Gusdurian ; Makam Wali Kok Malah Disebut Berhala
Gusdurian ; Makam Wali Kok Malah Disebut Berhala

Gusdurian ; Makam Wali Kok Malah Disebut Berhala ?

MutiaraPublic.com – Para pengagum serta penerus pemikiran dalam perjuangan Gus Dur, atau dikenal dengan sebutan Gusdurian, telah menganggap, mengenai kasus penyebutan makam wali sebagai berhala tersebut, dalam buku terbitan Kemenag (Kementerian Agama) merupakan suatu gejala intoleransi yang kini telah mengancam kebebasan berkeyakinan di Tanah Air ini.

Aan Anshori (salah satu aktivis Gusdurian di Jombang) menyampaikan, bahwa tulisan buku tersebut adalah ungkapan tendensius yang bisa berpotensi melukai perasaan golongan atau kelompok Islam yang kini memiliki tradisi penghormatan terhadap para leluhurnya, salah satunya yakni warga NU (Nahdatul Ulama).

{” Jika kenyinyiran (sifat, keadaan nyindir) seperti itu terus dilanjutkan, maka pengarang buku tersebut akan melakukan upaya adu domba baik itu antara kelompok nahdliyyin maupun non-nahdliyyin dalam soal ini “} tutur Aan Anshori dalam sebuah pernyataan tertulisnya, pada hari Kamis (18/9/2014).

Meski pun begitu, Aan Anshori yang juga sebagai Dewan Ahli ISNU (Ikatan Sarjana NU) Jombang, meminta supaya warga Nu tidak bersikap reaktif, terlebih lagi dengan menggunakan cara-cara kekerasan. Menurut ia (Aan Anshori), hal itu merupakan bagian dari sebuah pendewasaan dalam beragama.

Lebih lanjut lagi, Aan Anshori telah menuding, bahwa lolosnya buku kontroversial tersebut, adalah gejala bahwasanya Kemenag (Kementrian Agama) telah disusupi oleh berbagai kelompok pengusung pemurnian agama yang intoleran (tidak toleran).

{” Mereka semua berusaha keras untuk mengendalikan bahan ajar, kurikulum, tenaga pendidik, serta MGMP hingga organisasi keagamaan intra sekolah. Tujuannya mereka sudah jelas, yakni menyebarkan dan mengindoktrinasi paham-paham keagamaan yang secara sempit serta tidak toleran terhadap perbedaan “} ujar Aan Anshori.

 

 

Reporter : M. Ivan J.
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – Para pengagum serta penerus pemikiran dalam perjuangan Gus Dur, atau dikenal dengan sebutan Gusdurian, telah menganggap, mengenai kasus penyebutan makam wali sebagai berhala tersebut, dalam buku terbitan Kemenag (Kementerian Agama) merupakan suatu gejala intoleransi yang kini telah mengancam kebebasan berkeyakinan di Tanah Air ini. Aan Anshori (salah satu aktivis Gusdurian di Jombang) menyampaikan, …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.