Inilah Tugce Albayrak, Muslimah Pahlawan Pemerkosaan
Pemakaman Tugce Albayrak, Muslimah Pahlawan Pemerkosaan

Inilah Tugce Albayrak, Muslimah Pahlawan Pemerkosaan

MutiaraPublic.com – Ia adalah Gadis Mahasiswi yang berusia 23 tahun, Sebut saja namanya adalah Tugce Albayrak, pada waktu itu, bisa saja ia berpura-pura tidak mendengar teriakan keras sang gadis yang ditengarai oleh suara tawa terbahak-bahak bernadakan keji dan kejam dari sebuah toilet umum, di salah satu restoran McDonald’s, Kota Offenbach, Jerman.

Seruan meminta-minta tolong itu pun bersumber dari 2 gadis remaja yang pada saat itu menjadi bulan-bulanan para kelompok pria hidung belang yang sungguh laknatullah tersebut. 2 gadis remaja itu menjadi korban kejam pelecehan seksual.

Pada waktu dini hari, yakni Sabtu 15 November 2014, Tugce Albayrak yang mendengar jeritan gadis pemerkosaan tersebut, serontak memilih menghampiri suara jeritan pemerkosaan tersebut. Ia pun berusaha utnuk menyelamatkan para korban tersebut, dan memberanikan diri untuk berkelahi dengan para pelaku pemerkosaan tersbut. Upaya Tugce Albayrak pun berhasil.

Akan tetapi, Tugce Albayrak pun tidak mengira, bahwa para pria pemerkosaan itu telah menunggunya di luar restoran, hal itu bertujuan untuk melancarkan balas dendam. Tugce Albayrak pun dipukuli habis-habisan, hingga sebuah pukulan tinju yang dilancarkan ke kepalanya spontan membuatnya tidak sadarkan diri, tubuhnya pun mulai terpukul dan terbanting di lantai semen, kemudian Tugce Albayrak pun sama sekali tidak bergerak.

Tugce Albayrak yang memiliki cita-cita menjadi seorang guru, terbaring koma. Dan Tugce Albayrak pun akhirnya tak terselamatkan (dinyatakan meninggal dunia) yakni bertepatan di hari ulang tahunnya tersebut, yang ke-23. pada hari Jumat kemaren, tanggal 28 November 2014.

Meninggalnya Tugce Albayrak, menjadi sebuah pukulan mendalam, tidak hanya bagi keluarga, namun seluruh masyarakat Jerman dan warga muslim di dunia ikut merasakan duka tersebut.

Seperti Bendera Jerman dan Turki yang berkibar pada saat hari pemakamannya, yakni hari Rabu, tanggal 3 Desember 2014. Ribuan pelayat yang melantunkan doa-doa dalam upacara pemakaman yang diselenggarakan secara Islami tersebut, dan tidak hanya itu, pemakamannya pun disiarkan langsung di televisi setempat. Belum ditambah lagi oleh kerumunan orang-orang yang serontak berada di jalanan dengan memberikan penghormatan besar atas keberanian Tugce Albayrak tersebut, yang berani membela perempuan dari pemerkosaan pria hidung belang itu.

Ruh mahasisiwi tersebut, Tugce Albayrak, kini telah kembali ke sisi Allah SWT. Dan kisahnya pun telah menjadi semangat dan motivasi tinggi bagi kita. Meski ia hanyalah merupakan satu dari jutaan masyarakat Jerman yang keturunan negara Turki tersebut. Namun, kisah Tugce Albayrak ini telah menjadi inspirasi bagi kita semua, keberanian mahasiswi ini telah mengingatkan kita tentang sebuah tanggung jawab moral penting, yang seharusnya dapat kita miliki tanpa terkecuali.

Mahasiswi ini pun juga telah mengajarkan kita pentingnya untuk tidak berdiam diri dan segera bertindak ketika manusia lain telah meminta tolong atau mengalami berbagai kesulitan.

Semoga Allah damai besertanya, dan menjadikan dia sebagai salah satu penguni syurga Allah SWT. Amin !

 

 

 

Reporter : Sa’Dullah
Redaktur :  Erlinda Natalia


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.