Inilah Hikmah Di Balik Penyerangan Majelis Dzikir Az-Zikra
Inilah Hikmah Di Balik Penyerangan Majelis Dzikir Az-Zikra (foto ; Media Indonesia).jpg

Inilah Hikmah Di Balik Penyerangan Majelis Dzikir Az-Zikra

MutiaraPublic.com – KH. Muhammad Arifin Ilham yang merupakan pimpinan dari majelis dzikir Az-Zikra telah mengungkapkan, bahwasanya penyerangan majelis dzikir Az-Zikra yang terjadi pada rabu malam kemaren, disinyalir dilakukan oleh preman-preman yang mengaku kelompok Syiah. Sungguh hal itu memiliki banyak hikmah. KH. M. Arifin Ilham sendiri mengaku sangat bersyukur atas semua peristiwa yang terjadi di kompleknya tersebut, karena menurut beliau, banyak hikmah yang bisa dipetik atau dapat diambil dari kejadian penyerangan majelis dzikir Az-Zikra tersebut.

Sungguh merupakan segala sesuatu hikmah yangg banyak. Hal itulah yangg membuat hambamu ini beriman dan selalu bersyukur atas semua peristiwa yang telah terjadi di majelis dzikir tersebut, {” Alhamdulillah ‘Alaa Kulli Haali “} Segala puji bagi Allah SWT atas semua keadaan ini “}. tutur KH. M. Arifin Ilham.

Berikut ini adalah hikmah yang bisa dipetik dari kejadian tersebut, sebagaimana yang dilansir dari akun fanspage facebooknya KH. M. Arifin Ilham :

  • Setiap perjuangan yang kita lakukan di jalan Allah SWT, pasti akan merasakan suatu ujian sebagaimana yang telah dialami oleh para Rasul serta para anbiya, walau pun dengan kadar ujian yang tidak sama (berbeda). (QS Al Baqoroh 214).
  • Ketika kita mencegah dan apalagi menghancurkan kemungkaran itu tantangannya akan jauh lebih berat daripada kita mengajak kebaikan. sebagaimana firman Allah SWT : {” Menegakkan yang Haq serta menghancurkan yang bathil pastinya akan dibenci oleh orang orang zholim “} (QS. Al-Anfal 8).
  • Sesungguhnya peristiwa yang terjadi itu merupakan Tarbiyyah Robbani (pendidikan dari Allah SWT) supaya kita bersungguh-sungguh untuk lebih serius menjadi mujahid da’wah Allah SWT, dalam artian semakin kita kuat, ikhlas, matang, cerdas, istiqomah, maka kita semakin tidak takut pada siapapun sebab kita akan sangat yakin akan pertolongan-Nya. Sebagaimana firman Allah SWT : {” Apabila engkau menolong Allah SWT, maka Allah SWT pun akan menolong engkau dan menguatkan aqidah engkau “} (QS. Muhammad ; 7).
  • Kejadian tersebut pastinya telah membuat kita semakin kompak lagi, semakin bersatu lagi dan semakin kuat lagi untuk berjuang dalam satu barisan “harakah da’wah Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah”. Misal, ibarat seperti mengganggu sarang lebah yang secara akan membuat serempak lebah itu bersatu.
  • Abang pun kini semakin memahami lagi tentang, mengapa MUI (Majelis Ulama Indonesia) memberi fatwa sesat perihal paham syiah tersebut. Ternyata gerombolan pembelanya adalah preman-preman, pembelanya pengecut keroyokan pada waktu malam lelap tidur, mereka brutal, mereka sadis memukuli bang Faisal (salah satu jamaah Dzikir) mereka memukulinya di depan tangisan putrinya, sungguh sangat anarkis dan radikal sekali. Dan ketahuilah bahwa itu bukanlah ajaran Islam dan bukan mencerminkan akhlak Islam yang mulia.
  • Alhamdulillah saudara/i ku, Abang bersama para jamaah sabar, artinya mereka tidak membalas seperti apa yang dilakukan gerombolan preman tersebut, mereka tetap taat pada hukum dan sangat percaya kepada bapak polisi, hakim, jaksa, yang amanah untuk segera menindak tegas kebrutalan-kebrutalan mereka. Supaya kejadian brutal itu tidak terulang kembali dan ada mereka mendapatkan efek jera. Meskipun sudah ditetapkan 34 orang tersangka. Abang bersama para jamaah masih tetap mendoakan mereka yang telah menzholimi kami untuk diberikan hidayah oleh Allah SWT.
  • Saudara/i ku, Abang kini semakin mantap untuk selalu (terus) istiqomah dijalan da’wah Allah SWT, dengan segala resikonya (apapu itu), semakin cinta pada jamaah zikir ini yang sangat luar biasa pembelaannya, terutama terhadap dukungannya kuat, para habaib dan para ulama yang siap berjihad bersama abang dijalan Allah (fii sabiilillaah), dan karena hal itulah yang membuat abang kini menangis bahagia, demikian juga bagi dukungan kalian duhai para sahabat FBku yang seiman yang sangat kucintai karena Allah SWT, walau pun kita sangat sulit untuk bertemu namun kita masih tetap saling dukung dan cinta karena Allah SWT, dan kita siap mati demi berjuang, dan demi kemuliaan Islam serta kemuliaan muslimin.

 

 

 

Oleh : M. Ivan J.
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.