Lagi-lagi Kelompok ISIS Rilis Video Sandera Warga Prancis - Presiden Perancis, Francois Hollande. (Foto ; REUTERS)
Lagi-lagi Kelompok ISIS Rilis Video Sandera Warga Prancis - Presiden Perancis, Francois Hollande. (Foto ; REUTERS)

Lagi-lagi Kelompok ISIS Rilis Video Sandera Warga Prancis

MutiaraPublic.com – Sebuah kelompok militan Aljazair mengucapkan bahwa mereka telah menculik seorang warga negara Prancis. Mereka memberikan batas waktu pada pemerintah Perancis selama 24 jam untuk segera mengakhiri berbagai serangan udara yang dilayangkan terhadap Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Dalam sebuah tayangan video yang muncul pada media sosial, salah satu dari anggota yang mengenakan topeng tersebut telah memperingatkan kepada Francois Hollande (Presiden Prancis) bahwa mereka/ kelompok militan akan segera membunuh sandera (warga negara perancis) jika pemerintah Perancis tidak segera mengakhiri aksi militernya terhadap kelompok ISIS dalam waktu 24 jam ke depan.

Seorang Sandera tersebut telah diketahui bernama ; Herve Pierre Gourdel (55 thn.). Ia terlihat sedang diapit oleh 2 orang Anggota yang bersenjata bertopeng dan terlihat jongkok di tanah.

Dilansir dari Sebuah media televisi yang melaporkan adanya penculikan seorang warga Prancis di wilayah Aljazair. Penculikan itu terjadi hanya selang beberapa jam, setelah kelompok ISIS itu mendesak para pengikutnya untuk membantai dan menyerang warga negara Perancis serta berbagai negara lainnya yang telah mengambil bagian dalam kampanye untuk melawan ISIS.

{” Tentara kekhalifahan (Jund al-Khilifa) telah melakukan suatu penculikan (terhadap warga negara perancis) di wilayah pegunungan Aljazair timur “} ungkap media yang dilansir oleh Al-Arabiya (23/9/2014).

Negara Perancis merupakan kekuatan kawasan Eropa pertama yang telah bergabung dengan AS (Amerika Serikat) dalam pertempuran serangan udara terhadap kelompok ISIS di negara Irak. Setelah adanya peringatan ISIS tersebut, negara Prancis mendesak para warganya yang bepergian atau tinggal di wilayah tersebut supaya berhati-hati.

Kemenlu (Kementerian luar negeri) Prancis telah menuturkan bahwasanya mereka telah mengirim nota peringatan terhadap kedutaan besarnya di sekitar kawasan 30 negara Afrika dan bagian Timur Tengah.

 

 

 

Disadur dari : Republika
Redaktur : Erlinda Natalia


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

MutiaraPublic.com – Sebuah kelompok militan Aljazair mengucapkan bahwa mereka telah menculik seorang warga negara Prancis. Mereka memberikan batas waktu pada pemerintah Perancis selama 24 jam untuk segera mengakhiri berbagai serangan udara yang dilayangkan terhadap Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dalam sebuah tayangan video yang muncul pada media sosial, salah satu dari anggota yang mengenakan …

Review Overview

0

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.