca Al-Qur’an Yang insyaallah Akan bermanfaat buat tambahan bekal ilmu kita :

Pertama, Dalam Membaca Al-Qur’an Hendaknya dalam keadaan suci, dengan posisi duduk yang sopan dan hati yang tenang.

Dalam membaca Al-Qur’anul Karim hendaknya seseorang tersebut dianjurkan dalam keadaan suci baikdari hadas kecil maupun besar. Akan tetapi, diperbolehkan pula jika seseorang tersebut membaca Al-Qur’an dalam keadaan “terkena najis”. Sebagaimana Imam Haromain berkata :

{” Orang yang membaca ayat suci Al-Qur’an dalam keadaan najis, sesungguhnya orang tersbeut tidak dikatakan mengerjakan hal yang makruh, Namun tetapi dia meninggalkan sesuatu yang utama “} (dalam kitab : At-Tibyan, hal. 58-59)

 

Kedua, Dalam Membaca Al-Qur’an hendaknya membaca dengan pelan (tartil) dan tidak cepat, hal ini bertujuan supaya mereka dapat menghayati setiap ayat-ayat yang dilantunkan tersebut. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda :

{” Siapa saja (diantara kalian) yang membaca Al-Qur’an (secara khatam keseluruhan) kurang dari 3 hari, (maka) berarti dia tidak memahami. “} (H.R.: Ahmad dan Para penyusun kitab Sunan).

Sebagian besar sahabat membenci peng-khataman Al-Qur’an tersebut dalam waktu sehari semalam, dengan dasar hadits di atas.

 

Ketiga, Dalam Membaca Al-Qur’an hendaknya ia khusu’, misalnya dengan cara menangis sebab dikarenakan sentuhan pengaruh ayat-ayat suci yang dibacanya mampu menyentuh perasaan dan jiwanya.

Allah SWT telah menjelaskan bahwa sebagian dari sifat-sifat manusia yang shalih :

{” Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’ “} (QS. Al-Isra’: 109).

 

Keempat, Dalam Membaca Al-Qur’an hendaknya ia membagus-kan suaranya ketika membacanya lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an tersebut.

Sebagaimana Sabda Baginda Rasulullah SAW :{” Hiasilah Al-Qur’anul Karim dengan suaramu.”} (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan Al-Hakim). Dan di dalam hadits lain juga dijelaskan bahwa : {” Tidak termasuk umatku (Bagi) orang yang tidak melagukan Al-Qur’an “} (H.R.: Bukhari dan Muslim).

Maksud hadits diatas ini adalah kita hendaknya membaca Al-Qur’an tersebut dengan susunan-susunan bacaan yang sangat jelas dan terang perihal makhroj hurufnya, mengenai panjang pendeknya bacaan, dan tidak sampai keluar atau menyimpang dari kaidah-kaidah tajwid.

 

Kelima, Dalam Membaca Al-Qur’an hendaknya Dimulai dengan isti’adzah (memohon perlindungan) seperti misal membaca basmalah.

Allah SWT telah berfirman yang artinya adalah :

{” Dan apabila engkau akan membaca Al-Qur’an, maka mintalah perlindungan kepada Allah dari (godaan-godaan) syaitan yang terkutuk “} (QS.: An-Nahl: ayat 98)

Membaca Al-Qur’anul Karim dengan cara tidak mengganggu orang yang sedang melaksanakan shalat, dan tentunya tidak perlu kita membacanya dengan suara yang lantang atau sangat keras sehingga mengganggu orang yang lagi melaksanakan sholat. dan alangkah lebih bijak atau baiknya jika kita membaca dengan suara yang lirih, merdu, dan secara khusyu’.

Baginda Rasul Muhammad SAW bersabda : {” Ingatlah bahwasanya setiap dari kalian bermunajat kepada Rabbnya, maka janganlah salah satu dari kamu mengganggu yang lain, dan salah satu dari kamu tidak boleh bersuara lebih keras daripada yang lain pada saat membaca (Al-Qur’an)”} (H.R.: Abu Dawud, Baihaqi, Nasa’i, dan Hakim).

Wallahu a’lam biShawab !

 

Itulah perihal Adab Dalam Membaca Al-Qur’an, semoga tulisan diatas ini dapat menjadi tambahan bagi ilmu kita dalam menggapai Ridho dari Allah SWT. Aamiin..

 

 

 

 
Oleh : Ustadz. Rahamad Hidayat
Redaktur : Babur Rahmah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.