Kisah Pemulung Sampah Naik Haji
Kisah Pemulung Sampah Naik Haji

Kisah Pemulung Sampah Naik Haji !

MutiaraPublic.com – Dengan posisi jabatannya sebagai pembersih sampah tidak menjadikan pria yang bernama Radiudin ini berkecil hati untuk menggapai niat dan hajatnya menunaikan ibadah haji.

Setiap hari, Radiudin yang merupakan warga dari Dusun Bunder, Desa Sumber Pinang, Kec. Pakusari, Kab. Jember-Jawa Timur tersebut, rela bekerja banting tulang (bekerja keras) menjadi tukang pembersih sampah di Depo Sampah, Muktisari kel. Tegalbesar, kec. Kaliwates, semata-mata demi menggapai cita-cita dan impiannya untuk menjalankan ibadah suci Haji ke Makkah.

Radiudin mengutarakan : “Awalnya sungguh aku tidak menyangka mampu naik haji tahun ini (2016) dan alhamdulillah aku diberi kemudahan oleh Allah S.W.T. dalam mewujudkan impian saya (yakni) menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci kota Mekkah”

Sejak tahun 1993, Radiudin selalu menekuni pekerjaannya sebagai pembersih sampah atau pemulung sampah dan juga sebagai petugas kebersihan setempat. Kini berkat ketekunannya tersebut, Radiudin sudah direkrut/ diangkat sebagai tenaga honorer Pekerjaan Umum “Cipta Karya” di Pemerintah Kabupaten Jember-Jawa Timur tersebut, dengan penghasilan Pertamanya yakni sebesar Rp 1.000/ hari, dan Tunjangan bulanan yakni sebesar Rp 5.000/ bulan, jadi jika ditotal gaji yang didapatkannya dulu hanya sebesar Rp 35 ribu/ bulan (Dalam setiap bulannya), dan beliau sekarang gajinya sudah 450 ribu/ bulan.

Sungguh keinginan Radiudin tersebut untuk menunaikan rukun islam yang ke 5 “ibadah haji” tersebut adalah merupakan cita-cita yang sangat panjang. Demi menggapai cita-cita dan impiannya itu beliau bekerja tambahan sebagai pemungut/ pemulung yang mengumpulkan barang-barang sisa atau bekas namun bernilai ekonomis tinggi yang terdapat pada tumpukan sampah yang dia ambil untuk dijual kembali.

“Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamiin.. pada tahun 2009, aku berhasil mendaftarkan diri untuk haji ke Kantor Kementerian Agama Kota Jember ini dengan uang (membayar) Rp 20 juta hasil dari aku menabung lama, sampai aku mendapatkan kursi untuk pergi ibadah haji tahun 2016 ini,” papar Radiudin Sang Pemulung Sampah Pergi Haji tersebut.

Radiudin tersebut tidak pernah mengeluhkan perihal keadaan hidup yang dialaminya di tempat pembuangan sampah tersebut. bahkan menurut beliau, sampah-sampah yang berbau menyengat “busuk” itu malah justru telah mampu menghidupi dirinya dan keluarganya, bahkan dengan Ijin dan Ridho dari Allah S.W.T. melalui Sampah yang Bau tersebut akhirnya dia mendapatkan bonus untuk pergi haji.

Radudin ini juga menuturkan : “Aku masih ingat pesan dari orang tuaku, dia berpesan bahwa aku tidak boleh mengeluh dalam menjalani hidup ini karena Allah S.W.T. akan melimpahkan berkah pada pekerjaan yang mana pekerjaan tersebut selalu disyukuri” tuturnya sambil merunduk dan merenung sambil mengingat pesan dari orang tuanya tersebut.

Meskipun beliau hanya dapat gaji sebesar Rp 450 ribu/ bulan sebagai petugas kebersihan di kabupaten jember, namun beliau rajin bersedekah kepada fakir miskin.

Radiudin mengungkapakan bahwa : “Kekuatan sedekah itu juga dapat memberikan aku berkah untuk pergi menunaikan ibadah haji ke Kota Makkah, sebab aku yakin bahwa sedekah tersebut adalah merupakan cara terbaik untukku dalam memperlancar rezeki yang aku dapatkan tersebut, berapa pun rejeki itu,” ungkap Radiudin dengan penuh keyakinan.

Istri Radiudin, Maryati juga tidak menyangka suaminya bisa berangkat haji tahun ini karena keinginan suaminya untuk menjalankan rukun Islam kelima tersebut sudah disampaikan kepada keluarga bertahun-tahun silam.

Radiudin adalah salah satu dari 1.999 jamaah calon haji asal kab. Jember yang pada tahun 2016 ini berangkat menunaikan ibadah haji. Beliau masuk dalam Kloter 19 yang tergabung bersama KBIH “Al-Mutazam” Cangkring Jhenggawah.

Saudara/iku MutiaraPublic Yang diRahmati Allah S.W.T. tentunya dengan keberhasilan Radiudin ini dalam menggapai ibadah haji telah menjadi suatu inspirasi yang sangat berharga bagi kita terutama bagi rekan seprofesi tersebut (bagi pemulung dan tukang sampah). Menjadi suatu inspirasi dan motivasi bagi kita sebagai Umat Muslim untuk selalu tetap semangat dalam bekerja, dan selalu bersyukur atas segala apa yang di dapatkannya tersebut serta menambah kecintaan kita untuk menggapai Ibadah Haji ke Kota Makkah.

 

Semoga Kita semua dapat mengambil hikmah dan kita semua semoga mendapatkan Ridho Allah untuk pergi Haji. Aamiiin !

 

 

 

Oleh : Ning Silviana Sholeha
Redaktur : Aminatul Jannah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.